Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berbuntut Panjang, KFA Bawa Isu Rasialisme Como kepada Hwang Hee-chan ke FIFA

Kasus rasialisme Hwang Hee-chan belum berakhir.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 20 Juli 2024
Berbuntut Panjang, KFA Bawa Isu Rasialisme Como kepada Hwang Hee-chan ke FIFA
Hwang Hee-chan (Foto: @premierleague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Korea Selatan, KFA, tidak diam saja menanggapi kasus rasialisme yang menjadikan striker timnas Korsel, Hwang Hee-chan, sebagai korban pada laga uji coba antara Wolverhampton Wanderers kontra Como baru-baru ini.

KFA serius menanggapinya dan membawa kasus tersebut ke Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA. Hwang menjadi korban rasial pada laga uji coba kontra tim promosi Serie A, Como, di Marbella, Spanyol.

Hwang, yang berasal dari Asia, kabarnya disebut pemain Como dengan sebutan Jackie Chan yang notabene bintang film asal Hong Kong. Rekan setim Hwang, Daniel Podence, juga menerima kartu merah karena meninju pemain Como untuk membela Hwang.

Como sudah membuat pernyataan dan membela pemain dalam pernyataan yang mendapatkan sorotan warganet, sebab itu memiliki pesan tersirat seolah Como 'mendukung' rasial dan juga menegaskan pemainnya tidak mengatakan apapun dengan cara yang menghina.

Baca Juga:

Resmi Jadi Pelatih, Cesc Fabregas Akui Como Hadapi Tantangan Berat

Como Resmi Gaet Kiper Gaek Pepe Reina

Raphael Varane Terima Tawaran Como

Kartu merah Daniel Podence (Foto: TalkSport)

Akan tapi KFA tidak ingin masalah tersebut berlalu begitu saja, terlebih setelah Wolves dan Hwang yakin apabila pemain Como melakukan tindak rasial. Keduanya, bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menyiapkan surat gugatan, yang akan diberikan kepada UEFA dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

"Rasialisme tidak dapat ditoleransi dalam olahraga dan semua aspek kehidupan," papar Hwang di Instagram.

"Setelah kejadian itu, staf pelatih dan rekan satu tim saya segera mengatakan kepada saya bahwa mereka akan meninggalkan lapangan bersama saya jika diperlukan, dan mereka terus memeriksa kesehatan saya. Saya sangat berterima kasih kepada rekan satu tim saya sekali lagi."

UEFA sebelumnya menuturkan apabila mereka tak memiliki kekuatan untuk menyelidiki, sebab itu bukan pertandingan UEFA, tak ayal KFA membawanya ke FIFA.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Dalam surat resmi yang dikirimkan ke FIFA pada tanggal 18 Juli, Asosiasi Sepak Bola Korea menyatakan keprihatinan serius mengenai perilaku rasis yang diderita Hwang Hee-chan dari pemain tim lawan selama pertandingan latihan baru-baru ini, dan mengeluarkan seruan untuk mencegah terjadinya diskriminasi rasial di lapangan sepak bola."

"Untuk memberantasnya, kami meminta FIFA untuk lebih memperkuat sanksi terhadap pelakunya," demikian pernyataan dari KFA.

Hwang Hee-chan Como Wolverhampton wanderers Korea selatan Korsel Timnas Korsel

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Como Terapkan Aturan Baru, Pemain Usia di Bawah 11 Tahun Dilarang Menyundul Bola
Klub Serie A Como mengambil langkah penting untuk melindungi kesehatan pemain muda.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Como Terapkan Aturan Baru, Pemain Usia di Bawah 11 Tahun Dilarang Menyundul Bola
Liga Indonesia
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Kwon Chang-hoon mengungkap alasan memilih Persija Jakarta. Eks pemain Timnas Korea Selatan itu menyebut pengaruh Shin Tae-yong dan tantangan baru sebagai faktor utama.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Italia
Transfer Trevoh Chalobah Memanas, Presiden Como Langsung Hubungi Inter Milan
Como mengambil langkah mengejutkan dalam perburuan Trevoh Chalobah. Presiden Mirwan Suwarso menghubungi Inter Milan demi menghormati proses negosiasi.
Johan Kristiandi - Rabu, 08 Juli 2026
Transfer Trevoh Chalobah Memanas, Presiden Como Langsung Hubungi Inter Milan
Piala Dunia
Angkat Koper Dini di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo dan Skuad Korsel Jadi Sasaran Amarah Fans di Bandara
Hong Myung-bo dan skuad Korea Selatan disambut amarah suporter di Bandara Incheon usai tersingkir dini dari Piala Dunia 2026. Son Heung-min meminta maaf.
Arief Hadi - Selasa, 30 Juni 2026
Angkat Koper Dini di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo dan Skuad Korsel Jadi Sasaran Amarah Fans di Bandara
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Hasil imbang 1-1 antara Mesir dan Iran pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6) pagi WIB, menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Spanyol
Kesepakatan Tercapai: Wonderkid Argentina Bertahan di Como, Real Madrid Tetap Punya Klausul Pembelian
Como mencapai kesepakatan permanen untuk Nico Paz. Real Madrid tetap mempertahankan klausul pembelian kembali, sementara Inter Milan gagal mendapatkannya.
Arief Hadi - Jumat, 26 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai: Wonderkid Argentina Bertahan di Como, Real Madrid Tetap Punya Klausul Pembelian
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Meksiko menjadi juara grup A dengan poin sempurna dari tiga laga. Afrika Selatan membuat kejutan di laga terakhir dengan menjadi runner-up usai mengalahkan Korsel.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Afrika Selatan untuk pertama kalinya lolos ke babak knock out Piala Dunia usai menumbangkan Korea Selatan. Afsel mendampingi Meksiko yang menjadi juara grup A.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Bagikan