Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bos Honda Buka-bukaan soal Kecerdasan Marc Marquez

Marquez ternyata bekerja sangat keras untuk beradaptasi dengan motor Honda RC213V untuk musim 2019.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Senin, 07 Oktober 2019
Bos Honda Buka-bukaan soal Kecerdasan Marc Marquez
Marc Marquez (Twitter/Repsol Honda)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Marc Marquez sukses mengunci titel juara dunia MotoGP 2019 pada lomba putaran ke-15 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (06/10) lalu.

Fakta Marquez sudah memastikan gelar ketika kompetisi masih menyisakan empat putaran lagi, seakan memperlihatkan pembalap Repsol Honda ini menyelesaikan pekerjaan dengah mudah.

Baca Juga:

Lomba MotoGP Thailand: Menang Persaingan Tikungan Terakhir, Marquez Kunci Titel Juara Dunia

Pastikan Titel Juara Dunia Kedelapan, Marc Marquez Selebrasi Main Biliar

Namun Takeo Yokoyama, selaku Direktur Teknik Honda, membeberkan sejatinya pada pra-musim, Marquez bekerja sangat keras untuk beradaptasi dengan karakteristik baru motor Honda RC213V.

Honda memang berusaha meningkatkan power motor RC213V untuk MotoGP 2019 agar tidak kewalahan lagi setiap kali berduel dengan motor Ducati Desmosedici.

Karena perubahan karakteristik motor RC213V inilah, Marquez dituntut mengubah gaya balapnya. Dasar pembalap spesial, ia sukses beradaptasi dan proses ini gagal dilalui pembalap Honda lainnya seperti Jorge Lorenzo maupun Cal Crutchlow.

Oleh karena itulah, Yokoyama tak segan menyebut Marquez sebagai pembalap cerdas. "Pada musim dingin, kami membuat motor dengan power lebih besar. Karena jika Anda tidak memiliki power, seorang pembalap terbaik bahkan tidak bisa apa-apa," Yokoyama membuka wawancara.

"Dengan sangat cepat, Marc memahami karakteristik motor telah berubah. Seiring itu pula, ia mengubah gaya balapnya. Jadi ia sangat cerdas. Filosofi motor tim musim 2019 begitu cepat ia kuasai," tambahnya.

Motor Honda RC213V dengan power motor lebih besar sendiri sesuai dengan keinginan Marquez. Karena menurutnya, bermodal power mumpuni, ia tidak usah lagi terlalu menekan saat sedang mengerem dan melibas tikungan.

"Marc bilang berulang kali, dengan power motor yang besar, ia jadi bisa menjaga ban seperti yang ia inginkan. Jadi ia memang benar-benar pintar," Yokoyama mengungkapkan.*

Breaking News Marc marquez MotoGP 2019 Repsol Honda

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Italia
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak dengan Atalanta hingga 2031
Ederson resmi memperpanjang kontraknya bersama Atalanta hingga Juni 2031. Pengumuman tersebut disampaikan Atalanta melalui laman resmi klub.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak dengan Atalanta hingga 2031
Piala Dunia
Bak Pandit Sepak Bola, Donald Trump Ikutan Kritik Taktik Thomas Tuchel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertanyakan keputusan Thomas Tuchel mengubah pendekatan tim menjadi terlalu defensif saat sudah unggul.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Bak Pandit Sepak Bola, Donald Trump Ikutan Kritik Taktik Thomas Tuchel
Ragam
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Sejak turnamen pertama digelar, hanya dua pemain yang berhasil meraih Sepatu Emas sekaligus membawa negaranya menjadi juara dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Liga Indonesia
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Penantian panjang pecinta sepak bola tanah air soal kompetisi League Cup akhirnya terjawab. Turnamen tersebut akan bergulir 3 November 2026.
BolaSkor - Sabtu, 18 Juli 2026
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Argentina datang ke final Piala Dunia 2026 bukan hanya dengan status juara bertahan, tetapi juga membawa statistik yang membuat lawan harus selalu waspada hingga peluit akhir berbunyi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Piala Dunia
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Presiden Argentina Javier Milei dipastikan tidak akan hadir langsung menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Kroasia menandai debut mereka di Piala Dunia dengan merebut peringkat ketiga.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Jelang laga final Piala Dunia 2026 di New York, penyelenggara dihadapkan pada ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan di Kanada.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Ragam
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Berikut lima pertandingan perebutan tempat ketiga paling seru yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Bagikan