Analisis Pep Guardiola soal Kekuatan Liverpool
BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai lini belakang Liverpool sangat kuat. Selain itu, Guardiola menganggap kelemahan The Reds pada sektor depan telah sirna.
Manchester City akan kedatangan Liverpool dalam pertandingan pekan ke-21 Premier League 2018-2019, di Stadion Etihad, Jumat (4/1) dini hari WIB. Di atas kertas, Liverpool dalam sisi yang lebih baik karena belum pernah terkalahkan di Premier League. Sementara itu, The Citizens selaku juara bertahan berjarak tujuh poin dari Si
Merah.
Guardiola meyakini Liverpool akan memberikan perlawanan kuat. Apalagi, Mohamed Salah dan kawan-kawan dianggap sudah menemukan formasi terbaik.
"Mereka solid di belakang. Dalam pertandingan posisional ketika lawan bertahan, mereka punya masalah di lini depan. Namun sekarang mereka mampu menyerang dengan sangat baik," ujar Guardiola seperti dilansir Goal.
"Dalam masa transisi mereka sangat bagus. Saat tendangan bebas mereka adalah tim yang baik. Jadi, Liverpool adalah tim yang bisa mengendalikan semua area."
Baca juga:
Prediksi Starting XI Manchester City Vs Liverpool: De Bruyne dan Xhaqiri Jadi Cadangan
Manchester City Vs Liverpool: Duel Kiper Samba, Komparasi Ederson Vs Alisson
"Di depan mereka memainkan pemain yang sama, namun di tengan sedikit berubah terutama di belakang. Mereka telah mengubah banyak pemain di belakang. Selain itu, mereka sudah mengenal satu sama lain, mereka sudah empat atau lima musim bersama."
Guardiola tak ingin para pemain Man City masuk ke dalam lapangan dengan memikirkan selisih kedua tim di klasemen. Menurut eks pelatih Barcelona tersebut, hal itu dapat menimbulkan efek negatif.
"Anda harus lakukan pengendalian diri. Masalahnya Anda berada di belakang, yang dalam karier saya berkali-kali, adalah Anda hanya memikirkan apa yang terjadi pada tim-tim di depan Anda. Setelah itu, Anda akan melupakan apa yang harus dilakukan," papar Guardiola.
"Itu adalah kesalah besar. Setelah itu terjadi, Anda tidak dapat mengejarnya. Itu tidak mungkin. Pada Kamis nanti kami memiliki kesempatan memangkas tiga poin dan tidak akan membiarkan mereka melakukannya," timpalnya.
"Akan tetapi, setelah itu, jika Anda berpikir mereka harus kalah dalam pertandingan tersebut, namun tidak melakukan pekerjaan Anda, itu sama saja Anda sudah berakhir," kata Guardiola.
Johan Kristiandi
18.336
Berita Terkait
Kerendahan Hati Hector Souto Usai Bawa Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan