Alasan Sriwijaya FC Tidak Jadi Rekrut Jebolan Lazio

Lorenzo Pace sempat latihan bersama Sriwijaya FC.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 24 Januari 2018
Alasan Sriwijaya FC Tidak Jadi Rekrut Jebolan Lazio
Lorenzo Pace (tengah) saat latihan bersama Sriwijaya FC. (BolaSkor.com/Dzakira)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sriwijaya FC membatalkan niatannya untuk merekrut mantan gelandang Primavera Lazio dari Italia, Lorenzo Pace. Hal itu menyusul sang pemain belum menuntaskan proses naturalisasinya.

Asisten manajer Sriwijaya FC, Achmad Haris mengatakan, jika Pace masih dalam proses naturalisasi. Sejak awal manajemen Sriwijaya FC sudah menyampaikan kepadanya, dapat bergabung jika sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Kita tahu slot pemain asing di Sriwijaya FC sudah lengkap,” katanya.

Sriwijaya FC sudah punya empat pemain non Asia, Alberto Goncalves (Brasil), Makan Konate (Mali), Mamadou N’Diaye (Mali), dan Esteban Vizcarra (Argentina). Sementara dua pemain Asia, yakni Manucekhr Dzalilov (Tajikistan) dan Yu Hyun-koo (Korea Selatan).

Sementara Pace ini masih tercatat sebagai warga negara Italia. Oleh sebab itulah, untuk saat ini tidak ada tempat bagi pemain jebolan Primavera Lazio itu.

“Dia juga belum bisa memastikan kapan proses naturalisasinya selesai. Jadi dia tidak bisa bersama kita musim ini,” katanya.

Laskar Wong Kito hanya dapat menerima Muhammad Rafif Putra Adri. Gelandang muda ini aman secara administrasi dan juga disebut pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan sesuai dengan kebutuhan tim.

“Rafif sudah kita daftarkan dan memang kita butuhkan,” ucap Ahmad Haris.

Dalam tim, dia mengisi slot pemain U-23. Operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) besar kemungkinan akan kembali memberlakukan regulasi U-23, di mana pada musim lalu, setiap tim harus mempunyai lima pemain dengan tiga di antaranya bermain selama 45 menit. (Laporan Kontributor Dzakira/Palembang)

Sriwijaya fc Lorenzo Pace

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Garudayaksa FC Hajar Sriwijaya FC 7-2, Langkah Promosi ke Super League Makin Dekat
Garudayaksa FC berhasil menang telak 7-2 atas Sriwijaya FC, pada laga pekan ke-10 Championship Indonesia 2025/2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (11/11) malam WIB.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 12 November 2025
Garudayaksa FC Hajar Sriwijaya FC 7-2, Langkah Promosi ke Super League Makin Dekat
Hasil akhir
PSMS Medan Kembali Berjaya di Derbi Sumatra, Sikat Sriwijaya FC Palembang 3-1
Kemenangan atas Sriwijaya FC membawa PSMS Medan naik ke peringkat 2 Grup Barat.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Oktober 2025
PSMS Medan Kembali Berjaya di Derbi Sumatra, Sikat Sriwijaya FC Palembang 3-1
Bagikan