BolaSkor.com – Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, akhirnya buka suara mengenai hubungan panasnya dengan Cristiano Ronaldo.
Ten Hag, yang kini bekerja di Twente, mengungkapkan bahwa hubungan mereka sempat sangat tegang saat masih bekerja sama di Old Trafford.
Ten Hag mengambil alih kursi kepelatihan Manchester United pada 2022 sebelum akhirnya dihentikan pada 2024.
Baca Juga:
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Pasca eranya berakhir dan klub sempat dilatih Ruben Amorim, kursi kepelatihan Man United kini dipegang oleh Michael Carrick.
Kembalinya Ronaldo ke Old Trafford pada 2021 berakhir pahit setelah sang bintang mengkritik manajemen klub secara terbuka.
Hal tersebut berujung pada pemutusan kontrak bersama usai sederet perselisihan di balik layar.
Ronaldo Dituding Kecewakan Tim
Erik ten Hag dan Cristiano Ronaldo (Foto: Marca)
Dalam wawancaranya bersama The Athletic, Ten Hag membeberkan bahwa Ronaldo kerap menarik diri dari sesi latihan.
Ia bahkan menilai megabintang asal Portugal tersebut tidak berlatih dengan intensitas fisik yang dibutuhkan tim.
Ten Hag merasa tindakan sang pemain telah merugikan seluruh skuad dan mencederai komitmen awal.
Dia (Ronaldo) mengecewakan tim, dan dia mengecewakan saya, karena kami membuat rencana dengannya,
ungkap Ten Hag.
"Saya terbang ke Portugal untuk berbicara dengannya tentang apa yang saya tuju sebelum saya datang ke United," terangnya.
Baca Juga:
Cristiano Ronaldo Dijatuhi Sanksi Usai Kabur dari Timnas Portugal
Meski mengakui kehebatan sang pemain, Ten Hag menegaskan harus mengambil tindakan tegas sebagai pelatih.
"Jelas, dia adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Saya sangat menghormatinya."
"Namun saat itu, sebagai pelatih, saya harus membuat keputusan rasional dan mempertahankan para pemain yang saya kagumi," lanjutnya.
Teguran kepada Ronaldo

Erik ten Hag dan Cristiano Ronaldo (Getty Images)
Ten Hag juga menceritakan momen saat dirinya menegur Ronaldo secara langsung terkait performanya di lapangan.
"Saya mengonfrontasinya. Berkali-kali saya katakan, 'Ronnie, semua orang ingin bekerja untukmu agar Anda berada di posisi yang tepat, tetapi jika Anda tidak bisa membawa diri Anda ke dalam kotak penalti, Anda tidak bisa mencetak gol.' Dia tidak mampu melakukan ini," tutur Ten Hag.
Mantan pelatih Ajax itu membeberkan bahwa Ronaldo tidak mempersiapkan kondisi fisiknya dengan baik.
"Adalah ide yang salah untuk melimpahkan ini kepada saya bahwa saya mengharapkannya melakukan pressing, bahwa dia kelelahan. Tapi dia tidak bisa."
Dia tidak lari baik saat menguasai bola maupun tidak. Alasannya adalah karena dia tidak mempersiapkan dirinya sendiri,
pungkas Ten Hag.
"Setiap tim papan atas harus merangkul pemain top, tetapi pemain top harus bekerja untuk tim. Dia memberi tahu para pemain, 'Hemat tenaga Anda saat latihan'."
"Saya mengerti ketika Anda berada dalam kondisi sangat fit; Anda menjalani sesi, Anda bisa menghemat tenaga."
"Tapi pertama-tama Anda harus melatih diri sendiri untuk mencapai tingkat kebugaran yang tepat," urai Ten Hag.