Analisis

Analisis Starting XI Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Didominasi pemain keturunan.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 21 Desember 2023
Analisis Starting XI Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Starting eleven Timnas Indonesia kontra Argentina, pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6). (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 29 pemain dipersiapkan untuk membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 Qatar, 12 Januari sampai 10 Februari 2024.

Seluruh pemain mengikuti pemusatan latihan di Turki pada 20 Desember 2023 sampai 6 Januari 2024. TC ini sebagai persiapan akhir menuju Piala Asia 2023.

Di sana, Skuad Garuda menjalani uji coba melawan Libya pada 2 dan 5 Januari 2024. Dan uji coba terakhir digelar di Qatar pada 9 Januari 2024, melawan Iran.

Baca Juga:

Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia, Irak Geber Persiapan Mulai 2 Januari

Shin Tae-yong Akan Coret Dua Pemain Setelah TC Timnas di Turki

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memboyong 11 pemain abroad dari 28 nama yang dipanggil. Dari 28 pemain, Shin Tae-yong hanya membawa 26 penggawa ke Qatar. Artinya ada dua pemain yang dicoret.

23 pemain nantinya yang diperbolehkan masuk ke skuad untuk pertandingan. Dua pemain sebagai cadangan di luar Daftar Susunan Pemain (DSP).

Meski begitu, dari 28 pemain ini, sudah terlihat bentuk kerangka Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023. Untuk itu, BolaSkor.com akan menganalisisnya, berikut ulasannya:

Shin Tae-yong kerap menggunakan formasi 4-4-2 yang bertransformasi jadi 4-3-3 ketika menyerang, saat bertemu tim sepadan. Namun, kalau bertemu tim kualitas di atas Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menggunakan formasi 5-3-2 yang bertransformasi 3-5-2 ketika memainkan ball possessions dan menyerang.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

1. Penjaga Gawang

Ernando Ari Sutaryadi

Ernando Ari Sutaryadi. (PSSI)

Posisi penjaga gawang nampaknya jatuh ke tangan kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi. Kiper berusia 21 tahun itu langganan masuk Timnas Indonesia Senior dan U-23 di era Shin Tae-yong.

Ernando menjadi penjaga gawang utama di pertandingan terakhir Timnas Indonesia, saat mengalahkan Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ia juga turun saat Timnas Indonesia menghadapi Argentina di Jakarta beberapa bulan lalu. Di Liga 1, Ernando sudah bermain sebanyak 13 kali dan mencatatkan dua cleansheet.

2. Belakang

Jordi Amat/Elkan Baggott

Rizky Ridho

Justin Hubner

Aksi Justin Hubner bersama Timnas Indonesia U-20. (PSSI)

Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Justin Hubner nampaknya jadi pilihan Shin Tae-yong di lini belakang. Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho memang kerap diturunkan dalam pertandingan-pertandingan Timnas Indonesia.

Keduanya memiliki kemampuan build up yang baik, dan membaca pergerakan lawan dan arah datangnya bola yang bagus. Namun, Jordi Amat kerap kelelahan dan kurang fokus. Posisinya bisa digantikan Elkan Baggott di awal atau pertengahan babak kedua.

Sedangkan, Justin Hubner merupakan pemain anyar naturalisasi. Pemain Wolverhampton Wanderes ini diprediksi bakal langsung mengisi posisi starting eleven/

3. Fullback or Winger

Asnawi Mangkualam/Sandy Walsh

Shayne Pattynama/Pratama Arhan/Yakob Sayuri

Aksi Asnawi Mangkualam saat Timnas Indonesia melawan Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6). (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

Asnawi Mangkualam diprediksi mengisi posisi sayap pos kanan. Kapten Timnas Indonesia itu bakal bermain menjadi fullback ketika bertahan, dan winger saat menyerang. Posisinya bisa bergantian dengan Sandy Walsh.

Begitupun Shayne Pattynama yang mengisi sayap pos kiri. Posisinya bisa bergantian dengan Pratama Arhan. Tugasnya sama seprti Asnawi.

4. Tengah

Ivar Jenner

Marc Klok/Sandy Walsh/Ricky Kambuaya

Marselino Ferdinan/Adam Alis

Aksi Marselino Ferdinan saat Timnas Indonesia kontra Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6). (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

Posisi lini tengah satu tempat pasti didapatkan Ivar Jenner. Pemain Jong Utrecht ini merupakan stylist lini tengah. Mengatur tempo permainan, dan jadi otak lini tengah, sambil mengambil kesempatan bergerak shooting dari lini kedua.

Ivar bakal di back-up Marc Klok, namun posisinya bakal sering diganti oleh Sandy Walsh atau Ricky Kambuaya. Kedua pemain ini memiliki fisik yang lebih baik ketimbang Klok.

Marselino Ferdinan menjadi aktor untuk bergerak bebas di sepertiga pertahanan lawan. Ia bertindak sebagai 'Lionel Messi'. Posisinya bisa di-back-up Adam Alis yang memiliki karakter sama.

5. Depan

Dimas Drajad/Ramadhan Sananta/Hokky Caraka

Rafael Struick/Saddil Ramdani/Egy Maulana Vikri/Witan Sulaeman/Dendy Sulistyawan

Aksi Dimas Drajad saat Timnas Indonesia melawan Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6). (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

Lini depan memiliki banyak opsi untuk diutak-atik oleh Shin Tae-yong. Kemungkinan satu pemain bertindak sebagai goal greater, satu lebih menjemput bola dengan pergerakan.

Urusan goal greater nampaknya satu nama yang menjadi starting adalah Dimas Drajad. Ia merupakan penyerang lokal tersubur di Liga 1.

Posisinya bisa di-back-up Ramadhan Sananta atau Hokky Caraka. Ketiganya memiliki tipikal sama.

Sedangkan yang menemani Dimas adalah Rafael Struick. Pemain ADO Den Haag tersebut memainkan peran menjemput bola dan melakukan pergerakan. Posisinya bisa di-back-up Saddi Ramdani, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, atau Dendy Sulistyawan.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Timnas Indonesia Shin Tae-yong Piala Asia Piala Asia 2023 Breaking News
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.377

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan