Bersikukuh Tidak Lakukan Guard of Honour di Clasico, Real Madrid Hanya Merespon Sikap Barcelona
BolaSkor.com - Titel La Liga 2017/18 sudah dikunci Barcelona. Tidak ada lagi titel yang dipertaruhkan kala El Clasico terjadi di pekan 36 La Liga, yang berlangsung di Camp Nou pada Senin, 7 Mei 2018 pukul 01.45 dini hari WIB. Kendati demikian, pertempuran antara Barcelona kontra Real Madrid tetap seru untuk ditonton.
Gengsi, sejarah, dan tradisi besar kedua tim selalu jadi bumbu penyedap di Clasico. Apapun bisa dijadikan cerita menjelang pertemuan kedua tim tersukses Spanyol itu. Bahkan saat ini, isu guard of honour masih saja dibahas.
Normalnya, Barcelona yang baru memastikan titel La Liga, akan disambut dengan barisan pemain lawan yang memberi aplaus, sebagai bentuk penghargaan kepada perjuangan mereka. Terutamanya, karena Barca bermain di kandangnya sendiri. Namun, mengingat rivalitas besar kedua tim, cukup sulit bagi Madrid melakukannya.
El Real tentu punya alasannya sendiri. Sampai Zinedine Zidane, pelatih Madrid, bersikukuh dengan keputusannya untuk tidak melakukan guard of honour. Menurut penjelasannya, ia masih mengingat betul bagaimana Barcelona tidak melakukannya kepada Madrid, setelah Madrid menjadi juara di Piala Dunia Antarklub. Di mata Zidane, tindakkan Madrid merupakan respon dari sikat Barcelona kepada mereka.

"Bukan saya yang menentukan (guard of honour), setelah Piala Dunia Antarklub, saya paham hal itu tidak penting untuk mereka (Barcelona) lakukan. Beberapa orang berkata mereka tidak bermain di dalamnya, tapi itu bohong. Anda harus memenangi Liga Champions untuk bermain di Piala Dunia Antarklub dan kita semua bermain di Liga Champions," tegas Zidane, dilansir dari Marca, Minggu (6/5).
"Bukan saya yang memutuskan bahwa saya tidak ingin memberikan guard of honour, mereka juga tidak melakukannya. Dengan hormat, kami tak akan melakukannya karena mereka juga tidak melakukannya. Apa yang paling terpenting adalah kami respek dengan hal yang telah dilakukan Barcelona, memenangi liga yang paling terindah dan sulit saya lakukan."
"Tapi hal itu terjadi dan ini masalah saya, bukan klub. Jika mereka memberikan kami guard of honour, saya tak akan merusaknya hal yang telah mereka lakukan sebelumnya," terang Zizou - sapaan Zidane.
Berbanding terbalik dengan sikap tegas Zidane soal guard of honour. Pria asal Prancis itu sama sekali tidak ragu untuk memberikan penghargaan kepada gelandang Barcelona berusia 33 tahun, Andres Iniesta, yang akan pergi di akhir musim ini. Mengakhiri pengabdiannya selama 16 tahun bersama Barca.
"Penghargaan kami, seperti yang saya katakan tempo hari, adalah dia (Iniesta) pemain yang kami kagumi. Dia bukan sekedar pemain biasa dan bagaimana sosoknya sebagai pria adalah hal yang sama-sama kita semua ketahui. Kami semua akan melambaikan tangan kepadanya, memberinya ucapan selamat, dan memberikan doa terbaik untuk masa depannya," pungkas Zidane.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Meski Ruben Amorim Dipecat, Marcus Rashford Betah di Barcelona dan Enggan Kembali ke Manchester United
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Final Piala Super Spanyol: El Clasico, Hansi Flick Pamer Dominasi Barcelona
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia