BolaSkor.com - Awan kelabu menghiasi Persib Bandung pada Liga 1 musim 2017. Tim Maung Bandung tidak bisa berbuat apa-apa layaknya kayu yang terhempas aliran sungai.
Persib tak mampu berjuang atau bersaing di papan atas klasemen untuk memperebutkan gelar juara. Juara Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu itu hanya terdampar di posisi ke-13 klasemen akhir Liga 1 dengan raihan 41 poin dari 34 laga.
Di Liga 1 musim 2018, Persib ingin kembali berjuang untuk bisa bersaing di papan atas klasemen, atau bahkan merebut gelar juara yang musim lalu didapat Bhayangkara FC. Salah satu hal yang dilakukan Persib adalah mendatangkan Roberto Carlos Mario Gomez.
Pelatih asal Argentina itu memiliki track record yang mengkilap saat menangani Johor Darul Tazim (JDT) di Liga Super Malaysia. JDT dibawa Mario Gomez menjadi juara Liga Super Malaysia dan Piala AFC di tahun 2015.
Sebetulnya, kedatangan Mario Gomez diprediksi belum mampu mengangkat performa Tim Pangeran Biru nantinya di Liga 1 musim depan. Ada beberapa hal yang harus dilakukan Persib, agar mampu kembali berjaya.
Peremajaan Skuat
Persib Bandung harus memulai peremajaan skuat. Terhitung, hanya segelintir pemain muda yang menghuni skuat Persib saat ini.
Sebut saja hanya Febri Hariyadi, Gian Zola, Henhen Herdiana, dan Billy Keraf yang kerap menjadi andalan Tim Maung Bandung. Satu nama yaitu Puja Abdillah hanya penghias di bangku cadangan.
Sisanya, skuat Persib dihuni oleh pemain-pemain sisaan era kejayaan juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015. Dengan kata lain, Persib harus move on dari era kejayaan tersebut, dengan langkah berani melakukan peremajaan skuat.
Namun, patut juga diperhatikan beberapa pemain era ISL 2014 dan Piala Presiden 2015 harus dipertahankan. Akan tetapi, semuanya dilihat dari skill, kontribusi untuk tim, serta pengalaman. Semuanya dibutuhkan dalam proses peremajaan skuat di Persib Bandung.
Persib Butuh Gelandang Serang Stylish
Persib Bandung membutuhkan gelandang serang stylish. Hal itu merupakan solusi tepat agar Persib bisa kembali ke masa kejayaannya.
Selama berkiprah di Liga 1 2017, Persib tidak mempunyai gelandang serang yang bisa memegang bola dengan lama, dan mengalirkan bola melalui pergerakan-pergerakan yang mumpuni.
Di Liga 1 2017, peran itu dijalankan Raphael Maitimo dan Michael Essien. Akan tetapi, kedua pemain ini sejatinya adalah gelandang jangkar.
Dahulu, Persib punya Makan Konate yang bertugas sebagai geladang serang stylish. Kini, Konate membela Sriwijaya FC di Liga 1 2018. Pemain seperti Konate lah yang dibutuhkan Persib untuk Liga 1 2018.
Perubahan Skema Permainan
Persib Bandung harus mengubah skema permainan. Persib terlihat bermain monoton sepanjang Liga 1 musim 2017.
Gaya permainan Persib yang memakai formasi 4-2-3-1 merupakan taktik lama yang sudah digunakan dalam tiga tahun yang lalu. Artinya, gaya permainan saat Persib menjadi juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.
Kedatangan Mario Gomez diharapkan bisa mengubah gaya permainan Persib, namun tidak menghilangkan ciri khas. Satu hal yang pasti Mario Gomez adalah tipikal pelatih yang disiplin dan menyukai permainan menyerang dengan skema 4-2-3-1 atau 4-3-3.