Blunder Konyol Kiper Perpanjang Derita Lazio
BolaSkor.com - Lazio harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Galatasaray pada laga perdana grup E Liga Europa 2021-2022. Ironisnya, hasil ini terjadi karena blunder konyol kipernya, Thomas Strakosha.
Duel kedua tim berlangsung di Turk Telekom Arena, Kamis (16/9) malam WIB. Galatasaray menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0.
Meski kalah, Lazio memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan ini. Tim asuhan Maurizio Sarri itu bahkan lebih banyak menciptakan peluang emas.
Baca Juga:
Hasil Laga Pekan Satu Liga Europa: Lazio Kalah, West Ham Menang
Namun ambisi Lazio untuk meraih kemenangan dirusak oleh Strakosha. Ia mencetak gol bunuh diri yang sangat konyol pada menit ke-66.
Berawal dari sapuan Manuel Lazzari yang tak sempurna, bola melambung tinggi di mulut gawang Lazio. Strakosha dengan sigap melompat untuk menjemput bola di udara.
Namun tangkapannya tak terlalu lengket. Bola kemudian terlepas dan bergulir ke gawangnya sendiri.
Gol ini tentu meruntuhkan semangat bertandang para pemain Lazio. Terbukti, Il Biancocelesti tak bisa membalas hingga pertandingan usai.
Hasil ini tentu memperpanjang penderitaan Lazio. Tim asal Roma itu kalah dua kali beruntun dalam waktu kurang dari sepekan setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Milan di Serie A.
Pembelaan Sarri
Strakosha tentu menjadi biang kerok dari kekalahan Lazio di kandang Galatasaray. Namun Sarri enggan menyinggung blunder kiper berkebangsaan Albania tersebut.
“Saya pikir kami membuat kemajuan, ini adalah pertandingan yang berbeda dibandingkan dengan hari Minggu dalam atmosfer yang sulit melawan tim berbahaya. Namun kami tidak pernah benar-benar menderita,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia.
“Pertandingan terkendali, sayangnya kesalahan adalah bagian dari olahraga dan kami membayar harga untuk itu malam ini.”
Sarri juga menepis anggapan Lazio tak serius di Liga Europa. Itu tak lepas dari keputusannya yang menyimpan Sergej Milinkovic-Savic dan Ciro Immobile di bangku cadangan.
“Kami peduli dengan Liga Europa. Saat ini, kami tidak dapat mengganti delapan pemain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," tambahnya.
“Mengecewakan untuk memulai dengan kekalahan, karena itu menjadi perjuangan yang berat, tetapi kami harus mencoba melampaui hasil dan mengevaluasi kinerja.”
6.514
Berita Terkait
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman
Persija Jakarta Datangkan Penyerang Tajam Maroko dari Liga India
Resmi, Berikut Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Laga Lawan Como Bukti AC Milan Membutuhkan Mike Maignan
Bertekad Akhiri Kutukan, Rizky Ridho Pasang Target Juara Piala AFF 2026 di Era John Herdman
Sarga.co Sukses Gelar Indonesia Rising Stars Award 2026, Panggung Apresiasi Insan Berkuda Nasional
Bertekad Bangkit, Bandung bjb Tandamata Ingin Sapu Bersih Kemenangan pada Seri Medan
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid