Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bojan Hodak Masa Bodoh Persib Menang Dengan Dua Penalti

Persib Bandung menang 2-1 atas PSIS Semarang.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 21 Agustus 2023
Bojan Hodak Masa Bodoh Persib Menang Dengan Dua Penalti
Aksi Taisei Marukawa dikawal Nick Kuipers. (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak akui laga melawan PSIS terasa sangat berat meski pada akhirnya bisa memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 di laga yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (20/8).

Pelatih asal Kroasia ini mengatakan pertandingan itu terasa berat lantaran timnya kehilangan banyak pemain. Bahkan pemain tersebut merupakan pemain yang kerap mengisi starting eleven tim.

Seperti halnya Dedi Kusnandar dan David da Silva yang mengalami cedera. Beckham Putra yang harus terpanggil membela timnas Indonesia U-23 hingga Ciro Alves dan I Putu Gede Juni Antara yang masih harus menjalani hukuman larangan bermain akibat ulahnya saat melawan Persis Solo beberapa waktu lalu.

"Kami bertanding tanpa pemain (inti) jadi tentunya begitu terasa absennya mereka, terutama tidak adanya dua striker (Ciro dan David da Silva). Kami juga kehilangan Beckham, lalu kami tidak bisa memainkan kapten (Dedi), bek kanan, Putu karena sanksi. Jadi tentunya itu berpengaruh. Tapi pada akhirnya kami tetap bermain dengan baik dan bisa mencetak gol," ungkap Bojan Hodak usai pertandingan.

Meski demikian, Bojan Hodak sedikit menyesalkan. Sebab Persib yang sudah unggul lebih dulu melalui penalti Marc Klok di menit ke-24 mampu dibalas PSIS melalui Paulo Gali Freitas di menit ke-57.

Padahal saat itu, PSIS hanya bermain dengan 10 pemain setelah Lutfi Akmal mendapatkan dua kartu kuning berujung merah di menit ke-43.

Baca Juga:

Hasil Liga 1: Dua Penalti dan Dua Kartu Merah Warnai Kemenangan Persib atas PSIS

Hasil Liga 1: Persija Jakarta Ditahan Arema FC 2-2

"Meski unggul jumlah pemain dan paham mereka punya tiga pemain berbahaya, tapi kami membiarkan mereka melepaskan tendangan yang mana itu berbahaya," tuturnya.

Pelatih berkepala plontos ini pun mencoba memaksimalkan keunggulan pemain. Terlebih di menit ke-77 PSIS kembali kehilangan pemainnya setelah sang kiper Adi Satryo mendapatkan kartu merah secara langsung usai melanggar keras Arsan Makarin di menit ke-77.

Beruntung memasuki perpanjangan waktu babak kedua atau tepatnya di menit 92, Persib kembali mendapatkan hadiah penalti. Marc Klok yang kembali ditunjuk sebagai algojo mampu memanfaatkannya dengan baik hingga mengubah skor menjadi 2-1.

"Kami coba memaksimalkan kedua sisi sayap dan kemampuan individual dari pemain muda yang dimasukan saya rasa mereka melakukan tugas yang baik. Kami lebih menekan untuk mencetak gol kedua dan mendapat penalti kedua. Saya senang dengan raihan tiga poin ini, tapi masih belum sepenuhnya puas karena kami belum cukup tajam," tegasnya.

Bojan Hodak membenarkan Persib hanya mampu menang melalui titik penalti meski PSIS bermain dengan sembilan pemain. Namun, dia ogah memperdulikannya.

"Siapa yang peduli, tiga poin tetaplah tiga poin, baik itu dari penalti atau bukan penalti. Dalam tiga laga terakhir kami melepaskan 45 tembakan tapi hanya bisa mencetak dua gol. Jadi meski sekarang gol datang dari penalti, itu bukan masalah. Gol tetaplah gol," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Persib Bandung PSIS Semarang Liga 1 Bojan Hodak Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Piala Dunia
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Slavko Vincic ditunjuk menjadi wasit final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. Simak profil, rekam jejak, kontroversi, hingga kasus penggerebekan yang pernah menyeret namanya.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Berita
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Marc Cucurella dan Enzo Fernandez berpeluang mencatatkan prestasi langka dengan menjuarai dua turnamen dunia berbeda di stadion yang sama dalam rentang satu tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Piala Dunia
Profil Stadion Final Piala Dunia 2026, New York New Jersey Stadium: Tempat Lionel Messi Mengubur Mimpi
Profil lengkap New York New Jersey Stadium, stadion final Piala Dunia 2026. Simak sejarah pembangunan, kapasitas, laga-laga besar, hingga memori pahit Lionel Messi di venue yang juga dikenal sebagai MetLife Stadium.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Profil Stadion Final Piala Dunia 2026, New York New Jersey Stadium: Tempat Lionel Messi Mengubur Mimpi
Liga Indonesia
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Kwon Chang-hoon mengungkap alasan memilih Persija Jakarta. Eks pemain Timnas Korea Selatan itu menyebut pengaruh Shin Tae-yong dan tantangan baru sebagai faktor utama.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Piala Dunia
Terungkap! Sejumlah Pemain Inggris Terkejut dengan Perubahan Taktik Thomas Tuchel saat Kalah dari Argentina
Sejumlah pemain Inggris dikabarkan terkejut dengan keputusan taktik yang diambil Thomas Tuchel saat menghadapi Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Terungkap! Sejumlah Pemain Inggris Terkejut dengan Perubahan Taktik Thomas Tuchel saat Kalah dari Argentina
Bagikan