Borussia Dortmund Vs Chelsea: Reuni Teman Kursus Kepelatihan
BolaSkor.com - Cerita menarik mewarnai duel Borussia Dortmund kontra Chelsea pada babak 16 besar Liga Champions 2022-2023. Duel ini menjadi momen reuni bagi pelatih masing-masing tim, Edin Terzic dan Graham Potter.
Dortmund akan menjamu Chelsea pada leg pertama di Signal Iduna Park, Kamis (16/2), pukul 03.00 dini hari WIB. Ini menjadi kali pertama kedua tim bertemu sepanjang sejarah.
Ini juga menjadi pertemuan pertama Terzic dan Potter sebagai lawan. Namun keduanya ternyata punya hubungan baik di masa lalu.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Borussia Dortmund Vs Chelsea: Misi Sulit The Blues
Terzic dan Potter ternyata pernah bertemu dalam sebuah kursus kepelatihan yang digelar FA pada 2018 silam. Itu merupakan proses untuk mendapatkan lisensi Pro yang menjadi syarat menangani tim utama klub Eropa.
Ketika itu, Potter tengah menangani klub Swedia, Ostersunds FK. Sementara Terzic tengah berkarier di Inggris sebagai asisten pelatih West Ham United asuhan Slaven Bilic.
“Ini cerita yang gila jika Anda melihat bahwa lima tahun lalu kami berada di kursus kepelatihan dan sekarang kami saling berhadapan di Liga Champions. Ini cerita yang sulit dipercaya," kata Terzic kepada The Telegraph.
"Kami selalu saling mengirim pesan tentang peran baru, tentang kemenangan penting, dan kami sangat menantikan untuk bertemu satu sama lain. Saya sangat menyukainya sebagai pribadi dan sebagai pelatih."
"Jika Anda mendengar cerita tentang bagaimana dia pergi ke Swedia dan bagaimana dia mengubah tidak hanya budaya di dalam klub tetapi juga di seluruh kota sebelum dia kembali ke Inggris, maka itu adalah sesuatu yang sangat mengesankan," tambahnya.
Di sisi lain, Potter juga tahu betul kualitas seorang Terzic. Ia tak terkejut rekannya tersebut kini dipercaya menangani Dortmund yang merupakan salah satu raksasa Jerman.
"Dia (Terzic) pria yang sangat rendah hati, sangat cerdas, pandai berbicara, berpikiran terbuka, kreatif, dan dia memiliki semua atribut yang Anda inginkan dari seorang pelatih. Dia memiliki berbagai pengalaman di tempat yang berbeda, melakukan banyak peran berbeda, jadi ada perpaduan yang bagus dari keduanya," kata Potter.
"Anda dapat melihat kualitas pekerjaan yang dia lakukan baru-baru ini, karena Dortmund tampil fantastis sejak jeda. Mereka adalah tim yang sangat terorganisir yang menyerang dengan baik, bertahan dengan baik, dan memiliki individu yang baik di dalamnya."
Meski memiliki hubungan baik, Potter akan tetap bersikap profesional. Ia tak akan ragu untuk mencari taktik terbaik untuk meredam permainan Dortmund asuhan Terzic.
"Jelas, saya ingin mempersulitnya dalam dua pertemuan. Namun setelah itu, saya berharap dia baik-baik saja," tutupnya.
6.514
Berita Terkait
Pengakuan dari Mikel Arteta, Chelsea Layak Jadi Kandidat Petarung Titel Premier League
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Statistik Memperlihatkan, Sulit bagi Chelsea Mengalahkan Arsenal
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis