Arsenal, Tim Paling Sering Buang Waktu Selama Pertandingan
BolaSkor.com - Panasnya pertandingan antara Manchester City kontra Arsenal akhir pekan lalu di Arsenal masih jadi bahan pembicaraan. Laga berakhir imbang 2-2 dan Arsenal bermain dengan 10 pemain, sejak awal babak kedua, setelah Leandro Trossard menerima kartu merah.
Kemenangan di depan mata Arsenal pun sirna setelah sempat unggul 2-1 dalam jangka waktu panjang, ketika John Stones mencetak gol di menit-menit terakhir pertandingan.
Namun yang menjadi perhatian bukan hanya tentang hasil akhir atau kartu merah Trossard, melainkan tudingan Arsenal bermain dengan 'ilmu hitam' ala Jose Mourinho di masa lalu.
Statistik memperlihatkan Arsenal punya 22 persen penguasaan bola berbanding 78 persen tuan rumah, serta bermain pragmatis dan bahkan banyak membuang-buang waktu.
Baca Juga:
Jack Porter, Kiper Muda Arsenal yang Ukir Sejarah
Hasil Piala Liga: Arsenal dan Liverpool Pesta Gol
Prediksi dan Statistik Arsenal Vs Bolton Wanderers: The Gunners Mencari Pelampiasan
Meraih poin dari Etihad Stadium tidak mudah, apalagi bermain dengan 10 pemain, tetapi Arsenal dinilai dapat bermain lebih baik dengan niatan mencetak gol meski kalah jumlah pemain.
"Sebagai pertandingan sepak bola, itu adalah tontonan yang fantastis. Tapi tidak semuanya, mungkin tidak beberapa hal. Saya pikir membuang-buang waktu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari permainan, saya menyebutnya seni gelap," ucap kapten Man City, Kyle Walker, menyindir Arsenal.
"Dapat dimengerti bahwa para penggemar dan pemain Manchester City merasa kesal. Sedangkan untuk pelatih Arsenal, dia bisa mengatakan bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya."
Tudingan Walker tak sepenuhnya salah, data dari Opta mencatatkan Arsenal di urutan teratas tim paling sering membuang-buang waktu, saat laga berhenti karena sepak pojok, tendangan gawang, penalti, lemparan ke dalam, dan kick-off.
Menggunakan data dari kategori tersebut, Arsenal memiliki waktu rata-rata 31,8 detik dan berada di urutan teratas di atas Leicester City.
Bahkan pandit sepak bola asal Inggris, Jamie Carragher, menilai kiper Arsenal David Raya juga 'membantu' strategi dari Mikel Arteta tersebut, dengan banyak jatuh pada situasi tertentu.
"Mourinho selalu terdepan dalam hal mencoba mendapatkan keuntungan di suatu tempat," terang Carragher di The Overlap.
"Ada satu hal yang saya perhatikan Arsenal lakukan lebih dari siapa pun. Saya tidak tahu apakah statistik mendukung saya (tetapi) menurut saya kiper tersebut lebih sering terjatuh dibandingkan kiper lain dalam situasi tegang."
View this post on Instagram
"Peraturannya adalah seorang penjaga gawang tidak boleh keluar lapangan, jadi itu adalah salah satu hal yang paling diperhatikan oleh staf kepelatihan di Arsenal dibandingkan orang lain. Saya melihat Raya terjatuh dalam situasi penuh tekanan," urainya.
Arief Hadi
16.183
Berita Terkait
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
5 Pemain dari Strasbourg yang Dapat Dibawa Liam Rosenior ke Chelsea
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin