Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berkuda untuk Kesehatan, Andalan Stable Jalin Komunikasi dengan Malaysia

Kunjungan dipimpin langsung Presiden RDA Malaysia yang juga menjabat sebagai Ketua Equestrian Association Of Malaysia Tan Sri Abdul Azis didampingi beberapa staff seperti Mohamad Din (Wakil Ketua), Muthusamy (Anggota Komite), dan Johari Lee (Sekjen RDA). Adapun kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung seputar kesiapan Andalan Stable bila diperlukan sebagai pusat pelatihan terkait kegiatan terapi autis.
Andhika PutraAndhika Putra - Minggu, 08 Januari 2023
Berkuda untuk Kesehatan, Andalan Stable Jalin Komunikasi dengan Malaysia
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Disela-sela lawatannya ke Indonesia, RDA (Riding The Disabled Association), suatu organisasi yang menangani terapi autis dengan media kuda milik negara tetangga Malaysia menyempatkan diri untuk berkunjung ke Andalan Stable yang berlokasi di bilangan Pasir Angin Gunung Geulis Bogor Jawa Barat pada Sabtu 7 Januari 2023.

Kunjungan dipimpin langsung Presiden RDA Malaysia yang juga menjabat sebagai Ketua Equestrian Association Of Malaysia Tan Sri Abdul Azis didampingi beberapa staff seperti Mohamad Din (Wakil Ketua), Muthusamy (Anggota Komite), dan Johari Lee (Sekjen RDA). Adapun kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung seputar kesiapan Andalan Stable bila diperlukan sebagai pusat pelatihan terkait kegiatan terapi autis.

“Saya sangat kagum dengan kegiatan olahraga Equestrian di Indonesia yang sudah sangat ramai dengan kuda-kuda dan juga para Atlet yang professional, namun sangat disayangkan bila Indonesia belum memiliki Lembaga seperti RDA yang khusus menangani terapi autis dengan berkuda. Untuk itulah Kami ingin bekerjasama dengan Indonesia melalui PP Pordasi untuk membentuk Lembaga tersebut.” Ujar Tan Sri Abdul Azis.

Di Malaysia sendiri, Organisasi RDA sudah berdiri sejak 30 tahun lalu dan telah banyak melakukan kegiatan terapi dengan media hewan kuda.

Hal tersebut pun dipandang memiliki mamfaat yang sangat baik bagi penyandang disabilitas atau anak-anak berkebutuhan khusus menurut penelitian-penelitian yang pernah dilakukan.

“Pusat Organisasi RDA itu ada di Inggris, dan untuk saat ini banyak negara yang sudah memiliki Organisasi RDA seperti Singapura, Thailand, dan Pilipina. Dan untuk Kerjasama dengan Indonesia nanti, Kami akan memberikan pelatihan khususnya kepada tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang meliputi Pelatih level1, level 2, dan level 3 sesuai kurikulum dan metode-metode standar terapi autis. Dengan memiliki setidaknya 4 orang tenaga Pelatih terapi autis yang sudah mencapai Level 3, kelak Indonesia sudah bisa berkembang sendiri dengan membina tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang berlevel 1 dan 2. Untuk kuda-kuda yang digunakan bisa kuda dari jenis apa saja yang penting kuda itu harus benar-benar jinak sehingga tidak membahayakan bagi peserta terapi autisnya” Lanjut Tan Sri Abdul Azis yang juga tertarik dengan kondisi di Andalan Stable yang menurutnya tepat untuk pusat pelatihan terapi autis. Adapun Kerjasama pembentukan Organisasi RDA Indonesia ini akan Kembali dilanjutkan pada Bulan Mei 2023 mendatang yang diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara RDA Malaysia dan PP Pordasi yang dilanjutkan dengan proses pelatihan.

Sementara itu Komunitas Peduli Anak Spesial (KPAS) yang mewadahi kegiatan bagi Anak-anak berkebutuhan khusus pasca terapi dan pasca sekolah asal Kota Bandung Jawa Barat yang juga hadir pada acara tersebut turut menyampaikan harapan Mereka agar kegiatan terapi autis dengan media berkuda ini segera terwujud.

