Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Beban Psikologis Jadi Biang Kekalahan Persela dari PSIS

Persela Lamongan kalah 0-1 dari PSIS Semarang.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 31 Januari 2018
Beban Psikologis Jadi Biang Kekalahan Persela dari PSIS
Laga Persela Lamongan Vs PSIS Semarang. (PT LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persela Lamongan menutup keikutsertaannya di Piala Presiden 2018 dengan kekalahan. Persela kalah 0-1 dari PSIS Semarang, pada laga terakhir Grup E Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (30/1) sore WIB.

Hasil ini tentu membuat Persela berada di posisi dasar klasemen akhir Grup E dengan torehan dua poin dari tiga laga, atau selisih satu angka dari PSIS. Padahal sebelum pertandingan, Persela berpeluang melaju ke babak 8 besar Piala Presiden 2018. Asalkan mampu mengalahkan PSIS dengan skor telak.

Pelatih Persela, Aji Santoso, membeberkan penyebab timnya bisa kalah dari PSIS. Faktor Psikologis pemain jadi penyebabnya.

"Yang pasti kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi kami setelah menyelesaikan turnamen ini," tutur Aji Santoso.

"Ya mungkin karena itu, pemain menjadi terbebani secara psikologis. Hal itu karena peluang kita untuk lolos sangat berat. Pemain terlalu yakin bisa menang. Padahal PSIS juga bermain bagus dan mereka yang akhirnya menang," pungkasnya. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Persela lamongan Aji Santoso PSIS Semarang Piala Presiden 2018

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Anniversary Game 99 Tahun: Persebaya Surabaya Rayakan Hari Jadi dengan Tribut Spesial untuk mendiang Andie Peci
Persebaya merayakan hari jadi ke-99 dengan menggelar tribut spesial untuk mendiang Andie Peci usai laga Anniversary Game melawan PSIS Semarang.
Arief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Anniversary Game 99 Tahun: Persebaya Surabaya Rayakan Hari Jadi dengan Tribut Spesial untuk mendiang Andie Peci
Bagikan