Analisis: Kecerdikan Mourinho, Kelalaian Arsenal, dan De Gea
Bolaskor.com - Sebelum laga Arsenal versus Manchester United digelar, muncul pertanyaan apakah Jose Mourinho akan kembali bermain bertahan atau yang akrab disebut parkir bus? Pertanyaan yang wajar karena memang itu yang acap diterapkan Mourinho pada aga tandang menghadapi lawan kuat.
Taktik ini yang membuat Mourinho gagal memetik kemenangan dalam 11 laga tandang terakhir menghadapi klub penghuni enam besar klasemen alias "the big six". Namun sebelum pertarungan manajer Arsenal Arsene Wenger mengatakan dia percaya kali ini Mourinho tidak akan memarkir bus di depan gawang MU.
Dan, pendapat Wenger ternyata tepat. Saat laga dimulai MU langsung melakukan tekanan di area pertahanan Arsenal dan menerapkan garis pertahanan tinggi. Gebrakan Setan Merah berjalan efektif dan instan.
MU berhasil mencetak dua gol yang merupakan hasil dari tekanan yang mereka lakukan. Tekanan yang memaksa pemain Arsenal membuat kesalahan fatal, seperti yang dilakukan Mustafi.
Sementara itu kubu Arsenal terlihat seperti terkejut dan tak siap menghadapi tekanan pemain-pemain MU. Bermain dengan penguasaan bola justru menjadi petaka kala pemain lalai dan kehilangan bola di zona berbahaya. Dan, para penyerang MU pun seakan sudah dipersiapkan untuk membuat pemain Arsenal lalai dan memanfaatkan setiap kesalahan yang dibuat.
Mourinho secara jitu membaca kelemahan Arsenal khususnya barisan pertahanan yang acap gugup saat mendapatkan tekanan. Setelah menuai dua gol, Mourinho sudah pun sudah menyiapkan timnya meladeni tekanan menggebu Arsenal.
Nemanja Matic secara konsisten berada di posisi yang tepat untuk meredam serangan Arsenal. Matic menjalankan perannya sebagai gelandang bertahan secara solid yang membuat Paul Pogba bisa membantu menyerang. Hasilnya saat Pogba menjadi penyuplai gol kedua Jesse Lingard.
Namun tentu saja, kemenangan MU di Emirates tak akan bisa didapat tanpa adanya sosok David de Gea di bawah mistar. Ya, tak pelak lagi De Gea adalah penyelamat MU pada laga ini. Aksi 14 penyelamatannya bernilai tiga poin buat MU. Usai laga, Mourinho dirinya baru saja menjadi saksi penampilan terbaik dari seorang kiper.
Ya, kombinasi taktik cerdik Mourinho, kelalain pemain Arsenal, dan kegemilangan De Gea menyumbang tiga poin bagi MU.
Yusuf Abdillah
9.976
Berita Terkait
Diejek, Lisandro Martinez Tantang Legenda Manchester United untuk Mendatangi Rumahnya
Victor Osimnhen Diyakini Bakal Bersedia Gabung Manchester United
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Klasemen Terkini Premier League 2025/2026: Manchester United Dekat Zona Liga Champions, Arsenal Unggul Tujuh Poin
Tak Banyak Cari Alasan, Pep Guardiola Akui Manchester City Layak Kalah di Derby Manchester
Statistik dari Kemenangan 2-0 Manchester United di Derby Manchester: xG Terendah dan Terburuk The Citizens
Hasil Premier League: Manchester United Hantam Manchester City 2-0, Awal Apik Carrick
Michael Carrick: Komentar Mantan Pemain Manchester United Tidak Relevan