Bomber Legendaris Bernama Gerd Muller

BolaSkorBolaSkor - Selasa, 12 November 2013
Bomber Legendaris Bernama Gerd Muller
Bomber Legendaris Bernama Gerd Muller
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Gerhard "Gerd" Muller merupakan salah satu legenda sepak bola asal Jerman yang namanya berada di bawah-bayang koleganya Franz Beckenbauer. Pria yang lahir di Nordlingen pada 3 November 1945 ini berposisi sebagai seorang penggedor jala lawan (stürmer). Pada masanya Gerd Muller merupakan seorang penyerang yang haus gol dan sangat disegani oleh para lawannya. Catatan gol-golnya membuktikan pernyataan tersebut; 68 gol dari 62 pertandingan ia buat bagi timnas Jerman, 365 gol dari 427 pertandingan ia cetak di Liga Jerman (Bundesliga), dan 66 gol dari 74 pertandingan dicetaknya di kompetisi antarklub Eropa. Gerd Muller sempat mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak pada ajang Piala Dunia, setelah total 14 gol dicetaknya pada Piala Dunia 1970 di Meksiko (10 gol) dan di Piala Dunia 1974 di Jerman (4 gol). Namun rekor tersebut berhasil dilampaui 32 tahun kemudian oleh Ronaldo Luís Nazário de Lima (15 gol), dari Brasil pada ajang Piala Dunia 2006. Gerd Muller (1) Puncak kesuksesan Gerd Muller sebagai pesepakbola diraihnya pada tahun 1970. Pada tahun tersebut pria berjuluk "Der Bomber" ini dianugerahi sebagai pemain terbaik Eropa, setelah sukses mengantar timnya Bayern Muenchen menjadi Raja Eropa dan mengantarkan timnas Jerman sebagai juara ketiga Piala Dunia 1970 dengan mencetak 10 gol pada ajang tersebut. Karier Gerd Muller mengawali karier sepak bola-nya bersama klub tempat kelahirannya TSV 1861 Nordlingen. Namun hanya satu tahun kemudian tim raksasa Jerman Bayern Muenchen merekrutnya. Kelak bersama Bayern Muenchen Gerd Muller menjadikan tim tesebut sebagai klub Jerman tersukses sepanjang sejarah hingga kini. Tercatat selama 15 tahun membela Bayern Muenchen, Gerd Muller menjuarai 4 kali juara Bundesliga (1969,1972,1973,1974), 4 kali juara Piala Jerman Cup (1966,1967,1969,1971), 3 kali juara Piala Champions (1974,1975,1976), 1 kali juara Piala Winners (1967), dan 1 kali Juara Piala Intercontinental (1976). Pada 1979 Gerd Muller mengakhiri masa-masa indah berkarier bersama Bayern Muenchen setelah ia memutuskan untuk hijrah ke Amerika Serikat. Gerd Muller bergabung dengan klub Fort Lauderdale Strikers. Tiga musim bermain di Liga Amerika Utara (North American Soccer League), Gerd Muller gagal memberikan gelar bagi timnya, ia hanya mampu membawa Fort Lauderdale Strikers sekali tampil sebagai juara kedua pada tahun 1980. Tim Nasional Jerman Barat Gerd Muller memulai debutnya bersama Timnas Jerman Barat pada tahun 1966 dan mengakhirinya pada 7 Juli 1974. Ia berhasil membawa Jerman Barat tampil sebagai juara Piala Dunia 1974, juara Piala Eropa 1972, dan juara ketiga Piala Dunia 1970 Gerd MullerKehidupan setelah pensiun Gerd Muller resmi mengakhiri karier sepakbolanya pada tahun 1982. Ia sempat dikabarkan menjadi seorang alkoholic, yang sempat membuatnya terpaksa masuk rehabilitasi. Bayern Muenchen dikabarkan ikut membantu mendanai biaya rehabilitasinya. Setelah terbebas dari alkohol, Bayern Muenchen mengkaryakan Muller sebagai pelatih Bayern Muenchen 2, yang hingga kini masih ia geluti. Penghargaan yang ditorehkan Gerd Muller Bersama Bayern Muenchen: Juara Intercontinental Cup 1976 Juara Liga Champions Eropa 1974, 1975, 1976 Juara Piala Winners Eropa 1967 Juara Bundesliga 1969, 1972, 1973,1974 Juara Piala Jerman 1966, 1967, 1969, 1971 Juara Regional Selatan 1965 Bersama Timnas Jerman Barat : Juara Piala Dunia 1974, Juara Ketiga Piala Dunia 1970 Juara Piala Eropa 1972 Penghargaan pribadi Pemain Terbaik Eropa tahun 1970 Pemain Jerman Barat Terbaik tahun 1967, 1969 Topskorer Eropa tahun 1970, 1972 Topskorer Bundesliga tahun 1967, 1969, 1970, 1972, 1973, 1974, 1978 Topskorer Piala Dunia 1970
Karier Piala Jerman Penyerang Stürmer Piala Dunia Legenda Liga Champions Bundesliga Piala Intercontinental Nordlingen Juara Piala Winners Bomber Legendaris Bernama Gerd Muller Gerd Muller Ronaldo Luís Nazário de Lima Bayern Muenchen Gol Sukses Raja Eropa

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Spanyol
Para Legenda LaLiga Berkumpul dan Gelar Ekshibisi di New York
Luis Figo, Rivaldo, hingga Marcelo berkumpul di New York untuk laga ekshibisi LaLiga FC27 Matchday bersama EA Sports.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Para Legenda LaLiga Berkumpul dan Gelar Ekshibisi di New York
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Liga Champions
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Como langsung bikin geger Liga Champions! Menang telak 4-1 atas RB Leipzig, mereka menjadi satu-satunya debutan yang meraih tiga poin pada matchday 1.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Liga Champions
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Manchester United mengawali Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK. Benjamin Sesko girang, tetapi langsung mengingatkan soal Derby Manchester.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Bagikan