“KPAS berdiri sejak 2017 dan dalam kegiatannya Kami mewadahi para Individu Spesial (Orang berkebutuhan khusus) untuk saling bertemu, berkumpul, bersosialisasi, sekaligus berkreasi. Kami menyambut baik rencana pembentukan Lembaga terapi kuda ini untuk menambah metode terapi yang selama ini telah Kami lakukan seperti terapi musik dan olahraga. Apalagi terapi dengan berkuda sangat baik untuk melatih keseimbangan dan konsentrasi” Kata Diana Sofyan yang merupakan Ketua Yayasan sekaligus Ketua KPAS.

Diana juga berharap agar kedepannya kegiatan terapi autis dengan media kuda yang notabene berbiaya mahal ini tak hanya menyentuh kalangan atas saja, namun perlu juga memperhatikan bagi kalangan kelas menengah ke bawah. Diana pun optimis dengan difasilitasi Andalan Stable, kedepannya akan banyak tempat-tempat terapi autis dengan media kuda di kota-kota lainnya.

“Dalam kesempatan ini, Saya juga ingin mengkampanyekan kepada seluruh Masyarakat untuk tidak lagi memberikan sebutan Kaum Disabilitas atau Berkebutuhan Khusus, mari Kita menyebut Mereka dengan sebutan Individu Spesial. Karena dibalik segala kekurangan, Mereka memiliki semangat yang tinggi untuk maju dan berkembang, semoga saja melalui terapi berkuda nanti, Mereka bisa lebih menggali potensi-potensi yang Mereka miliki dan bermamfaat juga bagi Masyarakat.” Jelas Diana Sofyan.

Tanggapan positif juga datang dari Pemilik Andalan Stable Dicky Kamsari. Menurut Dicky, Andalan Stable sangat terbuka bila ingin digunakan sebagai tempat pusat pelatihan terapi autis. Dengan hawa yang sejuk dan suasana jauh dari hingar bingar, lokasi Andalan Stable memang sangat cocok untuk pusat pelatihan sekaligus tempat terapi autis tersebut.

“Saya sangat menyambut baik niat dari RDA Malaysia untuk membangun kegiatan terapi autis di Indonesia. Meskipun dulu kegiatan ini sempat dilaksanakan di beberapa tempat namun memang saat ini tidak ada kelanjutannya. Melalui kegiatan ini Saya berharap terapi autis dapat kita kembangkan lagi di Indonesia. Dan ini adalah sebagai bentuk kepedulian Kami sebagai pecinta olahraga berkuda untuk bisa berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus. ” Ujar Dicky Kamsari seraya menegaskan bahwa biaya-biaya yang timbul dari kegiatan tersebut akan menjadi tanggungan pribadi melalui dana CSR perusahaan miliknya yakni PT Andalan Era Prima Utama.

Tak sekedar menyiapkan tempat dan fasilitas, bahkan Dicky Kamsari pun akan segera mendatangkan 4 ekor kudanya dari Padang Sumatera barat untuk digunakan sebagai kuda terapi nantinya. Bahkan Putri kesayangannya Claresta Amantha Kamsari pun siap membantu untuk menjadi tenaga Pelatih terapi autis tersebut.

Sebagaimana yang Kita ketahui, Claresta Amantha kamsari merupakan Atlet berkuda professional yang memiliki prestasi cukup mentereng di kancah olahraga berkuda nasional.

Dengan menyandang predikat sebagai Atlet berkuda DKI Jakarta, Raihan prestasi Claresta Amantha Kamsari pun cukup menonjol setelah berhasil mempersembahkan medali perak bagi Kontingen DKI Jakarta di ajang Kejurnas Equestrian Surabaya pada Desember 2022 lalu dari nomor Dressage (tunggang serasi) Individual U21.

