Analisis Jurgen Klopp soal Perbandingan Mo Salah Vs Cristiano Ronaldo

Jurgen Klopp berbicara mengenai perbandingan publik antara Mohamed Salah dengan Cristiano Ronaldo.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 22 Oktober 2021
Analisis Jurgen Klopp soal Perbandingan Mo Salah Vs Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Menjelang North West Derby antara Manchester United melawan Liverpool di pekan sembilan Premier League, Minggu (24/10) pukul 22.30 WIB, perbandingan di antara Mohamed Salah dengan Cristiano Ronaldo tak terelakkan lagi.

Membandingkan keduanya dari segi pencapaian dalam karier sepak bola tidaklah tepat, sebab Ronaldo sudah memulai karier terlebih dahulu dan telah melalui masa primanya dengan persaingannya melawan Lionel Messi.

Ronaldo kini telah berusia 36 tahun sementara Mo Salah berumur 29 tahun. Saat ini Mo Salah dalam performa terbaiknya dengan Liverpool, sementara Ronaldo memainkan periode keduanya di United setelah sukses di Man United (periode satu), Real Madrid, dan Juventus.

Raihan trofi Ronaldo sudah melebihi Mo Salah dari lima titel Liga Champions dan raihan lima Ballon d'Or, plus tiga titel Premier League, sedangkan Mo Salah satu titel Liga Champions dan satu Premier League.

Baca Juga:

Alasan Mohamed Salah Layak Menangi Ballon d'Or 2021

Cristiano Ronaldo: Sifat Asli Manchester United Tak Pernah Menyerah

Manchester United 3-2 Atalanta: Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik

Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo

Menilik fakta-fakta tersebut Klopp enggan terlibat dalam perdebatan di antara keduanya, tapi Klopp menganalisis sedikit satu titik yang menjadi kelebihan Mo Salah.

"Mengapa kita harus membandingkannya (Ronaldo dan Salah)? Keduanya adalah pemain kelas dunia. Kaki kiri Mo mungkin lebih baik. Cristiano sedikit lebih baik di udara dan dengan kaki kanan. Keduanya cukup cepat dan sangat ingin untuk mencetak gol," tutur Klopp dilansir dari Mirror.

Perbandingan itu terjadi dan semakin panas sejak Klopp menuturkan, beberapa waktu lalu, bahwa Mo Salah pemain terbaik dunia saat ini usai kemenangan 5-0 Liverpool atas Watford.

"Ayolah, siapa yang lebih baik darinya? Kita tidak perlu membicarakan apa yang telah dilakukan (Lionel) Messi dan Ronaldo untuk sepak bola dunia dan dominasi mereka, tetapi saat ini, dia (Mo Salah) yang terbaik," kata Klopp.

Komentar Klopp itu juga memicu perdebatan di antara pandit sepak bola. Legenda Liverpool, Jamie Carragher dan Ian Rush setuju dengan pendapatnya, tapi tidak dengan Thierry Henry yang melihat Salah belum jadi yang terbaik karena masih ada Robert Lewandowski dan Karim Benzema.

“Gol-gol yang dia cetak saat ini sangat bagus. Tapi bagaimana Anda bisa melupakan Lewandowski? Bagaimana Anda bisa melupakan Benzema? Bagaimana Anda bisa lupa melakukannya di level nasional juga?" cetus Henry.

“Saat ini, dia sedikit kesulitan dengan Mesir. Itu tidak mudah. Tapi dia belum melakukannya di sana. Tapi gol-gol itu hebat. Saya suka Salah. Tapi dia belum jadi yang terbaik."

“Apakah dia pemain terbaik saat ini di Premier League? Jelas. Pada performa saat ini, apakah Anda tidak menempatkan Benzema di sana sekarang, dengan cara dia bermain? Apa yang dia lakukan untuk Prancis dan di Piala Eropa? Untuk saya itu tidaklah jelas."

"Inilah mengapa Benzema berada di depan karena dia telah menjadi pemain yang lengkap, dengan gol untuk waktu yang lama. Salah menjadi pemain yang bagus, bukan hanya pencetak gol yang hebat," urai Henry.

Breaking News Premier League Liverpool Manchester United Cristiano Ronaldo Mohamed salah

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti berharap Neymar bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak saat menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Lainnya
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Kemenangan atas Korea Selatan tak hanya membuat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026 untuk pertama kali, tetapi juga menjadi balas dendam yang sempurna.
BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Piala Dunia
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Melawan Spanyol, bek senior Austria David Alaba menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Liga Indonesia
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Bosnia, Stjepan Loncar. Negosiasi dengan NK Istra 1961 masih berlangsung dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 29 Juni 2026
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Inggris
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Chelsea tertarik merekrut Granit Xhaka. Gelandang Swiss itu ingin kembali ke London dan bereuni dengan Xabi Alonso pada musim panas 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Inggris
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Brighton mencapai kesepakatan merekrut Pascal Struijk dari Leeds United senilai 20 juta poundsterling. Bek keturunan Indonesia segera merapat ke The Seagulls.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Bagikan