Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Analisis: Kelebihan dan Kekurangan Bali United Menuju Lanjutan Liga 1 2020

Bali United bisa dibilang sebagai tim paling lengkap menuju lanjutan kompetisi Liga 1 2020. Masih ada kekurangan dalam perjalanan menuju laga pertama
Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 23 September 2020
Analisis: Kelebihan dan Kekurangan Bali United Menuju Lanjutan Liga 1 2020
Latihan Bali United di Lapangan Trisakti, Legian, Badung, Senin (3/8). (Bali United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bali United bisa dibilang sebagai tim paling lengkap menuju lanjutan kompetisi Liga 1 2020. Namun bukan berarti skuat besutan Stefano Cugurra sudah sempurna. Masih ada kekurangan dalam perjalanan menuju laga pertama lawan TIRA-Persikabo di Bantul, 4 Oktober 2020.

Bali United tak kekurangan kekuatan pada musim ini. Tak ada satu pun pemain andalan yang hengkang ke klub lain. Selain itu, kehadiran enam pemain baru membuat Bali United semakin lengkap.

Dari sisi dukungan pendanaan, Bali United juga tak kekurangan. PT Bali Bintang Sejahtera selaku pemilik dan pengelola Bali United punya cukup dana untuk menyokong kebutuhan tim, meski saat ini dalam fokus menggarap komplek latihan di kawasan Pantai Purnama, Bali.

Baca Juga:

Jefferson Ungkap Alasan Bertahan di Persik Kediri

David da Silva Dipastikan Kembali, Persebaya Tampil dengan Komposisi Asing Lengkap

Berikut analisis Bolaskor.com dalam membedah kelebihan dan kekurangan Bali United menuju Liga 1 2020:

Kelebihan - Skuat Super Bintang

Dari sektor penjaga gawang, mereka punya Wawan Hendrawan yang tampil cemerlang di Liga 1 2019. Sebagai pesaing Wawan, ada Nadeo Argawinata yang jadi langganan Timnas Indonesia. Masih ada pula nama eks Persebaya Surabaya, Samuel Reimas.

Kekuatan lini belakang lebih dahsyat lagi. Di posisi bek kanan ada Dias Angga, I Made Andhika Wijaya, dan Gavin Kwan Adsit. Di sektor kiri ada Ricky Fajrin dan Michael Orah. Lima pemain ini punya kualitas sebagai pemain utama.

Sesi latihan Bali United. (Bali United)

Lalu di posisi bek tengah ada Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Haudi Abdillah, dan Gunawan Dwi Cahyo. Musim lalu bek tengah jadi salah satu kunci tangguhnya pertahanan Bali United. Rotasi berjalan lancar karena setiap pemain punya kualitas.

Sektor sayap sangat dahsyat. Ada Melvin Platje dan Stefano Lilipaly yang jadi langganan tim utama. Sebagai pelapis ada nama M Rahmat, Yabes Roni Malaifani dan Fahmi Al Ayyubi.

Lalu sektor gelandang bertahan ada Brwa Nouri, Hariono, dan M Taufiq. Kinerja lini tengah didukung Paulo Sergio, Fadil Sausu, Sidik Saimima, dan Kadek Agung Widnyana. Selalu ada opsi ketika terjadi kebuntuan.

Di sektor depan, Ilija Spasojevic kini tak sendirian. Ada Lerby Eliandry yang siap jadi pelapis ketika Spaso menemui kebuntuan. Masih ada pula penyerang yang dicoret Timnas Indonesia U-19, Kadek Dimas Satria.

Kelebihan - Pelatih dan Manajemen Berkualitas

Dari sisi pemain lengkap, tim kepelatihan juga tak ada pergantian. Stefano Cugurra masih dibantu Eko Purdjianto, Yogi Nugraha dan Andrew Petterson. Manajerial juga tak kalah mengkilap. Ini dibuktikan dengan berhasilnya proses renegosiasi kontrak.

Persiapan tim pun sudah dilakukan sejak 3 Agustus lalu. Ada waktu cukup panjang bagi Bali United memanaskan mesin setelah lima bulan tanpa kegiatan bersama. Kondisi fisik pemain dinilai sudah kembali. Waktu sepekan lebih akan dimanfaatkan untuk mematangkan taktik.

Baca Juga:

Bursa Transfer Dibuka, Arema FC Berpeluang Rombak Pemain Asing

Carlos Carvalho Tak Gentar dengan Tingginya Tekanan Aremania

Manajemen bisa memberikan fasilitas bagus dalam latihan. Tak sekadar mendukung kesiapan tim, namun juga keselamatan pemain. Protokol kesehatan diterapkan di lapangan. Selain itu, semua awak tim rutin melakukan tes virus corona.

Kekurangan - Tanpa Uji Coba

Namun, Bali United berbeda dengan tim lain. Stefano Cugurra memutuskan untuk tak melakukan uji coba. Teco, sapaan akrabnya, pilih melakukan game internal, ketimbang mengambil risiko kesehatan saat uji coba.

Di satu sisi, ini baik ketika membentengi pemain dari potensi terpapar virus corona. Namun, di sisi lain para pemain sudah tidak bertanding sejak 16 Maret 2020 lalu. Tentu suasananya berbeda ketika bertanding melawan rekan setim dengan tim berbeda.

Persija Jakarta, TIRA-Persikabo, Persib Bandung, Arema FC, Madura United, dan tim-tim lain sudah uji coba. TIRA-Persikabo yang jadi lawan pertama malah sudah uji coba tiga kali. Ada potensi Bali United perlu waktu untuk nge-gas dalam kompetisi.

Stadion Sultan Agung Bantul jadi markas Bali United. (LIB)

Kekurangan - Menjadi Perantau di Yogyakarta

Bali United bersama tim-tim luar Pulau Jawa serta Persija Jakarta tidak akan bermain di kandangnya. Bali United, PSM Makassar, dan Persija bermarkas di Bantul. Sementara Persiraja Aceh, Borneo FC, dan Barito Putera di Sleman. Lalu Persipura Jayapura memilih di Malang.

Bagi Teco dan sebagian eks Persija, tampil di luar kandang bukan pengalaman pertama. Mereka pernah jadi tim nomaden pada 2017-2018 lalu. Terbukti pada 2018, mereka bisa menjadi juara meski kerap berkandang di Bantul.

Baca Juga:

Masih Mencari Stadion, Persebaya Berencana Tukar Status Pertemuan dengan Arema FC

Komisaris Persib Beberkan Ancaman Hukuman jika Suporter Tetap Memaksa Datang ke Stadion

Namun bagi mayoritas skuat Bali United, ini jadi pengalaman baru. Menjadi sebuah tantangan ketika dalam waktu lama tidak bertanding di Bali. Terlebih bagi para pemain yang biasa membawa keluarganya tinggal di Bali, mereka harus berpikir untuk tak bertemu setiap hari atau membawa keluarganya ke Yogyakarta. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)

Bali United Liga 1 Breaking News Stadion sultan agung Stefano Cugurra

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan