Bila Pensiun, Jangan Harap Bisa Lihat Rossi Lagi di Paddock
BolaSkor.com - Pembalap Avintia Ducati, Luca Marini, memprediksi sang kakak, Valentino Rossi, tak akan berada di paddock setelah pensiun. The Doctor rasanya sudah muak berada di tempat yang sama selama 20 tahun lebih.
Masa depan Rossi masih gantung saat ini. Rider berusia 42 tahun itu diprediksi segera gantung helm.
Apalagi performa Rossi juga tak kunjung membaik. Dari lima balapan MotoGP 2021, Rossi belum pernah finis di 10 besar.
Kemungkinan besar Rossi akan fokus dengan tim balapnya VR46 yang naik ke MotoGP musim depan. Akan tetapi, bukan berarti The Doctor akan aktif setiap saat di sana.
“Saya tak bisa melihat Rossi berdiri di pitwall terus-terusan pada tiap balapan. Mungkin dia ingin istirahat ketika pensiun nanti,” ujar Marini dikutip dari Crash.
Baca Juga:
“Usai lebih dari 20 tahun bekerja di paddock ini, mungkin dia bakal butuh dua tahun untuk kembali ke sini secara berkala," imbuhnya.
Meski berstatus kakak adik, Marini tak pernah tahu isi kepala dan rencana Rossi. Marini tak bisa menebak peran apa yang diambil Rossi di VR46 nanti.
“Sulit mengetahui peran apa yang akan Rossi ambil dalam petualangan barunya nanti, jadi kita dengarkan saja nanti saat semua lebih jelas,” ujar Marini.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan