Aturan-aturan Menarik di Perempat Final Liga Champions 2019-20
BolaSkor.com - Perempat final Liga Champions 2019-20 akan berbeda musim ini. Tidak ada lagi sistem laga kandang-tandang karena pandemi virus corona dan semua laga dimainkan sekali di Portugal. UEFA selaku Federasi Sepak Bola Eropa memberlakukan aturan khusus.
Mengikuti protokol virus corona ada beberapa aturan yang menyesuaikan dengan situasi pandemi itu. Atalanta, PSG (Paris Saint-Germain), Manchester City, Olympique Lyonnais, RB Leipzig, Atletico Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen wajib mengikuti aturan-aturan baru yang ada dalam 31 halaman dokumen.
Apa saja aturan itu? Berikut aturan-aturan baru di perempat final Liga Champions 2019-20 yang berlangsung selama 12 hari di Lisbon, dikutip dari BBC Sport.
Baca Juga:
Perbandingan Harga Skuat Mewah PSG dengan Atalanta, Gaji Neymar Melebihi Seluruh Pemain La Dea
Gengsi Sepak Bola Italia Berada di Tangan Atalanta
Prediksi Atalanta Vs PSG: Tim Italia Jadi Momok untuk Les Parisiens
Lockdown Hotel
Para pemain hanya diperbolehkan pergi meninggalkan hotel jika ada kesepakatan tertentu - dan mereka tak boleh berkontak dengan siapa pun di luar grup mereka. Pantai dan pemandangan di area Lisbon juga tak boleh mereka kunjungi.
Di dalam hotel para pemain juga harus memiliki rute akses privasi dan juga area makan malan. Makanan juga hanya bisa disajikan oleh staf tim mereka sendiri. Para staf juga yang akan mengatasi kebutuhan pemain dalam menyuci pakaian dan mengurusi perlengkapan.
Potensi Perubahan Susunan Pemain
Tes virus corona sudah menjadi 'makanan' sehari-hari pesepak bola di tengah pandemi ini. Tes dilakukan berulang kali sebelum mereka bertolak ke Portugal dan juga sesampainya mereka di sana. Dari tes itu baru ini dua pemain Atletico Madrid dipastikan positif Covid-19 dan dilarang ikut bepergian dengan skuat tim.
Tes sebelum laga dilakukan satu hari sebelumnya dan langsung diberitahukan hasilnya enam sebelum kick-off. Alhasil dari tes itu para pelatih berpotensi mengubah susunan pemain apabila ada pemain yang positif Covid-19.
Aturan dari UEFA memperbolehkan tim mendaftarkan 13 daftar pemain plus kiper. Jika tak bisa melakukannya maka mereka diperbolehkan membawa rekrutan-rekrutan baru yang belum terdaftar.
"UEFA akan melihat potensi penjadwalan ulang berdasarkan kasus per kasus. Namun, mengingat final Liga Champions tidak akan dipindahkan dari tanggal 23 Agustus, kenyataan bagi tim mana pun yang tidak mampu menurunkan tim adalah mereka mungkin harus kehilangan jadwal pertandingan," demikian tulisan di BBC Sport.
Kaca di Depan Toilet
Selain tes virus corona ada juga tes obat-obatan. Biasanya di kondisi normal petugas pengawas doping memantau para pemain ketika mereka tengah mengambil sampel urin bisa dilakukan dalam jarak dekat.
Kali ini situasinya berbeda. Kaca di depan toilet disediakan agar para petugas mudah memantau pemain-pemain. Tentu saja kaca itu membuat para pemain tak nyaman.
Transportasi dan Jalan Keluar VIP yang Sudah Disemprot Disinfektan
Meminimalisir kontak dengan publik menjadi prioritas. Para pemain menggunakan jalur kedatangan dan keluar VIP di area bandara. Transportasi yang mereka gunakan dari pesawat hingga bus juga telah disemprot disinfektan.
Tak Ada Tukar Jersey
Para pemain dilarang menukar jersey mereka dalam situasi pandemi. Menukar jersey yang biasanya terjadi selepas laga berakhir dilarang, namun tukar bendera di antara kedua kapten sebelum sepak mula masih dapat dilakukan.
Arief Hadi
16.381
Berita Terkait
Hasil Badminton Asia Championships 2026: Tim Putra dan Putri Indonesia Kompak ke Semifinal
Proliga 2026: Kans ke Final Four Terbuka, Bandung bjb Tandamata Harus Kalahkan JEP
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Malut United di GBLA, Persib Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Persija Datangkan Cyrus Margono Jelang Penutupan Transfer Paruh Musim Super League 2025/2026
Resmi, Persija Datangkan Eks Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Link Streaming Super League Persib Bandung vs Malut United Jumat 6 Februari 2026, Live Sebentar Lagi
7 Fakta Menarik Manchester United vs Tottenham: Setan Merah Punya Catatan Buruk
Hubungan dengan Petinggi Klub Tidak Harmonis, Diego Simeone Bakal Didepak Atletico?
Di Tengah Proses Perpanjangan Kontrak, AC Milan Tidak Tutup Kemungkinan Jual Rafael Leao
Gelar Turnamen Padel, IIMS Ingin Jangkau Pasar Baru