Barcelona Vs Real Betis: Ronald Koeman Kontra Joaquin Sanchez, Dua Sosok yang Saling Benci

Pertandingan Barcelona dan Real Betis sudah dipastikan panas, khususnya dengan aroma permusuhan antara pelatih Barcelona Ronald Koeman dan pemain veteran Betis Joaquin Sanchez.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2020
Barcelona Vs Real Betis: Ronald Koeman Kontra Joaquin Sanchez, Dua Sosok yang Saling Benci
Ronald Koeman dan Joaquin (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Barcelona akan menjamu Real Betis pada lanjutan LaLiga, Sabtu (7/11) malam WIB. Sebuah laga krusial bagi Barcelona yang memburu kemenangan. Tambahan tiga angka wajib diambil jika ingin memperbaiki posisi yang saat ini ada di tangga ke12 klasemen sementara.

Namun pertandingan Barcelona dan Real Betis sudah dipastikan panas, khususnya dengan aroma permusuhan antara pelatih Barcelona Ronald Koeman dan pemain veteran Betis Joaquin Sanchez. Keduanya menjadi musuh selama bersama di Valencia. Keduanya telah perang kata-kata sejak Koeman dipecat Valencia pada 2007-08.

Koeman dan Joaquin akan berhadapan Sabtu (7/11) di Camp Nou. Sudah bisa dipastikan, reuni ini tidak akan diwarnai pelukan cinta di antara keduanya.

Baca Juga:

Pep Guardiola Tutup Pintu Kembali ke Barcelona

Gerard Pique Nilai Barcelona Sedang Berganti Wajah

Plintat-plintut Koeman, Dulu Jual Suarez, Kini Mengeluh Kekurangan Striker

"Dia adalah pemain 25 juta yang tidak bernilai 25 euro," kata Koeman tentang Joaquin. "Saya lebih tertarik pada anggur," jawab Joaquin.

Dari mana konflik itu dimulai? Kapan hal itu muncul? Mengapa?

Jika melihat kembali ke belakang, semuanya menjadi jelas. Insiden besar pertama antara Koeman dan Joaquin sangat terkait dengan seorang sosok istimewa: Ever Banega. Gelandang asal Argentina yang baru bergabung pada Januari terlambat datang latihan dan tidak dalam kondisi terbaik. Meski begitu, Koeman langsung memilih Banega sebagai starter.

Beberapa hari kemudian, Joaquin datang terlambat latihan. Dia terlambat sekitar 15 menit. Joaquin mengatakan dia terlambat karena masalah dengan mobilnya saat mengantarkan anak-anaknya sekolah. Tetapi Koeman memilih menghukumnya dengan tidak memasukan nama Joaquin dalam skuadnya. Ya, Joaquin hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya dari tribun penonton. Dari sana, segalanya menjadi lebih buruk.

Meski datang dengan status bintang Real Betis, Joaquin langsung bisa akrab dengan bintang Valencia macam David Albelda, Miguel Angel Angulo, dan Santiago Canizares. Hubungan mereka lebih dari rekan satu tim.

Hal ini membuat kesal Koeman. Pasalnya Koeman kesulitan mencuri hati para bintang Valencia. Hubungan Koeman dengan Joaquin semakin panas seiring jalannya waktu.

Melihat posisi bermain, Joaquin sejatinya harus bersaing dengan Miguel Angel Angulo. Tapi kedua bersahabat dan Koeman tidak menyukai itu. Alhasil bukannya memilih antara dua pemain itu, Koeman memutuskan untuk memainkan Javier Arizmendi, yang jarang bermain sebagai sayap. Semua agar Joaquin duduk di bangku cadangan.

Yang jadi masalah bagi Koeman, Valencia membutuhkan Joaquin. Klub sedang berjuang keluar dari keterpurukan. Mencadangkan pemain sekelas Joaquin tentu tidak menjadikan situasi lebih baik.

Puncak konflik Koeman dan Joaquin terjadi pada final Copa del Rey melawan Getafe di Estadio Vicente Calderon. Joaquin sekali lagi tidak menjadi starter. Koeman kemudian meminta Joaquin melakukan pemanasan, namun hingga laga usai Joaquin sama sekali tidak dimasukkan Koeman.