Dan memasuki Musim Kompetisi 2023 ini, Claresta Amantha kamsari pun tengah mempersiapkan diri untuk Kembali membela Kontingen DKI Jakarta pada gelaran PON 2024 mendatang

Breaking News Equestrian

Berita Terkait

Liga Indonesia
Seskab Teddy yang Minta AC Milan vs Chelsea Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026
Walaupun akhirnya batal, dan laga AC Milan vs Chelsea tidak menjadi rangkaian Piala Presiden 2026.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 29 Juli 2026
Seskab Teddy yang Minta AC Milan vs Chelsea Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026
Timnas
STY Akui Tak Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja, Enggan Komentari Pemain Persija
Shin Tae-yong mengaku tidak sempat menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Kamboja sehingga enggan mengomentari penampilan empat pemain Persija.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
STY Akui Tak Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja, Enggan Komentari Pemain Persija
Liga Indonesia
Lolos atau Tidak ke Semifinal, STY Tuntut Persija Menang di Laga Terakhir Kontra PSMS
Shin Tae-yong menegaskan Persija wajib mengalahkan PSMS Medan pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 demi menjaga peluang lolos ke semifinal.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
Lolos atau Tidak ke Semifinal, STY Tuntut Persija Menang di Laga Terakhir Kontra PSMS
Liga Indonesia
STY Puas Persija Berhasil Imbangi Juara Bertahan Piala Presiden Port FC
Shin Tae-yong puas dengan perjuangan Persija usai bangkit dari ketertinggalan untuk bermain imbang 2-2 melawan Port FC di Piala Presiden 2026.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
STY Puas Persija Berhasil Imbangi Juara Bertahan Piala Presiden Port FC
Liga Indonesia
Hasil Piala Presiden 2026: Stjepan Loncar Cetak Gol, Persija Selamat dari Kekalahan atas Port FC
Persija Jakarta bermain imbang 2-2 melawan Port FC di Piala Presiden 2026. Stjepan Loncar mencetak gol penyeimbang yang menjaga peluang lolos semifinal.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
Hasil Piala Presiden 2026: Stjepan Loncar Cetak Gol, Persija Selamat dari Kekalahan atas Port FC
Liga Indonesia
Susunan Pemain Port FC vs Persija: Asnawi Absen, Stjepan Loncar Starter
Susunan pemain Port FC vs Persija Jakarta pada laga Grup B Piala Presiden 2026 telah diumumkan. Shin Tae-yong kembali mengandalkan Witan Sulaeman, sementara Asnawi Mangkualam kembali absen dari skuad Port FC.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
Susunan Pemain Port FC vs Persija: Asnawi Absen, Stjepan Loncar Starter
E-sports
Jadwal dan Link Streaming Team Vitality (BTR) vs Falcons PH di MSC MLBB 2026, Live Rabu (29/7)
Simak jadwal dan link live streaming Team Vitality (Bigetron) vs Team Falcons PH di babak knockout MSC MLBB 2026. Duel wakil Indonesia menghadapi tim Filipina berlangsung Rabu, 29 Juli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Jadwal dan Link Streaming Team Vitality (BTR) vs Falcons PH di MSC MLBB 2026, Live Rabu (29/7)
Liga Indonesia
Federico Barba Gabung Klub Serie B Italia Palermo Usai Tinggalkan Persib
Federico Barba dikabarkan bergabung dengan Palermo usai meninggalkan Persib Bandung. Bek asal Italia itu memilih Palermo meski sempat diminati Hellas Verona.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
Federico Barba Gabung Klub Serie B Italia Palermo Usai Tinggalkan Persib
Timnas
Bocoran Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Hadapi India hingga Malaysia
FIFA ASEAN Cup 2026 resmi membagi grup. Timnas Indonesia satu grup dengan Malaysia, Singapura, dan India di Divisi I. Simak pembagian grup lengkapnya.
Rizqi Ariandi - Rabu, 29 Juli 2026
Bocoran Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Hadapi India hingga Malaysia
Inggris
Ruben Amorim Blak-blakan soal Kegagalan di Manchester United
Ruben Amorim mengakui ikut bertanggung jawab atas kegagalannya di Manchester United. Kini pelatih asal Portugal itu membuka lembaran baru bersama AC Milan untuk musim 2026/2027.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Ruben Amorim Blak-blakan soal Kegagalan di Manchester United
Bagikan