CEO Persija Jakarta Sebut Panpel PSM Tidak Siap

CEO Persija Jakarta Sebut Panpel PSM Tidak Siap Untuk Menggelar Pertandingan
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Selasa, 30 Juli 2019
CEO Persija Jakarta Sebut Panpel PSM Tidak Siap
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus (BolaSkor.com/ Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajemen Persija Jakarta akhirnya buka suara terkait dengan apa yang terjadi pada final leg kedua Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu, (28/7). Bahkan CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus menjelaskan secara detail apa saja yang teror yang diterima oleh Persija Jakara selama berapa di Makassar.

Ferry Paulus menekankan satu titik bahwa ketidaksiapan Panitia Pelaksana (Panpel) dari PSM Makassar untuk menggelar pertandingan final leg kedua Piala Indonesia yang berlansung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Bahkan Ferry Paulus mengatakan panpel PSM Makassar tidak cakap dalam menjamu tim Persija Jakarta di Makassar.

Baca Juga:

Final Leg Kedua PSM Vs Persija Ditunda dengan Alasan Keamanan

Pernyataan Resmi PSM Makassar soal Penundaan Final Leg Kedua

Ini bis terlihat dari mulai spanduk bertuliskan mengancam yang ada di depan hotel. Lalu pada jam 12.00 dan 02.00 WIB, tim Persija Jakarta mendapatkan gangguan suara dari mulai petasan dan suara sepeda motor yang mengganggu para pemain Persija Jakarta yang sedang beristirahat.

Dari mulai itu saja sudah mulai terlihat tidak adanya pengamanan yang ada di hotel tempat Persija Jakarta menginap. Sebenarnya pada saat itu para pemain Persija Jakarta, tidak mau ambil pusing. Puncaknya pada saat official training yang dilakukan oleh Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta Matoangin. Bus yang ditumpangi oleh pemain dilempari batu oleh oknum suporter yang datang pada saat official training.

"Saya perlu klarifikasi terkait dengan apa yang terjadi disana, satu poin yang saya tekankan disini ialah ketidaksiapan panpel dalam menjamu kami. Banyak hal-hal diluar fair play yang kami dapatkan ketika kami sampai disana dan didiamkan saja oleh panpel," kata Ferry Paulus di Kantor Persija Jakarta, Jakarta, Selasa (30/7).

Seliat tekanan yang didapatkan oleh Persija Jakarta, Panpel dari PSM Makassar tiba-tiba menambah tiket untuk pertandingan tersebut. Padahal dalam regulasi jelas tertulis tidak bisa menambah tiket. Terlebih tribun sementara yang dibuat oleh PSM Makassar berada persis dibelakang bench Persija Jakarta.

"Dihari yang sama panpel menambah kuota tiket untuk pertandingan ini dan dijual secara langsung di stadion. Semua tahu animo suporter untuk pertandingan ini sangat luar biasa. Mereka menambah 800 tiket kalau tidak salah untuk pertandingan ini, padahal jelas di regulasi tidak bisa menambah kuota tiket," ucap Ferry Paulus.

"Di Jakarta juga pernah medapatkan salah seperti ini, namun panpel disini bisa mengatasi hal tersebut. Melihat penumpukan massa seperti ini seharusnya panpel bisa cerdas dan celat dalam mengantisipasi oknum-oknum anarkis yang bisa membahayakan keselamatan pemain,"

Setelah mendapatkan itu semua, Persija Jakarta akhirnya bertemu dengan pihak dari PSM Makassar, untuk membicarakan hal. Bahkan kedua pihak ini sempat pertemu dengan Kapolrestra agar pertandingan tersebut bisa digelar. Tapi nyatanya Persija Jakarta masih menunggu keputusan dari pihak PSSI. Ketiga pihak ini meeting hingga dini hari.

