BolaSkor.com - Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, buka suara mengenai kontroversi yang terjadi pada duel timnya kontra Juventus. Menurutnya, ada banyak kejadian yang merugikan Nerazzurri di masa lalu.
Kemenangan Inter Milan melawan Juventus diwarnai kontroversi. Kartu merah yang diterima Pierre Kalulu dianggap tidak layak sebab Alessandro Bastoni melakukan diving.
Akibat kejadian itu, pihak Juventus meradang dan mengecam badan wasit. Para petinggi Bianconeri merasa kartu merah Kalulu sangat menentukan pada hasil pertandingan.
Baca Juga:
Dituding Memihak Inter Milan dan Bikin Pendukung Juventus Baper, Akun X Serie A Klarifikasi
Menang Dramatis atas Juventus, Inter Milan Akhiri Rekor Buruk di Laga Besar
Buntut Kekalahan dari Inter Milan, Juventus Soroti Kinerja Wasit
View this post on Instagram
Kini, giliran pihak Inter Milan yang merespons. Marotta secara jelas menyebut beberapa kejadian yang merugikan Inter di masa lalu.
"Saya ingat Inter kalah dalam perebutan Scudetto musim lalu dengan selisih satu poin dan kemudian sebuah kesalahan mencolok diakui pada laga melawan Roma. Sebuah penalti yang seharusnya menentukan gelar yang akhirnya dimenangi Napoli," ungkap Marotta menurut laporan Nicolo Schira.
Juventus Anak Emas Lega Serie A?
Juventus tidak ketinggalan menjadi sasaran Marotta. Ia membongkar fakta jika di masa lalu Juventus juga diuntungkan oleh keputusan wasit.
"Kekacauan hanya terjadi pada Inter? Jawabannya adalah Inter telah menjadi klub paling sukses dalam beberapa tahun terakhir. Saya hanya ingat satu episode kecil mengenai diving," ujar Marotta.
"Juventus-Inter, diving mencolok oleh Juan Cuadrado, wasit Gianpaolo Calvarese. Semua badan wasit mengklarifikasi bahwa itu adalah diving yang jelas."
"Dengan kemenangan itu, Juventus FC mengamankan kualifikasi untuk Liga Champions dan menghasilkan sekitar 60 hingga 70 juta euro," papar Marotta.