Jose Mourinho Vs Pep Guardiola: Bendera Putih Mou dan Fokus Pep

Jose Mourinho dan Pep Guardiola miliki pandangan yang berbeda dalam perebutan titel Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 03 Februari 2018
Jose Mourinho Vs Pep Guardiola: Bendera Putih Mou dan Fokus Pep
Pep Guardiola dan Jose Mourinho (AFP)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perbedaan 15 poin dalam persaingan titel liga bukanlah jarak yang dekat. Apalagi, jika tim yang duduk di singgasana klasemen dominan dan konsisten meraih kemenangan - sulit rasanya melihat mereka disalip rival terdekat.

Hal tersebut terjadi di Premier League. Manchester City yang ada di puncak klasemen, terpaut 15 poin dengan Manchester United. Menyikapi perbedaan besar itu, Jose Mourinho, selaku manajer Man United, sudah mengibarkan bendera putih alias menyerah dalam perburuan titel Premier League.

"Kami butuh poin untuk jadi yang pertama dari yang terakhir (urutan kedua). Kami harus mencoba finis di urutan dua klasemen. Kami berada di posisi ini sepanjang musim," ujar Mourinho.

Jose Mourinho (Matthew Peters - Manchester United)

"Kami berada di urutan pertama untuk beberapa pekan, dan kemudian selalu di urutan kedua. Saya tidak ingat kami berada di urutan empat, lima, atau enam, kami sudah ada di sana sejak awal musim," lanjutnya.

Komentar Mourinho dalam konferensi pers jelang laga melawan Huddersfield Town itu pun sampai ke telinga Pep Guardiola, manajer Man City. Berbeda pendapat dengan Mourinho, Guardiola justru menilai persaingan masih "hidup".

"Tidak, saya tidak berpikir demikian (persaingan titel Premier League telah berakhir). Ini takkan terjadi. Kami telah memperlihatkan, meski kalah dua kali musim ini, kami terus berjuang hingga akhir. Kami memainkan tiap pertandingan untuk terus melanjutkan hal yang kami telah lakukan," tambah Guardiola, diberitakan Sky Sports, Sabtu (03/02).

Pep Guardiola (Robbie Jay Barratt - Getty Images)

"Saya tahu jarak 15 poin cukup besar saat ini. Jarak ini sama seperti enam tahun lalu. Dalam sepak bola dan olahraga segalanya bisa terjadi. Anda bagus hari ini, tapi besok Anda bisa bermain buruk. Terpenting, kami harus terus fokus," sambungnya.

Dengan jarak tersebut, keajaiban baru akan terjadi apabila Man City kalah lima kali beruntun atau kalah lima kali, lalu kemudian Man United konsisten meraih kemenangan. Hal ini sulit terjadi di liga seketat Premier League.

Manchester City Manchester United Jose Mourinho Pep Guardiola Liga Premier Inggris

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Bagikan