Barcelona Salah Jalan Usai Tragedi Anfield
BolaSkor.com - Josep Maria Bartomeu kembali mengungkap sebuah fakta di balik masa-masa sulit yang kini melanda Barcelona. Mantan presiden Blaugrana tersebut menilai periode ini dimulai setelah tragedi Anfield.
Momen yang dimaksud tentu kekalahan Barcelona dari Liverpool pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018-2019. Saat itu Lionel Messi dan kawan-kawan dihajar empat gol tanpa balas sehingga gagal melaju ke final.
Kekalahan tersebut nyatanya memberi pengaruh besar kepada masa depan Barcelona. Bisa dibilang Bartomeu dan jajarannya salah memilih jalan untuk bangkit sehingga kini El Barca justru terpuruk.
Baca Juga:
Enggak Kapok, Bartomeu Siap Jadi Presiden Barcelona Lagi
Padahal usai kegagalan tersebut, Barcelona menghamburkan lebih dari 200 juta euro untuk memperkuat skuatnya. Frenkie de Jong dan Antoine Griezmann menjadi dua bintang yang didaratkan pada musim panas 2019.
Namun kedatangan keduanya ternyata tak banyak berpengaruh. Barcelona tetap tak mampu bersaing di Liga Champions hingga musim lalu saat Bartomeu telah lengser.
“Salah satu kesalahan saya adalah kami tidak memeriksa kembali situasi tim setelah Anfield. Kami harus melakukan perubahan total dan saya salah dalam mendengarkan para pemain," kata Bartomeu kepada Esport3.
“Beberapa pemain yang menghabiskan banyak uang tidak memenuhi harapan dan tuntutan, tapi itu normal dalam sepak bola."
Salah Jalan
Barcelona mengakhiri musim 2018-2019 dengan gelar LaLiga. Namun kegagalan menyakitkan di Liga Champions membuat Bartomeu dan petinggi klub berada dalam persimpangan jalan.
Mereka ragu antara tetap mempertahankan kerangka tim yang mulai berumur atau meremajakan skuat. Hal ini sangat terlihat di bursa transfer.
Frenkie de Jong menjadi rekrutan anyar perdana Barcelona. Dana sekitar 75 juta euro rela dikeluarkan demi menebusnya dari Ajax Amsterdam.
Kehadiran De Jong tentu merupakan salah satu bentuk peremajaan lini tengah Barcelona. Ivan Rakitic dan Sergio Busquets memang sudah mulai menurun performanya.
Barcelona kemudian memboyong Antoine Griezmann dengan biaya mencapai 120 juta euro. Keputusan ini nyatanya permintaan Ernesto Valverde selaku pelatih.
“Pelatih menuntut Griezmann dan bersikeras untuk mendapatkan dia, bukan saya. Mereka melihatnya sebagai pemain penting karena cedera Suarez," tambahnya.
"Dia adalah striker yang berbeda, bintang dunia dan pemain tim.”
Dana besar yang dikeluarkan untuk memboyong pemain memang di luar kebiasaan Barcelona. Hal ini seolah menandakan pihak klub tak punya rencana cadangan dalam perekrutan pemain.
Ironisnya, harga mahal yang dikeluarkan untuk Griezmann kini terbukti sebagai sebuah kesia-siaan. Sang pemain gagal tampil maksimal hingga akhirnya dipulangkan ke Atletico pada musim panas kemarin.
Kehadiran Griezmann secara tak langsung juga membuat panas situasi ruang ganti Barcelona. Beberapa kali ia dikabarkan berseteru dengan Messi.
Pada akhirnya, apa yang dikatakan Bartomeu ada benarnya juga. Prestasi Barcelona secara perlahan menurun usai tragedi Anfield.
Situasi bertambah buruk setelah masa pandemi virus corona berlangsung sejak Maret 2020. Utang Barcelona naik drastis secara singkat hingga akhirnya mengalami krisis keuangan.
6.514
Berita Terkait
Piala Asia Futsal 2026: Juara Grup A, Indonesia Tantang Vietnam di Perempat Final
Hasil Super League 2025/2026: Dikalahkan Bhayangkara FC, Malut United Gagal Dekati Persija
Persija Pinjamkan Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama
Ini Alasan Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo Hanya Bermain Sebentar di Laga Debut
Debut Untuk Persija, Shayne Pattynama Girang Naik Rantis ke Stadion
Ketum The Jakmania Merasa Skuad Persija Belum Lengkap, Butuh Gelandang Baru
Timnas Indonesia U-17 Tantang China sebagai Persiapan Piala Asia U-17 2026
Hasil Super League 2025/2026: Gol Andrew Jung Buat Persib Pertahankan Puncak Klasemen
Naik Meja Operasi, Musim Asnawi Mangkualam Berakhir Lebih Cepat
John Herdman Bertemu I League, Sinkronisasi Program Timnas dengan Kompetisi