Alasan PSSI Ingin Timnas U-19 Dibagi Tiga Kelompok
BolaSkor.com - Timnas Indonesia U-19 sudah menyelesaikan pemusatan latihan atau training center (TC) tahap pertama, jelang Piala AFF U-18 2018. Dalam TC kali ini, Timnas U-19 menutupnya dengan dua laga uji coba, yakni menghadapi Persis Solo dan PSS Sleman.
Sayang, Timnas U-19 tidak memperoleh kemenangan. Timnas U-19 menelan kekalahan 0-3 dari Persis Solo, pada laga uji coba di Stadion Manahan, Solo, awal pekan kemarin. Selanjutnya, Egy Maulana Vikri dkk. menelan kekalahan dalam laga uji coba keduanya di bulan Juni. Kali ini, Timnas U-19 takluk dari PSS Sleman dengan skor 0-2, pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (2/6) malam WIB lusa kemarin.
Hasil ini tentu akan dievaluasi PSSI yang diwakili Direktur Teknik Danurwindo beserta jajaran pelatih Timnas U-19. Nantinya, Timnas U-19 bakal dibagi dalam tiga kategori kelompok.
"Timnas U-19 memiliki pemain ada yang reguler main di tim Liga 1, ada yang hanya sebagai pemain pengganti saja atau jarang main, dan ada yang belum mempunyai klub. Dari ketiga kategori pemain ini, pasti memiliki fisik yang berbeda-beda. Tentu PSSI ingin nantinya progam dari om Danurwindo dan coach Indra Sjafri, solusinya bisa menyamakan fisik para pemain," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.
Di tahun ini, Timnas U-19 mengikuti dua ajang turnamen bergengsi. Timnas U-19 pertama akan mengikuti Piala AFF U-18 di Sidoarjo pada 4-14 Juli 2018. Kemudian menghadapi Piala Asia U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November 2018.
Timnas U-19 tergabung di Grup A Piala Asia U-19 2018 bersama Qatar, China Taipe, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan di Piala AFF U-18, Timnas U-19 tergabung dengan Thailand, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Laos.
Tengku Sufiyanto
17.955
Berita Terkait
Tak Terkalahkan dalam 22 Laga, AC Milan Siap Ramaikan Perburuan Scudetto
Eks Penyerang Malaga Sepakat Gabung Persib Bandung
Arsenal ke Final Piala Liga Inggris, Eberechi Eze Tak Sabar Main di Wembley
Indonesia Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Korsel hingga Australia
Mauro Zijlstra Bagian dari Proyek Jangka Panjang Persija Jakarta
Sebelum Batal Rekrut Mateta, Tiga Ahli Medis Berbeda Beri Peringatan kepada AC Milan
Persija Buka Peluang Mauro Zijlstra Kembali ke Eropa jika Ada Kesempatan
Martin Zubimendi Anggap Dirinya Tidak Dibutuhkan Real Madrid
Kecam Genosida, Pep Guardiola Tegaskan Keberpihakan kepada Palestina
Final Piala Liga Inggris Jadi Vitamin buat Arsenal untuk Arungi Sisa Musim