Bayern Munchen Dipermalukan Bayer Leverkusen, Thomas Tuchel Terancam Dipecat

Bayern Munchen tak berdaya melawan Bayer Leverkusen.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 11 Februari 2024
Bayern Munchen Dipermalukan Bayer Leverkusen, Thomas Tuchel Terancam Dipecat
Thomas Tuchel (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tak berdaya. Itu kata-kata yang tepat untuk menggambarkan juara Bundesliga 11 kali beruntun, Bayern Munchen, ketika memainkan pekan 21 di BayArena, markas Bayer Leverkusen pada Minggu (11/02) dini hari WIB.

Munchen tak dapat mencetak gol, melepaskan hanya satu tendangan tepat sasaran, meski dominan dengan 61 persen penguasaan bola. Leverkusen mencetak tiga gol (menang 3-0) dari 39 persen penguasaan bola, 14 tendangan, dan delapan tepat sasaran.

Leverkusen besutan Xabi Alonso menorehkan catatan tak pernah kalah sepanjang 31 laga di seluruh kompetisi, memiliki 27 kemenangan, empat hasil imbang, mencetak 93 gol dan kebobolan 22 gol.

Leverkusen, yang tidak pernah jadi juara Bundesliga, tengah mengukir sejarah. Sementara sorotan tertuju kepada Bayern terkait nasib sang pelatih, Thomas Tuchel, yang terancam dipecat.

Baca Juga:

Tekuk Bayern Munchen, Catatan Bayer Leverkusen Masih Spesial

7 Transfer Musim Dingin Terburuk Sepanjang Masa

Harry Kane dan Trofi, Bak Minyak dengan Air

Bayern kini di urutan dua dengan 50 poin dari 21 laga, terpaut lima poin dengan Leverkusen di puncak klasemen. Dengan belanja besar-besaran pemain di musim panas 2023, Bayern seyogyanya bisa lebih kompetitif di seluruh kompetisi yang dimainkan.

Harry Kane, Kim Min-jae, Sacha Boey, Raphael Guerreiro, Konrad Laimer merupakan beberapa nama yang direkrut Bayern. Alih-alih bersaing, Bayern tertinggal dalam perburuan Bundesliga, tersingkir dari DFB Pokal, dan menyisakan pertarungan di fase gugur Liga Champions.

CEO Bayern, Jan-Christian Dreesen, angkat bicara soal rumor pemecatan Tuchel. Ditegaskan olehnya, Bayern tak memiliki pemikiran untuk memecat Tuchel saat ini dan klub fokus untuk bangkit serta kembali menang.

"Tidak ada yang berubah (dengan Tuchel bertahan). Kami tahu itu akan jadi laga sulit, tapi sekarang kami harus menatap ke depan. Kekalahan yang layak, tapi kami tidak akan menyerah," tegas Dreesen kepada Sky Germany.

Tuchel, 50 tahun, direkrut Bayern di tengah musim lalu menggantikan Julian Nagelsman yang dipecat. Tuchel memiliki pengalaman melatih klub seperti Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain (PSG), dan Chelsea.

Bayern munchen Bundesliga Bundesliga Jerman Thomas Tuchel Leverkusen Bayer Leverkusen

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Piala Eropa
UEFA Nations League: Rencana Inggris untuk Hentikan Spanyol
Inggris menjamu Spanyol di Nations League. Thomas Tuchel menyiapkan rencana khusus untuk menghentikan La Roja yang tak terkalahkan dalam 38 laga.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
UEFA Nations League: Rencana Inggris untuk Hentikan Spanyol
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Inggris vs Spanyol: Menguji Level Permainan The Three Lions
Simak prediksi skor, susunan pemain, H2H, kabar tim, jadwal, dan link live streaming Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Inggris vs Spanyol: Menguji Level Permainan The Three Lions
Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Piala Eropa
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Thomas Tuchel ungkap alasan panggil kembali Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Liga Europa
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Superkomputer Opta mengejutkan dengan menempatkan Bournemouth sebagai favorit juara Liga Europa 2026-2027, mengungguli Juventus dan AC Milan.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Bagikan