Atasi Rangers, Perubahan Taktik dan Sistem Bermain Liverpool Jadi Sorotan

Liverpool menang 2-0 atas Rangers pada laga tiga grup Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 05 Oktober 2022
Atasi Rangers, Perubahan Taktik dan Sistem Bermain Liverpool Jadi Sorotan
Liverpool 2-0 Rangers (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool meraih kemenangan di Anfield pada laga tiga grup Liga Champions, Rabu (05/10) dini hari WIB, melawan Rangers. The Reds menang 2-0 melalui gol Trent Alexander-Arnold (7') dan Mohamed Salah (53' penalti).

Sekilas tidak ada yang aneh dari kemenangan itu karena Liverpool, di atas kertas, diprediksi bisa menang lawan tim besutan Giovanni van Bronckhorst dan mereka bermain di Anfield. Tetapi dalam situasi Liverpool belakangan ini apapun dapat terjadi.

Situasi itu adalah inkonsistensi bermain dan pertahanan yang rapuh, seperti saat di Premier League imbang 3-3 melawan Brighton & Hove Albion di Anfield, atau saat kalah 1-4 melawan Napoli di San Paolo.

Kekhawatiran fans jadi satu hal yang wajar. Tetapi Jurgen Klopp tidak 'buta' dan melihat kondisi timnya tersebut. Tak ayal pada laga melawan Rangers ia bereksperimen mengubah taktik dan sistem bermain Liverpool.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Inter Tekuk Barcelona, Liverpool Menang, Napoli dan Bayern Pesta Gol

Hening Cipta dari UEFA untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Jurgen Klopp Tak Punya Solusi Cepat untuk Bangkitkan Performa Liverpool

Gol tendangan bebas Trent Alexander-Arnold

Tidak bermain seperti biasanya pada formasi 4-3-3 Liverpool menggunakan skema 4-2-3-1, memberikan keseimbangan di lini tengah dan juga saat bertahan. Bahkan taktik itu fluktuatif bisa menjadi 4-4-2 saat menyerang.

"Kami kembali ke lebih dasar pada (taktik) 4-4-2 dan kami memainkannya dengan sangat baik. Kami bergeser melintasi lapangan dengan sangat baik, membuatnya rapat," tutur pencetak gol Liverpool, Trent Alexander-Arnold.

"Mereka tidak bisa bermain melalui kami. Mereka memainkan banyak bola tinggi dan kami mengambil bola kedua. Perubahan taktik benar-benar membantu kami hari ini."

Jurgen Klopp pun membenarkan perubahan itu dilakukan untuk membenahi pertahanan Liverpool. Ia juga mewaspadai ancaman dari lini serang Rangers.

"Sebenarnya, (perubahan taktik) tidak ada hubungannya dengan permainan. Itu sedikit berhubungan dengan permainan, tetapi tidak terlalu banyak – itu untuk kami," terang Klopp di laman resmi Liverpool.

"Kami ingin bertahan secara berbeda dari apa yang biasanya kami lakukan; jika Anda telah melihat kami selama beberapa tahun sekarang, jika seseorang mengkritik kami karena bertahan, itu lebih (publik) berbicara tentang garis permainan tinggi."

"Kemudian lawan menciptakan (peluang) sekarang, ketika kami berada dalam situasi menekan defensif, mereka menciptakan banyak peluang, itu jarang terjadi. Itu jarang terjadi, tetapi terjadi lebih banyak."

"Itu sebabnya kami mengaturnya sedikit berbeda, menutup celah yang berbeda. Kami tahu jelas bahwa sisi kiri Rangers adalah sisi kreatif dengan Ryan (Kent) dan (Borna) Barisic, dan (James) Tavernier adalah ancaman besar dalam situasi penyelesaian, jadi itu adalah bagian yang berkaitan dengan permainan, tapi selain itu tidak."

Pada dasarnya jika melihat susunan pemain awal taktik 4-2-3-1 Liverpool ofensif dengan adanya Mo Salah, Diogo Jota, Luis Diaz, dan Darwin Nunez di lini depan. Tetapi Jota bisa mundur sebagai pengatur transisi bermain tim dan dua pivot, Jordan Henderson dan Thiago Alcantara, mengatur tempo bermain di tengah.

Itu berbeda dari formasi 4-3-3 di mana tiga pemain depan, dua pemain sayap melebar, dan tiga gelandang banyak bergerak menutup ruang pada fase bertahan dan juga ofensif. Menarik melihat apakah 4-2-3-1 itu jadi taktik baru Jurgen Klopp di Liverpool.

Liga Champions Liverpool Rangers
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.220

Berita Terkait

Spanyol
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Efek domino ketertarikan Real Madrid pada Michael Olise. Bayern Munchen langsung membidik wonderkid Liverpool, Rio Ngumoha, sebagai langkah antisipasi.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Inggris
Pepet Ketat RB Leipzig, Liverpool Tak Menyerah Kejar Yan Diomande
Liverpool pantang menyerah mengejar winger muda RB Leipzig, Yan Diomande, yang diproyeksikan sebagai pengganti Mohamed Salah di era pelatih baru Andoni Iraola.
Arief Hadi - Jumat, 05 Juni 2026
Pepet Ketat RB Leipzig, Liverpool Tak Menyerah Kejar Yan Diomande
Inggris
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
Andoni Iraola resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Liverpool menggantikan Arne Slot. Eks bos Bournemouth ini ungkap alasan utama menerima pinangan The Reds.
Arief Hadi - Jumat, 05 Juni 2026
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
Inggris
Resmi Jadi Manajer Liverpool, Andoni Iraola Ogah Janjikan Trofi
Liverpool resmi menunjuk Andoni Iraola sebagai manajer baru menggantikan Arne Slot. Dalam perkenalannya, pelatih asal Spanyol itu menegaskan tidak ingin mengumbar janji trofi meski menangani skuad bertabur bintang.
Johan Kristiandi - Jumat, 05 Juni 2026
Resmi Jadi Manajer Liverpool, Andoni Iraola Ogah Janjikan Trofi
Inggris
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Liverpool telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola untuk mengisi kursi pelatih.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Italia
Demi Penuhi Regulasi UEFA, Como Bidik Federico Chiesa
Como berpacu dengan waktu untuk memenuhi aturan terkait pemain lokal Italia untuk didaftarkan ke Liga Champions musim depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Demi Penuhi Regulasi UEFA, Como Bidik Federico Chiesa
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Inggris
Calon Pengganti Arne Slot, Liverpool Segera Buka Negosiasi dengan Andoni Iraola
Liverpool akan memulai pembicaraan formal dengan Andoni Iraola pekan ini untuk menjadi pelatih baru mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Calon Pengganti Arne Slot, Liverpool Segera Buka Negosiasi dengan Andoni Iraola
Inggris
Resmi Tinggalkan Liverpool, Ibrahima Konate Kenang Diogo Jota
Liverpool resmi mengumumkan kepergian Ibrahima Konate setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Resmi Tinggalkan Liverpool, Ibrahima Konate Kenang Diogo Jota
Bagikan