Analisis Skema Repsol Honda Musim 2022: Mengganti Marquez dengan Marquez

Strategi paling masuk akal adalah menggati Marc Marquez dengan Alex Marquez.
Andhika PutraAndhika Putra - Jumat, 19 November 2021
Analisis Skema Repsol Honda Musim 2022: Mengganti Marquez dengan Marquez
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Keterpurukan Repsol Honda tampaknya tidak akan berhenti begitu saja di musim ini. Tim yang dikomandoi Alberto Puig ini akan mengalami nasib serupa di musim 2022.

Bagaimana tidak? Hingga saat ini ujung tombak tim, Marc Marquez belum menunjukkan perubahan apapun. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu masih dilanda cedera diplopia.Hal ini diperparah dengan cedera di tangan yang belum kunjung sembuh.

Meskipun seandainya keadaan Marquez membaik, belum tentu akan langsung diturunkan Repsol Honda di permulaan musim 2022. Terlalu berisiko bagi Repsol Honda untuk membawa kembali Marquez ke lintasan balap.

Hal ini tentunya menjadi masalah krusial bagi Repsol Honda. Tim tersebut dapat mengalami nasib serupa seperti musim 2021. Bahkan mungkin saja dapat lebih buruk. Satu-satunya pembalap yang bisa diandalkan hanya Pol Espargaro.

Melihat ini, ada satu skema darurat yang mungkin akan dilakukan Repsol Honda. Mereka akan merekrut kembali Alex Marquez ke tim pabrikan. Pasalnya adik dari Marc Marquez itu memiliki pengalaman mengendarai motor Repso lHonda.

Alex pernah membela Repsol Honda pada 2020. Namun, karena dinilai kurang maksimal, Repsol Honda akhirnya menggeser Alex ke tim satelit, LCR Honda. Dengan kondisi darurat seperti itu ada kemungkinan Repsol Honda akan memanggilnya kembali untuk menggantikan posisi Marquez.

Lalu, bagaimana dengan posisi yang ditinggalkan Alex? Repsol Honda dapat menggunakan jasa Iker Lecuona. Pada akhir musim ini pembalap asal Spanyol itu resmi meninggalkan KTM karena kontraknya tidak lagi diperpanjang.

Bukan tanpa alasan Lecuona menjadi sosok yang digadang-gadang masuk LCR Honda. Pasalnya Lecuona telah dikontrak Honda untuk menjadi pembalap World Superbike 2022. Bisa saja karena keadaan darurat ini, Honda mengganti skemanya agar Lecuona mengisi posisi kosong di tim satelitnya.

Namun, semua ini tergantung dari kondisi Marquez. Jika ternyata The Baby Alien dinilai dapat tampil, Repsol Honda tidak segan akan langsung menurunkannya. Karena bagaimanapun, saat ini Marquez menjadi penentu arah pengembangan mesin motor RC213V. Nasib Repsol Honda sangat bergantung dengan kehadiran pembalap berusia 28 tahun itu.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Marc marquez Alex Marquez
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Persib Bandung menang 2-0 atas Malut United di Stadion GBLA, Jumat (6/2) malam.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Hasil akhir
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal kalah adu penalti dari Iran dengan skor 5-4 (5-5), pada laga final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam WIB.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil akhir
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Manchester United memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-25 Premier League 2025-2026 di Stadion Old Traffrod.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Berikut adalah jadwal siaran langsung dan link streaming pertandingan Premier League antara Arsenal United melawan Sunderland.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Spanyol
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Bintang Barcelona Lamine Yamal menyebut LaLiga sebagai kompetisi tersulit karena persaingan menjadi juara acap terjadi hingga pekan terakhir.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Ragam
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
6 Februari 1958 merupakan tanggal kelam dalam sejarah sepak bola dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
Spanyol
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Barcelona resmi mengikat gelandang serang Fermin Lopez dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga 2031.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Liga Dunia
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan belum bisa langsung melakoni debutnya bersama Ajax Amsterdam akhir pekan ini.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Fakta dan statistik menarik yang perlu diketahui jelang duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea pada pekan ke-25 Premier League.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Basket
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Pelita Jaya resmi mengikuti jejak Persija Jakarta usai menggandeng PAM Jaya sebagai sponsor.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Bagikan