Asian Games 2018: Mengenal Cabang Olahraga Esports

Esports merupakan cabang olahraga baru pada Asian Games 2018.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Minggu, 26 Agustus 2018
Asian Games 2018: Mengenal Cabang Olahraga Esports
Esports Asian Games 2018. (IESPA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Asian Games 2018 menjadi tonggak sejarah bagi Esports. Pertama kalinya dalam sejarah, Esports masuk ke dalam turnamen olahraga multi event seperti Asian Games.

Dalam beberapa tahun belakangan, popularitas Esports atau olahraga elektronik mulai naik dan menyaingi olahraga konvensional. Kaum muda mulai menggeluti Esports.

Pertandingan video game tersebut mendapat perhatian khusus dari para pemuda. Hasilnya, Esports pun mulai diperhitungkan untuk menjadi cabang olahraga.

Esports mulai populer mulai awal 2000an. Saat itu, banyak video game online yang bisa dimainkan melalui PC (personal computer) dan dimainkan secara beregu maupun perorangan.

Pada awalnya, Esports biasa dipertandingan di internet cafe (tempat mengakses internet semacam warnet di Indonesia). Perlahan, generasi saat itu mulai berganti hobi dari memainkan olahraga konvensional ke Esports.

Memasuki dekade 2010an, popularitas Esports meningkat sangat drastis. Berbagai turnamen yang mempertandingkan video game mulai menjamur di berbagai negara.

Pada awalnya, video game bergenre fighting menjadi pilihan utama Esports. Namun, seiring berjalannya waktu, video game bergenre multiplayer online battle arena (MOBA).

Bahkan, sejumlah video game memiliki kompetisi Esports profesional-nya sendiri. Para atlet profesional mulai mendapatkan gaji layaknya atlet olahraga konvensional.

Di Korea Selatan, sangking populernya Esports, sejumlah video game sampai disiarkan secara reguler pada beberapa stasiun televisi. Bahkan, hingga ada yang khusus membahas Esports.

Pertengahan dekade 2010an menjadi puncak perkembangan Esports. DI Santa Ana, California, untuk kali pertama Esports Arena diluncurkan pada 2015.

Selain itu, video mengenai tutorial bermain Esports juga mulai bermunculan pada tahun yang sama. Situs pemutar video online dibanjiri dengan tutorial bermain Esports.

Memasuki pertengahan 2010an, dengan teknologi yang semakin canggih, Esports tidak lagi dipertandingkan menggunakan PC. Sejumlah video game di ponsel pintar juga mulai dipertandingkan.

Kepopuleran Esports membuat Dewan Olimpiade Asia (OCA) memtuuskan bakal memasukkan Esports pada Asian Games 2022. Namun, Esports harus menjalani uji coba terlebih dulu pada Asian Games 2018.

Sejumlah persyaratan ketat dilakukan untuk memilih video game yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Termasuk di antaranya tidak ada unsur kekerasan, adu tembak yang mengarah ke terorisme, dan efek darah yang berlebihan.

Setelah melalui seleksi ketat, enam video game dipilih untuk uji coba pada Asian Games 2018, yaitu Arena of Valor, League of Legends, Pro Evolution Soccer, Clash Royale, Hearthstone, dan Starcraft.

Keputusan OCA tersebut adalah tonggak baru untuk membawa Esport ke langkah yang lebih tinggi. Ajang sekelas Olimpiade saja paling cepat baru mempertandingkan Esports pada 2020 atau 2024.

Saat ini, popularitas Esports semakin tinggi. Bukan tidak mungkin, pada masa depan nanti Esports dapat berdiri sejajar dengan olahraga konvensional.

Baca berita selengkapnya soal sisi menarik Asian Games 2018 lainnya di Side.id

Asian games Asian games 2018 Esports Breaking News

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
LASK vs Liverpool live malam ini di Liga Champions 2026/2027 pukul 23.45 WIB. Cek jadwal siaran SCTV, prediksi starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Prediksi LASK vs Liverpool di Liga Champions 2026/2027. The Reds mengincar kemenangan usai kalah dari Man City. Cek prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Liga Champions
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Lisandro Martinez membela Michael Carrick di tengah hasil buruk Manchester United. Simak kritik tajamnya kepada manajemen dan tuntutan investasi besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Bagikan