BolaSkor.com – Winger asal Italia, Federico Chiesa, menegaskan komitmennya untuk terus berjuang mendapatkan tempat utama di Liverpool.
Mantan pemain Juventus tersebut bertekad membuktikan kualitasnya di bawah asuhan pelatih anyar The Reds, Andoni Iraola.
Chiesa diboyong ke Anfield dua tahun lalu, namun ia mengalami masa-masa sulit di era kepemimpinan Arne Slot.
Selama dua musim di bawah asuhan Slot, pemain asal Italia tersebut hanya mencatatkan sembilan laga sebagai starter di seluruh kompetisi.
Baca Juga:
Liverpool Jadi Tim Terdepan Rekrut Bradley Barcola, PSG Pasang Banderol Rp3,46 Triliun
Hasil Liverpool vs Sunderland: The Reds Menang 4-2
Liverpool Siapkan Transfer Kejutan, Bintang Real Madrid Jadi Target Utama
Pasca Slot dipecat dan posisinya digantikan oleh Iraola, Chiesa kini melihat adanya secercah harapan baru untuk bangkit.
Chiesa baru saja menyumbang satu gol saat Liverpool meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland dalam laga persahabatan di Nashville.
Pasca laga, Chiesa menegaskan kebahagiaannya bertahan di Liverpool meski kerap diterpa berbagai rumor transfer. Ia mengaku saat ini hanya fokus dan memikirkan kariernya bersama Liverpool.
Saat ini, untuk saat ini, saya bahagia di sini di Liverpool,
tutur Chiesa sebagaimana dilansir dari Athletic.
Belum Menyerah

Federico Chiesa (x/LFC)
Saya mencintai klub ini, saya mencintai para penggemar, saya mencintai semuanya. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk mendapatkan kesempatan di sini dan kemudian kita akan lihat. Saat ini, satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah Liverpool,
lanjutnya.
Di setiap bursa transfer, selalu muncul isu yang menyebutkan Chiesa berpeluang kembali ke Serie A demi mendapat menit bermain reguler dan pemanggilan kembali ke timnas Italia.
Namun, Chiesa konsisten menolak ide meninggalkan Liverpool sebelum benar-benar diberi kesempatan menunjukkan kemampuannya.
"Selalu ada awal yang baru di awal tahun. Mungkin sudah terlalu banyak awal yang baru, tapi saya tidak peduli," ungkap Chiesa mengenai pergantian manajer di tubuh tim.
"Saya mencoba melakukan yang terbaik untuk pelatih baru ini. Tahun lalu saya juga merasa siap untuk memainkan peran yang lebih besar, tetapi kemudian itu tergantung pada apakah pelatih menginginkan saya bermain atau tidak."
"Pelatih memiliki rencana permainannya, dia mengambil keputusannya, saya tidak punya hal untuk dikatakan tentang itu. Tahun ini, mari kita katakan ini adalah babak baru. Ada pelatih baru dan saya harus fokus pada hal itu," urainya.

