Anggap Perbandingan dengan Kaka Terlalu Berlebihan, Pirlo Tidak Terkesan kepada Paqueta

Lucas Paqueta belum layak dibandingkan dengan Kaka.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 06 Februari 2019
Anggap Perbandingan dengan Kaka Terlalu Berlebihan, Pirlo Tidak Terkesan kepada Paqueta
Lucas Paqueta (Foto: Laman Resmi AC Milan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ada dua pemain yang didatangkan AC Milan di bursa transfer musim dingin 2019, yakni Lucas Paqueta dari Flamengo dan Krzysztof Piatek dari Genoa. Nama yang disebut pertama kerap dibandingkan dengan legenda Rossoneri, Kaka.

Selain sama-sama berasal dari Brasil, Paqueta juga berposisi sebagai gelandang serang. Milan membeli Paqueta dari Flamengo sebesar 35 juta euro dengan harapan dia bisa jadi suksesor Kaka yang pernah memperkuat klub pada medio 2003-2009 dan 2013-14.

Akan tapi perbandingan yang dibuat media dan publik itu tidak membuat Andrea Pirlo terkesima. Legenda Milan lainnya yang bermain di San Siro pada kurun waktu 2001-2011 menilai perbandingan itu terlalu berlebihan.

Saking berlebihannya, Pirlo sampai 'menangis' karena Paqueta dan Kaka dua pemain yang berbeda. Kaka sudah membuktikan dirinya dengan raihan trofi prestisius seperti Serie A dan Liga Champions, sementara Paqueta baru memulai perjalanannya dengan Milan.

Baca Juga:

Cetak Dua Gol Saat Debut di AC Milan, Krzysztof Piatek Predator Andal

Krzysztof Piatek Sang Pembuka Jalan

Mengenal Lucas Paqueta, Rekrutan Teranyar AC Milan

Lucas Paqueta

"Jujur saja, dia (Paqueta) tidak meyakinkan saya. Dia bisa jadi pemain yang bagus, dengan kualitas yang bagus, tapi mungkin dia belum menemukan penampilan terbaiknya," papar Pirlo, dilansir dari Calciomercato.

"Dia tidak membuat saya tergila-gila, khususnya jika mereka (publik dan media) membandingkannya dengan Kaka. Beberapa perbandingan membuat saya menangis. Mari katakan Kaka hal yang berbeda," lanjut pengemas 116 caps dan 13 gol dengan timnas Italia itu.

Pada usia 21 tahun, masa depan Paqueta memang masih panjang. Andai di masa depan pemain kelahiran Rio de Janeiro, 27 Agustus 1997 mampu bertahan di Milan dan meraih trofi-trofi prestisius, perbandingan dengan Kaka bisa jadi relevan.

Kaka (pojok kiri) kala membela AC Milan

"Saya sangat senang, ada banyak kemungkinan baginya di Eropa, tetapi kami memilih Milan karena mereka yakin kualitas teknisnya cocok untuk sepak bola Italia," ucap Eduardo Uram, agen Paqueta.

“Taktik di Serie A akan membuatnya menjadi lebih lengkap. Dia beradaptasi dengan cepat dengan gaya Gattuso.

“Dari pertemuan pertama kami dengan Leonardo dan Maldini, kami bahkan lebih yakin. Mereka memberi saya kesan luar biasa tentang keterlibatannya dalam proyek Milan," pungkasnya.

Tipikal bermain Paqueta sedikit berbeda dari Kaka. Paqueta kuat di kaki kiri, lebih sering memberikan operan kepada rekan setim, dan cenderung tidak mendribel bola melewati lawan. Sedangkan Kaka lebih (direct) dengan keberaniannya mendribel bola melewati lawan.

Breaking News Milan AC Milan Kaka Ricardo Kaka Lucas Paqueta Gennaro Gattuso Andrea Pirlo

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Basket
Naik Peringkat di Asian Games 2026 Jadi Modal Timnas Basket Putri Pertahankan Emas SEA Games 2027
Tim Basket Putri Indonesia finis di peringkat 6 Asian Games 2026. Ayu Sriartha bangga dan menjadikan hasil ini modal mempertahankan emas SEA Games 2027.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Naik Peringkat di Asian Games 2026 Jadi Modal Timnas Basket Putri Pertahankan Emas SEA Games 2027
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, Joey Pelupessy Yakin Atmosfer GBK Bakal Pecah
Joey Pelupessy antusias menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia berharap SUGBK dipenuhi suporter dan atmosfer laga Derby Serumpun makin luar biasa.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, Joey Pelupessy Yakin Atmosfer GBK Bakal Pecah
E-sports
Cara Menonton dan Link Streaming Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026
Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026! Simak jadwal, jam tayang, cara nonton, dan link streaming pertandingan di Vidio.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026
Lainnya
Herlin Aprilin Lali Bidik Olimpiade 2028 Usai Raih Perunggu Asian Games 2026
Herlin Aprilin Lali menjadikan medali perunggu Asian Games 2026 sebagai motivasi untuk mengejar tiket Olimpiade 2028 sekaligus membidik emas.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Herlin Aprilin Lali Bidik Olimpiade 2028 Usai Raih Perunggu Asian Games 2026
Berita
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Dewa United Jawara Cup 1 2026 berakhir di Lebak. Alfatih FC menjadi juara setelah bersaing dengan 32 tim dari berbagai daerah di Banten.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Timnas
Thom Haye Tak Sabar Hadapi Malaysia: Indonesia vs Harimau Malaya Selalu Spesial
Thom Haye tak sabar menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang Timnas Indonesia itu menyebut rivalitas Indonesia vs Malaysia sangat spesial.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Thom Haye Tak Sabar Hadapi Malaysia: Indonesia vs Harimau Malaya Selalu Spesial
Jadwal
Cara Menonton Serbia vs Belanda Secara Gratis, Live Sebentar Lagi di Sini!
Serbia vs Belanda di UEFA Nations League 2026 live RCTI malam ini. Simak jadwal, cara menonton, link streaming, prediksi lineup, dan H2H.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Cara Menonton Serbia vs Belanda Secara Gratis, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Jelang Derby Serumpun, Pelatih Timnas Indonesia Sebut Malaysia sebagai Ancaman
John Herdman menyebut Malaysia sebagai ancaman Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan menyiapkan penyesuaian taktik untuk laga di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Jelang Derby Serumpun, Pelatih Timnas Indonesia Sebut Malaysia sebagai Ancaman
Timnas
Singgung Rivalitas, Pemain Naturalisasi Baru Malaysia Bakal Habis-habisan Lawan Timnas Indonesia
Striker Malaysia, Bergson, menyebut duel kontra Timnas Indonesia seperti Brasil vs Argentina. Ia bertekad tampil habis-habisan di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Singgung Rivalitas, Pemain Naturalisasi Baru Malaysia Bakal Habis-habisan Lawan Timnas Indonesia
Timnas
Termasuk Emil Audero, 3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan Malaysia
John Herdman mengungkap kondisi Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen jelang Timnas Indonesia menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Termasuk Emil Audero, 3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan Malaysia
Bagikan