BolaSkor.com – Tottenham Hotspur sukses memetik kemenangan krusial 2-0 saat bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, dalam lanjutan Premier League, Sabtu (24/10) malam WIB.
Hasil positif itu menjadi kemenangan tandang langka bagi Spurs di Stamford Bridge sejak tahun 2018 silam.
Skuad asuhan Roberto De Zerbi memastikan tiga poin penuh berkat kemenangan meyakinkan dua gol tanpa balas.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Roma Gagal Salip Inter Milan, Tottenham Menang di Markas Chelsea
Gol pembuka lahir dari bunuh diri Mike Penders pada menit ke-77, sebelum digandakan oleh aksi individu brilian Mathys Tel sepuluh menit berselang.
Petaka bagi tuan rumah semakin lengkap setelah Cole Palmer diganjar kartu merah akibat akumulasi dua kartu kuning. Palmer diusir wasit menyusul tekel terlambat kepada pemain pengganti, Conor Gallagher.
Momentum Tottenham
Chelsea vs Tottenham Hotspur (Foto: Premier League)
Kemenangan monumental ini sekaligus menjadi titik balik bagi era kepelatihan Roberto De Zerbi di Tottenham.
"Ini adalah momen besar bagi para suporter, klub, dan juga para pemain," ujar De Zerbi dilansir dari ESPN.
"Mereka pantas meraih kemenangan ini, mereka bersiap dengan sangat baik. Kami berkembang pesat, berkembang dalam mentalitas, dalam grup, dan hubungan antarpemain, lalu kami berkembang di atas lapangan," tambahnya.
Baca Juga:
De Zerbi juga memuji atmosfer ruang ganti yang kini jauh lebih harmonis dan berdampak langsung pada performa tim.
"Sekarang ini adalah tim yang utuh. Para pemain bermain lebih baik, kami berkembang dalam gaya," tegas mantan pelatih Brighton tersebut.
Xabi Alonso Tak Cari Kambing Hitam
Xabi Alonso (Foto: Laman Resmi Chelsea)
Di sisi lain, pelatih Chelsea Xabi Alonso mengakui kekecewaannya mendalam atas hasil buruk di kandang sendiri.
"Kami semua bertanggung jawab atas hasil dan performa ini. Hari ini kami tidak berada dalam penampilan terbaik," kata Xabi Alonso jujur.
Pelatih asal Spanyol itu enggan mencari kambing hitam dan memilih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.
"Kami bisa tampil lebih baik. Ini adalah momen untuk merenung setelah pertandingan besar melawan lawan yang bagus, dan performa ini harus ditingkatkan," tutupnya.