Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Alasan Sesungguhnya di Balik Keputusan Chelsea Pecat Thomas Tuchel

Chelsea memecat Thomas Tuchel pada September 2022.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 10 Maret 2023
Alasan Sesungguhnya di Balik Keputusan Chelsea Pecat Thomas Tuchel
Thomas Tuchel (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pemecatan pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, pada September 2022 di Chelsea masih menyisakan cerita. Fans Chelsea bahkan masih heran dengan keputusan klub dan menilai Tuchel bisa melatih klub saat ini, lebih baik ketimbang Graham Potter.

Pelatih berusia 49 tahun dipecat setelah membawa Chelsea juara Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub serta membawa The Blues mencapai dua final Piala FA. Tuchel memenangi 60 laga dari 100 laganya melatih Chelsea.

Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain (PSG) dipecat pada laga ke-100 ketika Chelsea punya pemilik baru, Todd Boehly.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Chelsea Singkirkan Dortmund, Benfica Unggul Telak

Bersama Graham Potter, Chelsea Berada di Jalur yang Benar

Chelsea Mengulang Tendangan Penalti, Jude Bellingham: Itu Lelucon

Christian Pulisic Disarankan Pergi dari Chelsea

"Atas nama semua orang di Chelsea FC, Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Thomas dan stafnya atas semua upaya mereka selama bersama klub," demikian pernyataan Chelsea pada September lalu.

"Thomas berhak mendapat tempat dalam sejarah Chelsea setelah memenangkan Liga Champions, Piala Super, dan Piala Dunia Antarklub selama waktunya di sini."

"Saat grup kepemilikan baru mencapai 100 hari sejak mengambil alih klub, dan terus bekerja keras untuk memajukan klub, pemilik baru percaya ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan transisi ini."

Performa buruk Chelsea disinyalir jadi alasan Tuchel dipecat dan digantikan dengan Potter tapi nyatanya tidak demikian. Ada faktor lain atau alasan sesungguhnya Chelsea memecat Tuchel.

Sebagaimana dikabarkan media Jerman Bild, mantan istri Tuchel, Sissi, mendapatkan email yang juga menjadi bagian pada persidangan di Munchen terkait perceraiannya. Isi email itu menuturkan kepada Sissi alasan Chelsea memecat Tuchel.

Sissi yang notabene mantan jurnalis di Suddeutsche Zeitung menegaskan apabila para pemain sudah tak lagi respek kepada Tuchel, setelah tim melalui serangkaian hasil buruk, selain itu juga ada beberapa kasus di luar lapangan yang misterius dan menjadi alasan Chelsea memecatnya.

Apapun itu nasi telah menjadi bubur dan Chelsea tak lagi dilatih Tuchel. Malah saat ini Tuchel dikabarkan melatih klub yang pernah diidolakannya, Tottenham Hotspur, setelah Antonio Conte gagal membawa klub lolos ke delapan besar Liga Champions.

Thomas Tuchel Chelsea

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Geovany Quenda mengincar trofi setelah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Chelsea.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Inggris
Manchester United Sukses Membajak Andrey Santos dari Chelsea
Manchester United dikabarkan mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk merekrut Andrey Santos. Simak nilai transfer, klausul bonus, dan update Ederson.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Manchester United Sukses Membajak Andrey Santos dari Chelsea
Inggris
Manchester United Jajaki Peluang Rekrut Gelandang Chelsea, Andrey Santos
Manchester United menjajaki peluang merekrut Andrey Santos dari Chelsea. Negosiasi masih tahap awal dan transfer bergantung pada harga sang gelandang.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Manchester United Jajaki Peluang Rekrut Gelandang Chelsea, Andrey Santos
Spanyol
Pernyataan Resmi Real Madrid Terkait Rumor Transfer Enzo Fernandez
Real Madrid resmi membantah rumor transfer Enzo Fernandez. Los Blancos menegaskan tidak pernah bernegosiasi dengan Chelsea untuk merekrut gelandang Argentina.
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Pernyataan Resmi Real Madrid Terkait Rumor Transfer Enzo Fernandez
Piala Dunia
Strategi Khusus Inggris untuk Menangani Gangguan dari Suporter Tuan Rumah
Inggris menyiapkan strategi khusus menghadapi gangguan suporter Meksiko dan tantangan ketinggian Stadion Azteca jelang 16 besar Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Strategi Khusus Inggris untuk Menangani Gangguan dari Suporter Tuan Rumah
Piala Dunia
Thomas Tuchel, Stadion Azteca, dan Kenangan Piala Dunia 1986
Thomas Tuchel mengenang Piala Dunia 1986 dan gol Tangan Tuhan Maradona jelang Inggris menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada 16 besar Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Thomas Tuchel, Stadion Azteca, dan Kenangan Piala Dunia 1986
Italia
Inter Milan Serius Memburu Trevoh Chalobah dan Anan Khalaili
Inter Milan terus aktif di bursa transfer musim panas dengan memburu Trevoh Chalobah dan Anan Khalaili. Nerazzurri dikabarkan siap menggelontorkan dana besar demi memperkuat skuad.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Inter Milan Serius Memburu Trevoh Chalobah dan Anan Khalaili
Piala Dunia
Inggris vs Meksiko di 16 Besar, Thomas Tuchel Bahas Rintangan Bermain di Azteca
Thomas Tuchel mengakui Inggris akan menghadapi tantangan besar saat melawan Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 02 Juli 2026
Inggris vs Meksiko di 16 Besar, Thomas Tuchel Bahas Rintangan Bermain di Azteca
Inggris
Gabung Manchester City, Enzo Maresca Minta Maaf ke Chelsea, dan The Blues juga Menerima Kompensasi
Manchester City resmi merekrut Enzo Maresca dari Chelsea. The Blues menerima kompensasi, sementara Maresca menyampaikan permintaan maaf.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Gabung Manchester City, Enzo Maresca Minta Maaf ke Chelsea, dan The Blues juga Menerima Kompensasi
Piala Dunia
Hadapi Kongo, Thomas Tuchel Punya Pesan Peringatan untuk Inggris
Thomas Tuchel meminta Inggris fokus menghadapi Kongo di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan tak memikirkan calon lawan berikutnya.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Hadapi Kongo, Thomas Tuchel Punya Pesan Peringatan untuk Inggris
Bagikan