Akhirnya setelah PSSI datang dan mempertemukan kedua tim. Titik tengah yang diambil adalah pertandingan ditunda. Bahkan sempat beredar kabar bahwa laga ini akan dilangsungkan di tempat yang netral, namun PSM Makassar tidak mau mereka tetap ingin bermain di Makassar.

Masalah tidak sampai disitu saja, setelah pengumuman pertandingan ditunda, Persija Jakarta pun langsung berjalan ke bandara untuk pulang ke Jakarta. Sampai bandara, tekanan pun masih terjadi, boarding pass yang dimiliki pemain Persija Jakarta disebar luaskan oleh pihak bandara. Padahal sebenarnya hal itu tidak boleh terjadi.

"Saya sangat menyayangkan hal itu, padahal boarding pass iru sifatnya pribadi dan tidak boleh disebar luaskan. Ini yang membuat kami kecewa dengan semua hal yang kami rasakan di Makassar. Saya berharap hal ini tidak terjadi lagi pada tanggal 6 Agustus mendapatang," tutup Ferry.

Persija jakarta Psm makassar Ferry paulus Piala Indonesia Piala Indonesia 2018

Berita Terkait

Liga Indonesia
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Persija Jakarta terus menunjukkan rapor positif bersama Shin Tae-yong, termasuk dalam uji coba kontra Garudayaksa.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Persija Jakarta resmi melayangkan somasi terbuka kepada pemilik akun Instagram @murizkky atas narasi tak berdasar mengenai dugaan aliran dana pinjaman I League dari Persib untuk belanja pemain.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Liga Indonesia
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, dihukum skors 10 pertandingan, larangan masuk stadion, dan denda Rp500 juta akibat ucapan diskriminatif kepada Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Liga Indonesia
Insiden Lawan Persija, Java United Banjir Sanksi, Yakob dan Yance Sayuri Dihukum Berat
Java United dibanjiri sanksi Komdis PSSI usai keributan kontra Persija. Yakob dan Yance Sayuri dihukum empat laga plus denda.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Insiden Lawan Persija, Java United Banjir Sanksi, Yakob dan Yance Sayuri Dihukum Berat
Timnas
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra buka suara soal wacana Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia dan menegaskan kontraknya dengan Persija wajib dihormati.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Liga Indonesia
Marselino Ferdinan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta
Marselino Ferdinan mengungkap alasan memilih Persija Jakarta. Ia menilai Macan Kemayoran menjadi tim yang tepat untuk mengembalikan performa dan mengejar gelar juara.
Rizqi Ariandi - Kamis, 24 September 2026
Marselino Ferdinan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Rekap Deadline Transfer Super League 2026/2027: Marselino ke Persija, Amar Brkic Gabung Borneo FC
Rekap deadline bursa transfer Super League 2026/2027. Marselino Ferdinan ke Persija, Amar Brkic ke Borneo FC hingga transfer pemain asing.
Rizqi Ariandi - Kamis, 24 September 2026
Rekap Deadline Transfer Super League 2026/2027: Marselino ke Persija, Amar Brkic Gabung Borneo FC
Liga Indonesia
Resmi Gabung dengan Persija Jakarta, Marselino Ferdinan Masih Belum Bisa Merumput
Persija Jakarta resmi merekrut Marselino Ferdinan. Namun, sang pemain masih harus fokus pemulihan cedera sebelum bisa melakoni debut.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 23 September 2026
Resmi Gabung dengan Persija Jakarta, Marselino Ferdinan Masih Belum Bisa Merumput
Liga Indonesia
Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta
Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan Persija Jakarta di Super League 2026/2027. Sang pemain reunian dengan pelatih Shin Tae-yong.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 23 September 2026
Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija Serahkan Kasus Dugaan Diskriminasi Achmad Resal terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI
Persija Jakarta menyerahkan kasus dugaan ucapan diskriminatif Achmad Resal terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI untuk diproses sesuai regulasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 23 September 2026
Persija Serahkan Kasus Dugaan Diskriminasi Achmad Resal terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI
Bagikan