Ajax Kalah dari Tottenham karena Filosofi

Jose Mourinho menilai kegagalan Ajax karena memilih tidak bermain bertahan saat unggul 2-0.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 09 Mei 2019
Ajax Kalah dari Tottenham karena Filosofi
Reaksi pemain Ajax usai gagal ke final Liga Champions. (Twitter/Champions League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ajax Amsterdam sudah menghadirkan kejutan sepanjang Liga Champions 2018-19. Pasukan muda Ajax tampil di semifinal setelah sebelumnya menyingkirkan dua raksasa, Real Madrid dan Juventus.

Pujian pun langsung menghujani armada Erik ten Hag. Performa yang ditampilkan tim yang mayoritas dihuni pemain muda mampu mencuri perhatian dunia. Nostalgia kejayaan masa lampau pun kembali mengapung.

Satu hal yang acap dimunculkan setiap kali pujian dilontarkan: filosofi sepak bola Ajax. Ya, Ajax memang sangat bangga dengan filosofi mereka. Namun bagi Jose Mourinho, justru itu yang menjadi sebab kegagalan Ajax di semifinal kali ini.

Baca Juga:

Selamat Datang di Klub Spesial Bersama Del Piero dan Ronaldo, Lucas Moura

Ajax Amsterdam 2-3 Tottenham: Lucas Moura Hat-trick, Spurs Vs Liverpool di Final Liga Champions

Pendekatan strategi yang diterapkan Ajax setelah unggul 2-0 di babak pertama langsung dikritik mantan manajer Manchester United tersebut. Mourinho menganggap Ajax tidak memiliki fleksibilitas dalam taktik.

Jose Mourinho menilai Ajax tidak mengubah gaya permainan menjadi lebih defensif ketika sedang unggul. Padahal Spurs sudah melakukan penyesuaian saat memasuki paruh kedua.

“Bagi saya, filosofi adalah apa yang membuat berkembang sesuai yang diinginkan,” kata Mourinho.

“Setiap tim berkembang. Anda membutuhkan dasar itu. Anda membutuhkan filosofi. Anda membutuhkan gaya permainan yang disesuaikan dengan kualitas para pemain.”

“Ajax pantas mendapatkan semua pujian dari orang-orang seperti kita yang mencintai sepak bola. Kita memberi mereka penghargaan yang layak diterima. Namun, sepak bola adalah pertempuran olahraga. Dalam pertempuran Anda membutuhkan strategi,” papar Mourinho.

“Untuk memenangkan pertandingan, kadang Anda tidak harus terikat dengan filosofi. Bahkan mengubah filosofi untuk memenangkan pertandingan.”

“Mereka tetap dengan filosofi mereka. Mereka memainkan babak kedua seperti bermain melawan Vitesse di Liga Belanda.”

Liga Champions Ajax Amsterdam Jose Mourinho

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Spanyol
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Jose Mourinho mengungkap alasan kembali melatih Real Madrid dan menegaskan dirinya tidak memiliki kebencian terhadap rival abadi, Barcelona.
Arief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Spanyol
Umumkan Kedatangan Bernardo Silva, Real Madrid Jadi Bintang di Bursa Transfer Musim Panas 2026
Real Madrid resmi mengumumkan Bernardo Silva hingga 2028. Gelandang Portugal menambah kekuatan lini serang skuad Jose Mourinho musim 2026.
Arief Hadi - Rabu, 17 Juni 2026
Umumkan Kedatangan Bernardo Silva, Real Madrid Jadi Bintang di Bursa Transfer Musim Panas 2026
Spanyol
Real Madrid Resmi Kontrak Jose Mourinho Tiga Tahun, Trofi Liga Champions Ke-16 Jadi Target
Real Madrid resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 12 Juni 2026
Real Madrid Resmi Kontrak Jose Mourinho Tiga Tahun, Trofi Liga Champions Ke-16 Jadi Target
Spanyol
Latih Real Madrid, Jose Mourinho Pamit ke Benfica
Jose Mourinho resmi menulis surat perpisahan kepada Benfica dan Presiden Rui Costa. The Special One segera diumumkan sebagai pelatih baru Real Madrid.
Arief Hadi - Rabu, 10 Juni 2026
Latih Real Madrid, Jose Mourinho Pamit ke Benfica
Spanyol
Florentino Perez Terpilih Kembali sebagai Presiden Real Madrid, Comeback Jose Mourinho Jadi Kenyataan
Florentino Perez terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid setelah menang 65% suara. Ia langsung mewujudkan janji membawa pulang pelatih Jose Mourinho.
Arief Hadi - Senin, 08 Juni 2026
Florentino Perez Terpilih Kembali sebagai Presiden Real Madrid, Comeback Jose Mourinho Jadi Kenyataan
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Bagikan