Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Belajar dari Klub Jerman, Barcelona Punya 3 Cara Kalahkan Bayern Munchen

Barcelona masih memiliki peluang kalahkan Bayern Munchen di Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 06 Desember 2021
Belajar dari Klub Jerman, Barcelona Punya 3 Cara Kalahkan Bayern Munchen
Barcelona vs Bayern (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bayern Munchen bukan tim yang tidak dapat dikalahkan. FC Barcelona masih memiliki peluang untuk mengalahkan mereka dalam laga hidup mati di Liga Champions. Ya, Barcelona akan bermain di markas Bayern.

Bayern arahan Julian Nagelsmann akan menjamu Barcelona di Allianz Arena, Kamis (09/12) pukul 03.00 dini hari WIB, pada laga terakhir grup E. Dibanding Bayern yang sudah lolos ke 16 besar, Barcelona butuh kemenangan di laga ini.

Barcelona mengoleksi tujuh poin dan terpaut dua poin dari Benfica di urutan tiga klasemen. Jika di laga terakhirnya Benfica mengalahkan Dynamo Kiev, lalu Barcelona kalah maka Benfica mendampingi Bayern ke fase gugur.

Dalam kondisi terkini di bawah arahan Xavi, Barcelona tidak langsung menemukan performa terbaik dan masih inkonsisten bermain. Sementara Bayern meski sudah lolos ke fase gugur, tidak akan mengalah kendati ada kans skuad mereka dirotasi oleh Nagelsmann.

Baca Juga:

Keuntungan untuk Barcelona, Laga Krusial Kontra Bayern Dilangsungkan Tanpa Penonton

Ansu Fati Beri Kabar Buruk untuk Barcelona

Dilarikan ke Rumah Sakit, Gavi Masih Berpeluang Tampil Kontra Bayern

Frankfurt kala mengalahkan Bayern

Menurut Sport-English, Barcelona bisa belajar dari klub-klub Jerman seperti Eintracht Frankfurt, Borussia Monchengladbach, dan Augsburg yang sudah mengalahkan Bayern. Frankfurt menggunakan taktik 3-4-3 kala mengalahkan Bayern.

Begitu juga dengan Gladbach yang berada di bawah arahan Adi Hutter, pelatih yang acapkali jadi momok Bayern karena dua musim lalu timnya Frankfurt menang 5-1 atas Bayern, serta 2-1 musim lalu.

Sementara Augsburg mengalahkan Bayern November lalu dengan skor 2-0 dari gol Mads Pedersen dan Andre Hahn. Augsburg turun dengan taktik 4-4-2. Pelatihnya, Markus Weinzierl seperti halnya Hutter dan Oliver Glasner, punya kesamaan dengan cara mereka bermain.

Kesamaan mereka dapat ditiru Barcelona untuk mengalahkan Bayern Munchen. Apa saja kesamaan itu?

1. Tekanan

Ketiga tim itu membuat Bayern tak leluasa mengembangkan permainan karena konstan melakukan tekanan, memaksa Bayern keluar dengan bola lambung jauh ke depan. Mereka juga menahan Joshua Kimmich yang jadi kreator permainan Bayern.

Setelah konstan melakukan tekanan, Gladbach, Augsburg, dan Frankfurt melakukan transisi bermain dengan cepat dalam serangan balik serta membanjiri pertahanan Bayern. Cara itu bisa jadi pembelajaran untuk Barca.

2. Unggul Cepat

Gladbach dan Augsburg unggul terlebih dahulu saat melawan Bayern, menjadikan pencapaian Frankfurt sebagai hal yang spesial karena mereka melakukan comeback. Tapi keunggulan cepat dapat menenangkan Barcelona.

Jika sudah unggul dan permainan Barca intens melakukan tekanan, maka mereka dapat menempatkan Bayern di posisi sulit dan terpaksa memainkan bola lambung.

Barcelona vs Bayern di Camp Nou

3. Tanpa Rasa Takut

Ini lebih kepada bagaimana cara Xavi memotivasi anak-anak asuhnya agar mereka merasa tidak inferior ketimbang Bayern. Keberuntungan juga berpengaruh. Namun dengan fakta Bayern sudah lolos ke fase gugur, Barca dapat memanfaatkannya dan bermain nothing to lose.

Breaking News Liga Champions Bayern Bayern munchen Barcelona FC Barcelona

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
John Herdman Pusing Tentukan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
John Herdman mengaku menghadapi keputusan sulit dalam memilih 23 pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 dari 50 nama yang mengikuti TC di Bali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
John Herdman Pusing Tentukan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026: Bicara Kekuatan Spanyol, Lionel Messi Tidak Lupa Barcelona
Lionel Messi mengakui Spanyol sebagai lawan yang sangat kuat jelang final Piala Dunia 2026. Kapten Argentina juga menyinggung Barcelona saat membahas gaya bermain La Roja dan para pemainnya.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Bicara Kekuatan Spanyol, Lionel Messi Tidak Lupa Barcelona
Liga Indonesia
Breaking News: Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Fabio Calonego Hingga 2028
Fabio Calonego akan menjadi salah satu pemain yang diandalkan Shin Tae-yong di lini tengah Persija Jakarta untuk Super League 2026/27.
BolaSkor - Kamis, 16 Juli 2026
Breaking News: Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Fabio Calonego Hingga 2028
Liga Indonesia
Persija Datangkan Eks Dirtek Klub Kirgizstan untuk Duduki Jabatan Penting
Eks Direktur Teknik klub Kirgizstan, Muhammad Yusup Prasetiyo, resmi menjadi Head of Youth Development Persija Jakarta. Simak visi, target, dan program pembinaan Young Tigers.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Persija Datangkan Eks Dirtek Klub Kirgizstan untuk Duduki Jabatan Penting
Liga Indonesia
Pindah ke Kalteng, Adhyaksa FC Godok Nama Baru Jelang Super League 2026/2027
Adhyaksa FC akan mengganti nama klub setelah pindah ke Kalimantan Tengah. Tim promosi Super League 2026/2027 itu juga menggelar pemusatan latihan dan menyiapkan laga uji coba jelang musim baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Pindah ke Kalteng, Adhyaksa FC Godok Nama Baru Jelang Super League 2026/2027
Piala Dunia
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Inter Milan memperpanjang rekor selalu mengirim pemain ke final Piala Dunia sejak 1982 usai Argentina mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Bayern Munchen gagal mempertahankan catatan tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Lautaro Martinez menangis usai mencetak gol kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak kisah emosional striker Inter Milan yang membawa La Albiceleste ke final.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Timnas
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Cek harga tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026, lengkap dengan jadwal penjualan, cara membeli tiket, serta syarat memiliki Garuda ID.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Piala Dunia
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Albiceleste sempat tertinggal 0-1 di babak kedua sebelum akhirnya melakukan remontada atau comeback, berbalik menang 2-1.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Inggris
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Elkan Baggott menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada pemain, staf, dan suporter Ipswich Town setelah resmi bergabung dengan Millwall secara permanen.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Bagikan