Asher: Peluang Persija ke Babak Delapan Besar Masih Besar
Jakarta - Manajer Persija Jakrta, Asher Siregar, menilai peluang Persija tetap besar untuk lolos ke babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.
Seperti diketahui, nasib Persija untuk bisa lolos ke babak delapan besar ISL berada diujung tanduk. Pasalnya, Pelita Bandung Raya (PBR) berhasil menekuk Sriwijaya FC dengan skor 2-1 dan berhasil mengkudeta posisi empat skuat Macan Kemayoran.
Pertandingan terakhir putaran dua ISL antara Persija vs Barito Putera dan PBR vs Persita Tangerang akan menentukan nasib kedua tim bisa lolos dari lubang jarum guna tetap bersaing di kompetisi ISL.
Menanggapi hal tersebut, Asher menilai jika kans timnya bisa lolos ke delapan besar. Menurutnya, ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi sehingga peluang timnya masih besar.
"Kansnya masih besar karena masing-masing (Persija-PBR) masih menyisakan satu pertandingan, banyak kemungkinan masih bisa terjadi. Kemungkinan Persija lolos atau kemungkinan PBR ditahan draw dengan Persita masih mungkin," papar Asher di Senayan, Slasa (2/9),
"Jadi kansnya kita bilang masih tetap besar untuk Persija, apalagi kita main sebagai tuan rumah," pungkasnya.
JANGAN LEWATKAN:11.190
Berita Terkait
The Jakmania Jadi Faktor Terbesar Bomber Maroko Gabung Persija Jakarta
Gabung Persija karena Keluarga, Fajar Fathurrahman Juga Ingin Dipantau John Herdman
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Persija Jakarta Datangkan Penyerang Tajam Maroko dari Liga India
Resmi, Persija Datangkan Fajar Fathurrahman Bek Berlabel Timnas Indonesia
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Ketum The Jakmania Minta Persija Contoh Persib, Datangkan Pemain Diaspora Selevel Legiun Asing
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Bung Ferry Diterima dengan Baik di GBLA, Ketum The Jakmania Berterima Kasih kepada Bobotoh
Dewa United Banten FC Pastikan Belum Ada Tawaran dari Persija untuk Ricky Kambuaya dan Jaja