Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Analisis di Balik Rekor Fantastis Penalti Sergio Ramos

Kapten dan bek Real Madrid Sergio Ramos punya rekor bagus mencetak gol penalti.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 09 Juli 2020
Analisis di Balik Rekor Fantastis Penalti Sergio Ramos
Sergio Ramos punya rekor penalti yang bagus (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Menorehkan total 12 gol dari 41 laga di seluruh kompetisi - 10 di LaLiga - jelas menjadi capaian fantastis bagi bek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos mengingat tugas utamanya adalah bukan untuk mencetak gol.

Di antara gol-gol itu selain dari situasi bola mati, tendangan bebas, kebanyakan tercipta melalui titik putih. Rekor pemain berusia 34 tahun dalam menjadi eksekutor sangat hebat: 20 gol beruntun dari titik putih dan hanya gagal sekali dari total 21 penalti.

Bahkan legenda Real Madrid lainnya, Cristiano Ronaldo gagal mencetak 13 gol dari total 92 penalti kala berseragam Madrid dari medio 2009 hingga 2018. Itu artinya Ramos punya persentase gol 95 persen saat mengambil penalti.

Baca Juga:

Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Sergio Ramos Kembali Ukir Pencapaian Pribadi

Sergio Ramos Harus Pensiun di Real Madrid

Gol Tendangan Bebas, Penantian Sergio Ramos Selama Enam Tahun

Sergio Ramos

Marca coba mengulik atau menganalisis rahasia di balik kehebatan Sergio Ramos mengambil penalti. Terakhir Ramos gagal mencetak gol dari penalti terjadi 26 bulan lalu dan setelahnya ia konsisten dan rajin melakukannya. Apa rahasianya?

Sederhana namun sulit dilakukan dalam kenyataannya. Ramos tidak pernah memelajari pergerakan kiper, namun sesaat sebelum ia menendang bola ia melihat ke mana arah atau posisi kiper condong dan Ramos menendangnya ke arah berlawanan.

Pada teorinya itu terlihat mudah dilakukan, tetapi dalam tekanan ketika fans masih hadir di dalam stadion atau di momen krusial menentukan kemenangan tim hal itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Teknik tendangan penalti Ramos hanya bisa dilakukannya karena ia memiliki mentalitas dan pengalaman besar, sebab cara itu juga berisiko jika kiper mampu membaca teknik Ramos dan menghentikannya.

Tanpa pola khusus ketika menendang penalti, entah itu tendangan keras, mendatar ke bawah menuju pojok gawang, Sergio Ramos menjadi mimpi buruk bagi kiper yang kesulitan membaca ke arah mana ia akan menendang bola.

Berkat ketajaman gol dan kelebihan mengeksekusi penalti, Sergio Ramos memimpin Real Madrid ke puncak klasemen LaLiga dan berpeluang memenangi titel dari juara bertahan, Barcelona.

Breaking News Real Madrid Sergio Ramos LaLiga

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Spanyol
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan RB Leipzig untuk memboyong Yan Diomande.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI masih menunggu keputusan Fortuna Sittard terkait izin Justin Hubner bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sumardji berharap sang bek bisa memperkuat Garuda.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Demiane Agustine, gelandang Arsenal berdarah Indonesia, masuk radar John Herdman. Revisi UU Kewarganegaraan membuka peluangnya membela Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Timnas
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Erol Iba mengenang insiden kepala berdarah saat Piala AFF 2007 usai berbenturan dengan Noh Alam Shah. Kini ia yakin Timnas Indonesia mampu juara Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Inggris
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Aston Villa vs Indonesia All Stars pada 1 Agustus 2026 di SUGBK disiarkan langsung ANTV. Simak jadwal kick-off, siaran langsung, dan info skuad terbaru.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Berita
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Kratingdaeng Red Bull Power Race resmi hadir di Indonesia. National Qualifier digelar 10 Oktober 2026 di GBK untuk memperebutkan tiket ke International Final Bangkok.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Liga Indonesia
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Shin Tae-yong santai setelah Persija kalah 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026. STY mengungkap persiapan singkat dan minim latihan taktik jadi kendala.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Liga Indonesia
STY Bela Radovan Pankov Usai Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Persebaya
Shin Tae-yong membela Radovan Pankov usai gol bunuh diri yang membuat Persija kalah 0-1 dari Persebaya. STY menilai kesalahan terjadi karena miskomunikasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
STY Bela Radovan Pankov Usai Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Persebaya
Bagikan