Capai 100 Kemenangan di LaLiga dengan Real Madrid, Carlo Ancelotti Ingin Lebih
BolaSkor.com - Real Madrid belum menyerah dalam upaya mempertahankan titel LaLiga. Pada pekan 25 LaLiga di Santiago Bernabeu melawan Espanyol, Sabtu (11/03) malam WIB, Los Blancos menang telak 3-1.
Madrid sedianya sempat tertinggal terlebih dahulu dari gol Joselu (8'), namun gol itu justru melecut semangat tuan rumah dan remontada (comeback) pun terjadi. Tiga gol langsung dilesakkan Madrid melalui gol Vinicius Junior (22'), Eder Militao (39'), dan Marco Asensio (90+3').
Kemenangan itu tak memberikan perubahan signifikan di posisi klasemen, sebab Madrid masih di urutan dua. Hanya saja poin mereka bertambah tiga poin dan kini punya 56 poin dari 25 laga, terpaut enam poin dari Barcelona di puncak klasemen yang baru bermain 24 kali.
Selain itu juga raihan Madrid itu memberikan catatan lainnya, seperti Toni Kroos yang memainkan laga ke-400 dengan seragam Madrid dan Carlo Ancelotti dengan kemenangan ke-100 di LaLiga sebagai pelatih klub.
Baca Juga:
Presiden Barcelona Ragu Bisa Pulangkan Lionel Messi
Barcelona Akan Lepas Striker pada Jendela Transfer Musim Panas 2023
Real Madrid 3-1 Espanyol: Modal Berharga Los Blancos sebelum Menjamu Liverpool
Barcelona Tersandung Kasus Suap Wasit, Real Madrid Gelar Rapat Khusus
Ancelotti jadi pelatih ketiga sepanjang masa dengan catatan tersebut bersama Madrid, setelah Miguel Munoz (257 kemenangan) dan Zinedine Zidane (124 kemenangan). Catatan Ancelotti adalah 100 kemenangan dari 139 laga. Menanggapi catatan itu Ancelotti ingin 100 kemenangan lagi.
"Ayo kejar 100 (kemenangan) lagi. Kami benar-benar dinamis di lini depan dan kami mencoba melakukan lebih banyak di sisi kanan karena Rodrygo bekerja keras di sisi itu dan Vinicius mencetak golnya dari sana. Di situlah kami memiliki sebagian besar peluang kami (kontra Espanyol)," papar Ancelotti di laman resmi Madrid.
Madrid siap bertarung hingga akhir di tiga kompetisi berbeda yakni Copa del Rey, LaLiga, dan Liga Champions. Diakui oleh Ancelotti sulit menjaga konsistensi bermain klub di tiga kompetisi tersebut.
"Sangat sulit untuk mencapai akhir dari ketiga kompetisi. Faktanya adalah kami memiliki kerugian di Copa dan di LaLiga, dengan sedikit keuntungan di Liga Champions, yang merupakan kompetisi terberat di dunia," urai Ancelotti.
Arief Hadi
16.180
Berita Terkait
Piala Super Spanyol: El Clasico di Final, Real Madrid Usung Misi Balas Dendam
Hasil Piala Super Spanyol: Real Madrid Menang, Pastikan El Clasico di Final
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Real Madrid Tanpa Kylian Mbappe, Diego Simeone Waspadai Vinicius
Piala Super Spanyol: Barcelona Lolos ke Final, Nantikan El Clasico
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Jumat 9 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Atletico vs Real Madrid: Derby Madrid Merebutkan Tiket Final
Berkat Saran dari Eks Pelatih Real Madrid, Endrick Yakin Tinggalkan Los Blancos
Tinggalkan Al-Hilal, Full-Back Timnas Portugal Kembali ke Barcelona
Arti Penting Piala Super Spanyol bagi Barcelona