Asian Games 2018: Mengenal Cabang Olahraga Kabaddi

Kabaddi merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 19 Agustus 2018
Asian Games 2018: Mengenal Cabang Olahraga Kabaddi
Tim kabaddi putri Indonesia saat hadapi Jepang. (INASGOC/Indrianto)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabaddi merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018. Bagi publik Indonesia, cabang olahraga ini memang masih terdengar asing.

Namun sebenarnya olahraga ini sudah dipertandingkan di Asian Games sejak 1990 yang berlangsung di Beijing.

Kabaddi sendiri adalah permainan khas India yang sudah ada sejak ribuan tahun. Sekilas Kabaddi mirip dengan permainan tradisional Indonesia, Gobak Sodor.

Para sejarawan berspekulasi Kabaddi berasal dari zaman prasejarah di negara bagian Tamil Nadu sekitar 4.000 tahun yang lalu.

Kata Kabaddi sendiri dipercaya berasal dari "kai pidi" yang dalam bahasa Tamil berarti “berpegangan tangan”.

Olahraga ini bahkan termuat dalam naskah Mahabharata. Dalam kitab tersebut Arjuna dikatakan sangat berbakat dalam permainan Kabaddi.

Di India, olahraga ini sudah menjadi latihan fisik rutin bagi murid di sekolah.


Aturan Main

Dalam satu permainan akan mengadu dua tim yang bertanding. Masing-masing tim terdiri dari 7 pemain dengan tiga pemain cadangan.

Seorang pemain dari satu tim akan menyerang kubu lawan dan menyentuh salah satu anggota tim lawan dan kembali ke area timnya.

Yang menarik, saat sedang menyerbu ke pihak lawan sang pemain harus meneriakkan "Kabaddi,kabaddi, kabaddi" berulang-ulang sambil menahan napas.

Pertandingan Kabaddi Putra Asian Games 2018 di Teater Garuda TMII, Jakarta. (INASGOC/Indrianto)

Setiap tim akan bergantian mengirimkan orang ke area musuh. Untuk mendapatkan angka, sang penyerbu harus lari ke area lawan, menyentuh satu atau lebih anggota tim lawan, lalu kembali ke areanya sendiri.

Sementara tim lawan harus menahan penyerang hingga akhirnya tidak kuat menahan napasnya.

Di tingkat internasional, kabaddi dimainkan di lapangan yang berukuran 10x13 meter atau untuk wanita 8x12 meter. Lapangan dibelah dua oleh satu garis. Masing-masing tim menempati sisi sendiri. Kabaddi dimainkan selama 20 menit dalam dua babak, dengan lima menit waktu istirahat.


Popularitas Kabaddi

Peraturan permainan Kabaddi mulai dibakukan pertama kali pada awal abad ke-20. Pada 1990, Kabaddi menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games.

Di Bangladesh, kabaddi diakui sebagai permainan nasional pada 1972 lalu. Tidak hanya itu, kabaddi juga menjadi permainan resmi di tujuh negara bagian India.

Di kawasan Asia Selatan, kabaddi memiliki sebutan berbeda-beda. Sebagai contoh, di Srilangka kabaddi dikenal sebagai Gudu sedangkan di Thailand lebih dikenal dengan nama Theechub.

Saat ini kabaddi sudah makin mendunia. Pada 2013, Piala Internasional Kabaddi diselenggarakan di Inggris. Ajang ini diikuti oleh negara-negara macam Inggris, India, Pakistan, Kanada dan Amerika Serikat.

Baca Berita Selengkapnya soal sisi menarik Asian Games 2018 lainnya di Side.id

Asian games 2018 Kabaddi Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.963

Berita Terkait

Bulu Tangkis
Hasil India Open 2026: Jojo Melangkah Lebih Jauh, Putri KW Terhenti
Jonatan Christie akan hadapi lawan tangguh di semifinal India Open 2026.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 17 Januari 2026
Hasil India Open 2026: Jojo Melangkah Lebih Jauh, Putri KW Terhenti
Lainnya
Peran CdM Bayu Priawan Sangat Krusial dalam Persembahan 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025
Peran CdM tidak bersifat seremonial semata, melainkan mencakup fungsi manajerial, koordinatif, hingga pengambilan keputusan strategis di lapangan.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 17 Januari 2026
Peran CdM Bayu Priawan Sangat Krusial dalam Persembahan 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025
Lainnya
Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih
Saksikan, pertandingan Bandung bjb Tandamata melawan Jakarta Electric PLN hari ini.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 17 Januari 2026
Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih
Prediksi
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Inter Milan wajib bangkit saat bertandang ke markas Udinese demi menjaga jarak di puncak klasemen Serie A. Simak prediksi skor, statistik, dan kondisi tim jelang laga ini.
Johan Kristiandi - Sabtu, 17 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Lainnya
Kalahkan Falcons 3-0, Bekal bagi Bandung bjb Tandamata untuk Hadapi Jakarta Electric
Bandung bjb Tandamata kembali bertengger di urutan tiga tim teratas klasemen sementara kelompok putri.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 17 Januari 2026
Kalahkan Falcons 3-0, Bekal bagi Bandung bjb Tandamata untuk Hadapi Jakarta Electric
Prediksi
Prediksi dan Statistik Nottingham Forest vs Arsenal: Peluang Memperlebar Jarak
Arsenal berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen saat bertandang ke markas Nottingham Forest. Simak prediksi skor, statistik, kondisi tim, dan potensi hasil laga Premier League ini.
Johan Kristiandi - Sabtu, 17 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Nottingham Forest vs Arsenal: Peluang Memperlebar Jarak
Prediksi
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Manchester City: Menanti Racikan Michael Carrick
Derby Manchester memanas! Manchester United menantang Manchester City di Old Trafford. Prediksi skor, statistik, kondisi tim, dan potensi kejutan dari racikan Michael Carrick dibahas lengkap di sini.
Johan Kristiandi - Sabtu, 17 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Manchester City: Menanti Racikan Michael Carrick
Liga Indonesia
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Persija Jakarta mendatangkan bomber tajam asal Maroko, Alaeddine Ajaraie. Ia datang untuk membawa Persija ke tangga juara Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Inggris
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Rene Meulensteen meyakini bahwa Senne Lammens belum cukup bagus untuk menjadi kiper pilihan utama Manchester United.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Januari 2026
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Timnas
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman
Jelang Piala AFF 2026, pelatih Singapura, Gavin Lee, memuji kiprah John Herdman, nakhoda baru Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman
Bagikan