Cara Hebat Real Madrid Akali Aturan FFP
BolaSkor.com - Pernahkan Anda berpikir, "Real Madrid sudah menghabiskan 303 juta euro, tapi kok mereka aman dari FFP (Financial Fair Play)?" Jawabannya sederhana: Real Madrid punya jaminan untuk tetap menjaga keseimbangan finansial mereka.
Berusaha bangkit setelah melalui musim kelam di musim 2018-19, manajemen Madrid cepat bertindak dengan merekrut: Rodrygo Goes, Eder Militao, Luka Jovic, Eden Hazard, Ferland Mendy, dan Takefusa Kubo.
Madrid telah menghabiskan 303 juta euro dan hebatnya lagi, bursa transfer musim panas tim asuhan Zinedine Zidane belum berakhir. El Real masih mengincar setidaknya satu gelandang untuk didatangkan di antara Paul Pogba, Christian Eriksen, dan Donny van de Beek.
Dilihat dari sudut pandang mana pun, Madrid jelas sudah melebihi aturan FFP soal batas kerugian yang dapat dialami klub dalam jangka waktu tertentu. Lantas, mengapa mereka tetap tenang di saat klub-klub lain berhati-hati dalam menggunakan uang untuk membeli pemain?
Baca Juga:
Betapa Sulitnya Real Madrid Menjual Gareth Bale dan Dani Ceballos
Dani Ceballos Hanya Ingin Hengkang dari Real Madrid dengan Status Pinjaman
Mateo Kovacic, Pembelian Logis Chelsea di Tengah Larangan Mendaftarkan Pemain
Madrid bisa tenang karena banyak pemain-pemain mereka, entah yang dipinjamkan ke klub lain atau tidak lagi masuk rencana Zinedine Zidane, dapat dijual dengan harga tinggi ke klub lain. Singkatnya, 'pemain buangan' Los Galacticos masih berharga bagi klub lainnya.
Beberapa waktu lalu, Marca pernah membuat 11 susunan pemain dan dua cadangan dari pemain-pemain yang dapat dijual Madrid. Beberapa nama di antaranya: Gareth Bale, Mariano Diaz, James Rodriguez, Lucas Vazquez, Nacho Fernandez, dan Dani Ceballos.
Empat nama lainnya sudah laku terjual: Raul De Tomas (20 juta euro), Marcos Llorente (40 juta euro), Mateo Kovacic (40 juta poundsterling), dan Theo Hernandez (20 juta euro). Eksodus pemain Real Madrid itu belum berakhir karena bursa transfer masih dibuka.
Penjualan pemain itu menjadi sumber pemasukan terbesar Madrid hingga mereka bisa menyeimbangkan keuangan saat belanja besar-besaran. Menurut laporan dari AS, pemasukan dari penjualan pemain Madrid terus meningkat sejak tahun 2014.
Madrid juga terbantu dengan adanya inflasi harga pemain. Pada 2014 mereka mengeruk keuntungan 111 juta euro, lalu sempat menurun pada 2015 (karena sedikit menjual pemain) dengan banderol 15 juta euro, lalu seterusnya menjadi 30 juta euro (2016), 128,5 juta euro (2017), dan 130 juta euro (2018).
Tahun lalu sumber utama pendapatan besar Madrid datang dari Cristiano Ronaldo yang dijual ke Juventus 100 juta euro lebih. Tahun ini, Gareth Bale dan James Rodriguez berpeluang memberikan keuntungan besar bagi Madrid.
Arief Hadi
16.335
Berita Terkait
Mikel Arteta Minta Premier League Ubah Regulasi soal Jumlah Pemain pada Skuad Pertandingan
Bojan Hodak Akui Laga Melawan Persis Akan Terasa Berat bagi Persib Bandung
Jelang Hadapi Persib, Persis Solo Resmikan Eks Bomber Timnas Brasil U-23
Kabar Bagus untuk AC Milan, Jean-Philippe Mateta Hanya Ingin Gabung Il Rossoneri
Domino Efek Transfer Inter Milan: Frattesi Diincar Forest, Bidik Curtis Jones sebagai Pengganti
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah