Boxing Day dan Sepak Bola Inggris

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 26 Desember 2017
Boxing Day dan Sepak Bola Inggris
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bagi pencinta sepak bola di Inggris Boxing Day merupakan masa paling menyenangkan. Hal ini tak lepas dari keriaan yang masih dirasakan usai merayakan Natal. Ini merupakan momen perayaan bagi keluarga yang paling dinanti bagi penggila sepak bola.

Namun laga pada Boxing Day memiliki sejarah yang kaya dan butuh perencanaan yang teliti untuk menentukan jadwal. Perencaan ini dimaksud agar suporter tak harus melakukan perjalanan jauh untuk menyaksikan pertandingan.

Bagaimana sejarah dari Boxing Day? Boxing Day yang jatuh pada 26 Desember adalah hari libur yang dirayakan di Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan negara Persemakmuran lain. Boxing Day mulai ada sejak ditetapkan oleh Ratu Victoria pada Abad ke-19.

Disebut Boxing Day karena sudah menjadi kebiasaan pada hari itu para pekerja mendapat berbagai kado dalam bentuk kotak hadiah sebagai balasan servis yang mereka berikan sepanjang tahun.

Bagaimana sejarahnya sepak bola dalam Boxing Day? Semua ini berawal dari dua klub non-liga Sheffield FC dan Hallam FC. Kedua klub ini merupakan yang tertua dan yang pertama yang melakoni laga pada hari itu. Selanjutnya laga digelar sehari setelah Natal menjadi tradisi.

Hari Natal adalah hari bebas sepak bola, dengan fans memilih berada di dalam ruangan sembari mendengar pidatu Ratu dan berkumpul dengan keluarga. Namun, pada 1950-an, sepak bola juga dimainkan pada Hari Natal. Fans berbondong-bondon ke stadon untuk menyaksikan pertandingan seusai menghabiskan makanan khas Natal. Dan, biasanya masih ada pertandingan lagi sehari sesudahnya.

Namun, masa-masa itu hanya bertahan beberapa tahun. Kurangnya sistem transportasi membuat orang malas ke stadion dan akhirnya jadwal pertandingan tanggal 25 Desember menghilang. Musim 1957/58 adalah terakhir kali ada pertandingan pada hari Natal.

Bagaimana menentukan jadwal pertandingan di Boxing Day? Penentuan jadwal laga Boxing Day dibuat sangat teliti. Laga diusahakan antara dua klub yang berdekatan. Namun, derby besar nyaris tak akan terjadi pada Boxing Day. Suasana keriaan dan kekeluargaan merupakan tujuan utama dari laga ini.

Premier League Boxing day

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Bagikan