Alasan Arteta Tak Mainkan Tiga Produk Akademi Arsenal saat Melawan PSV

Arsenal imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven di Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 13 Desember 2023
Alasan Arteta Tak Mainkan Tiga Produk Akademi Arsenal saat Melawan PSV
Mikel Arteta (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Arsenal sudah mengamankan tiket 16 besar Liga Champions sebelum laga terakhir grup melawan PSV Eindhoven, Rabu (13/12) dini hari WIB, di Philips Stadion. Mikel Arteta merotasi skuad tetapi nama-nama yang kuat tetap diturunkannya di Arsenal.

Laga berakhir imbang 1-1 dari gol Eddie Nketiah (42') yang dibalas Yorbe Vertessen (50'). Arteta merotasi skuad Arsenal dengan menurunkan Cedric Soares, Jakub Kiwior, Aaron Ramsdale, Mohamed Elneny, dan Reiss Nelson.

Pada laga yang tak lagi menentukan, fans berharap dapat melihat produk akademi bermain dan merasakan atmosfer di Liga Champions. Arteta pun membawa Karl Hein, Ethan Nwaneri, Lino Sousa, dan Reuell Walters ke dalam skuad yang pergi ke Belanda.

Akan tapi di babak kedua, pada akhirnya Arteta memilih memainkan nama-nama yang sudah familiar dengan tim utama seperti Ben White, Gabriel Jesus, Martin Odegaard, Emile Smith Rowe, dan Declan Rice.

Baca Juga:

Ketika Aston Villa Bikin Manchester City Hanya Lepaskan Dua Tembakan

Tegas, Erik ten Hag Tak Beri Waktu Libur untuk Pemain Manchester United

Hasil Pertandingan: Arsenal Dibungkam Aston Villa, Inter dan Milan Beda Nasib

Arteta menjelaskan alasan tidak memainkan produk-produk akademi tersebut. Alasannya sederhana, Arteta tidak melihat momen yang tepat untuk memainkan mereka melawan PSV yang kuat di laga kandang.

“Saya pikir itu bukan konteks yang tepat, sudah membuat delapan perubahan untuk menempatkan mereka di sana melawan tim yang belum pernah kalah di sini hampir dalam dua tahun, saya pikir itu bukan momen yang tepat,” kata Arteta dikutip dari 90min.

"Saya kemudian menunggu untuk melihat bagaimana permainan berkembang, tapi itu terlalu berat bagi mereka dan kami juga mempunyai tiga masalah kecil, kami harus melakukan pergantian pemain dan kemudian kami tidak punya ruang karena kami benar-benar ingin memainkan laga dengan baik."

"Emile, kami ingin memainkannya sedikit lebih awal. Kami menunggu karena ada dua pemain yang mengalami gangguan. Saya bertanya kepada mereka, bisakah mereka melanjutkan? Saya ragu untuk melakukan perubahan terlalu dini dan kemudian memiliki waktu enam atau tujuh menit dengan sepuluh pemain," urainya.

Arsenal pun lolos sebagai pemuncak klasemen grup B dengan 13 poin dari enam laga, finish di atas PSV (sembilan poin), Lens (delapan poin), dan Sevilla (dua poin).

Arsenal Liga Champions PSV Psv eindhoven
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.266

Berita Terkait

Piala Dunia
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Bermain di depan publik sendiri, Folarin Balogun bertekad membantu Amerika Serikat mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Inggris
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Arsenal mengintip peluang untuk merekrut bek muda potensial PSG, Emmanuel Mbemba, dengan status bebas transfer pada bursa transfer musim panas 2026.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Spanyol
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Setelah mengamankan Dumfries dan Konate, Real Madrid bidik bek Arsenal Riccardo Calafiori atas permintaan Jose Mourinho untuk mengatasi krisis bek tengah.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Ragam
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Bagikan