Valencia memang menjadi juara Copa del Rey saat itu. Namun tampak jelas suasana tidak kondusif terjadi dalam tubuh tim. Bahkan para pemain menolak untuk merayakan kemenangan Copa del Rey di jalanan dan ketika di balkon balai kota

Sejak saat itu, tak ada lagi kata damai antara keduanya. Mereka akan menjadi musuh selama sisa hidup.

Koeman kemudian dipecat dan Salvador "Voro" Gonzalez masuk untuk menyelamatkan Valencia dari degradasi. Joaquin, Vicente, Albelda, Angulo, dan Canizares kembali ke performa terbaik mereka. Di ruang ganti, kepergian Koeman dirayakan dengan penuh gaya.

Joaquin dan Koeman belum bertemu lagi, tetapi setiap kali berbicara tentang satu sama lain, mereka menggunakannya sebagai kesempatan untuk menyerang. Akhir pekan ini, mereka akan saling berhadapan di Camp Nou, dan dipastikan tidak akan ada tanda-tanda perdamaian.

LaLiga Barcelona Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.948

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Jadwal siaran langsung Chelsea vs Arsenal di semifinal Piala Liga Inggris malam ini. Kickoff dini hari WIB, link live streaming resmi, prediksi susunan pemain, dan rekor pertemuan terbaru.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Persija Jakarta masih percaya diri untuk bisa menjadi juara Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Timnas
Era Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung John Herdman
Erick Thohir tidak akan intervensi John Herdman dalam pemilihan pemain untuk Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Era Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung John Herdman
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Albacete vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Simak jadwal siaran langsung Albacete vs Real Madrid di Copa del Rey. Cek jam tayang, informasi live streaming, dan detail pertandingan terbaru di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Albacete vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Italia
Lapangan Como vs AC Milan Diperlebar 1 Meter
Menjelang laga tunda Serie A antara Como dan AC Milan, isu pelebaran lapangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia mencuri perhatian. Benarkah strategi ini bisa memengaruhi permainan Rossoneri?
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Lapangan Como vs AC Milan Diperlebar 1 Meter
Italia
Inter Milan Rekrut Bek Tengah Asal Kroasia yang Baru Berusia 18 Tahun
Inter Milan dikabarkan hampir mengamankan bek tengah muda asal Kroasia dari Hajduk Split. Fabrizio Romano mengungkap nilai transfer, rencana peminjaman, hingga masa depan sang pemain di Nerazzurri.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Inter Milan Rekrut Bek Tengah Asal Kroasia yang Baru Berusia 18 Tahun
Inggris
Kabar Terbaru Skuad Arsenal Jelang Bertamu ke Markas Chelsea: Banyak Pemain Meragukan
Arsenal menghadapi sejumlah tanda tanya jelang bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea. Kondisi skuad dan keputusan Mikel Arteta jadi sorotan jelang laga krusial ini.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Kabar Terbaru Skuad Arsenal Jelang Bertamu ke Markas Chelsea: Banyak Pemain Meragukan
Timnas
John Herdman Jamin Tak Bisa Diintervensi soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, siap mendengarkan masukan dari berbagai pihak.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
John Herdman Jamin Tak Bisa Diintervensi soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia
Inggris
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Xabi Alonso dikaitkan dengan Manchester United. Namun, ada satu faktor krusial yang membuat eks pelatih Leverkusen dinilai berisiko menangani Setan Merah.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Timnas
Bentrok dengan Pramusim Tim Eropa, Piala AFF 2026 Jadi Kesempatan Pemain Pelapis Timnas Indonesia
Piala AFF 2026 berlangsung pada 24 Juli-26 Agustus mendatang. Jadwal yang bentrok dengan agenda pramusim tim Eropa membuat Herdman kesulitan membawa tim utama.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Bentrok dengan Pramusim Tim Eropa, Piala AFF 2026 Jadi Kesempatan Pemain Pelapis Timnas Indonesia
Bagikan