Ada Apa dengan Harry Kane?

harry Kane, pemain yang diandalkan sebagai lumbung gol ternyata masih belum menemukan bentuknya.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 19 Juni 2021
Ada Apa dengan Harry Kane?
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Inggris mengawali Piala Eropa 2020 dengan baik ketika mereka mengalahkan Kroasia, lawan yang tiga tahun lalu membuyarkan harapan mereka pada Piala Dunia. Namun, euforia Inggris tidak lama. Mereka dipaksa kembali ke bumi setelah bermain imbang tanpa gol dengan Skotlandia.

Pasukan Gareth Southgate tersendat dengan hasil imbang tanpa gol melawan Skotlandia. gagal menang sejatinya tidak masalah jika pasukan Tiga Singa memperlihatkan performa apik. Akan tetapi kenyataannya tidak. The Three Lions hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran. Mantan pemain sayap Inggris Chris Waddle mengatakan, pada laga melawan Skotlandia Inggris kekurangan ide di sepertiga akhir lapangan.

Usai laga, kapten Harry Kane mengatakan saat ini Inggris sudah satu langkah lebih dekat ke 17 besar. Pernyataan yang sama sekali tidak salah. Tetapi bukankah hasil imbang dengan Skotlandia bisa dikatakan sebagai langkah mundur, terutama dalam sebuah turnamen saat performa sebuah tim diharapkan terus menanjak hingga ke puncak?

Baca Juga:

Bintang Laga Inggris Vs Skotlandia: Billy Gilmour

Alasan Harry Kane Memble pada Duel Kontra Kroasia

Performa minor Inggris saat laga melawan Skotlandia tentu tidak lepas dari Kane. Pemain yang diandalkan sebagai lumbung gol ternyata masih belum menemukan bentuknya.

Kane adalah kapten dan jimat Inggris. Dia memenangkan Sepatu Emas Piala Dunia 2018 dan menuju ke turnamen dengan modal sebagai pencatat gol dan assist terbanyak di Premier League.

Tetapi awal yang sulit di Piala Eropa 2020 berlanjut melawan Skotlandia. Sebagai penyerang utama. Kane hanya berhasil 19 kali menyentuh bola sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-74.

“Pertandingannya intens dan Anda memiliki kaki yang segar untuk dimainkan,” jelas Southgate soal pergantian Kane. "Kami memiliki skuad dan harus menggunakannya. Kami menarik kapten Harry Kane, tetapi ada pemain di bangku cadangan, kami harus menggunakannya."

Terkuras, Taktik, atau Tekanan?

Publik Inggris mulai was-was melihat performa Kane. Tidak sedikit yang menyebut Kane sudah kehabisan bensin setelah menjalani musim yang padat.

"Kaki Harry Kane terlihat letih. Dia tidak bisa mengikuti kecepatan permainan. Dia selalu terlambat," kata Roy Keane dikutip dari Sky Sports. "Jika Inggris ingin bersaing dalam kompetisi ini, mereka akan membutuhkan pemain bintang mereka untuk tampil. Saya senang Southgate menariknya keluar. Kane adalah masalah besar."

"Dia tidak terlihat segar. Ini seperti kerja keras baginya," kata Chris Waddle dikutp dari BBC. "Dia tidak bisa masuk ke dalam kotak. Dia terlihat seperti menjalani musim yang panjang dan sulit."

Sistem permainan yang diterapkan Southgate juga tidak ketinggalan disangkutkan dengan memblenya Kane. Sepanjang musim lalu bersama Tottenham Hotspur, Kane acap bermain agak ke dalam. Karenanya dia juga menjadi kolektor assist, yang biasanya diselesaikan oleh Son Heung-min.

Bersama Inggris, Kane adalah penyerang tengah dan terlihat canggung karena jarang sekali bola yang diarahkan kepadanya. Ya, Kane terisolasi di depan. Dia tak lagi berada di belakang bola seperti saat di Tottenham.

"Skotlandia menerapkan rencana permainan mereka dengan baik. Mereka meniadakan Harry Kane. Dia adalah pemain kelas dunia dan kami perlu mengarahkan bola kepadanya untuk mencetak gol," ujar gelandang Inggris Declan Rice.

"Pada saat dia turun untuk mengambil bola, saya merasa kami perlu membuatnya bermain lebih tinggi di lapangan."

Selain keletihan dan taktik, ada pula yang menyebut media Inggris ikut berperan atas performa biasa-biasa saja Kane. Karena itu Wilshere mengatakan para pemain tidak boleh terlalu memperhatikan apa yang dikatakan pers dan media sosial.

"Itulah dunia tempat kita hidup. Mereka akan membaca komentar negatif. Saya cukup yakin Harry Kane tidak akan membiarkan hal itu memengaruhinya dan dia akan mencoba untuk bangkit, tetapi saya merasa tim di sekitar dia juga perlu ditingkatkan," ujar Wilshere.


Inggris Tetap Butuh Kane

Tidak ada yang memungkiri kualitas Harry Kane. Sebagai pencetak gol sejati dan kapten tim, keberadaan Kane dibutuhkan Inggris. Di luar semua itu, Kane adalah pemain kelas dunia yang sekejap mata bisa mengubah keadaan.

"Tidak cemas sama sekali. Buat saya dia adalah striker terbaik di dunia. Dia adalah bagian terpenting dalam tim. Jadi terlepas ada dalam kondisi terbaik atau tidak, dia krusial bagi kami," ujar Luke Shaw.

"Kami membutuhkan dia terlepas performanya sesuai ekspektasi publik atau tidak. Dalam sebuah turnamen sudah sering terjadi. Anda bisa mencetak gol di tiap momen dan pemain seperti Kane bisa melakukannya. Dia penting tak hanya dalam lapangan, tapi juga luar lapangan."

Saat ini Inggris duduk di urutan kedua Grup D dengan empat poin setelah dua pertandingan dan akan menghadapi Republik Ceko, yang unggul selisih gol, pada pertandingan terakhir.

"Kami terlalu panik dan tidak sabar di area yang tepat di lapangan," kata Southgate kepada BBC Sport. “Kami ingin pergi ke sana dan menang dan lolos. Kami tetap positif. Ini adalah turnamen sepak bola dan Anda tidak bisa memenangkan semuanya. Kami hanya perlu tetap positif dan siap menghadapi laga nanti," ujar Southgate.

Publik Inggris tentu berharap Kane keluar dari tekanan. Jikapun masih belum menetak gol, paling tidak dia tidak lagi menghilang di atas lapangan, seperti pada dua laga lalu.

Piala Eropa 2020 Harry Kane Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.931

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Liverpool vs Barnsley, Live Sebentar Lagi
Jadwal siaran langsung dan link streaming Liverpool vs Barnsley di putaran ketiga Piala FA. Kick-off dini hari, cek jam tayang dan info lengkapnya.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Liverpool vs Barnsley, Live Sebentar Lagi
Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Pada pertandingan lainnya, PSBS Biak sukses menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 4-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Liga Indonesia
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Pertandingan El Clasico akan hadir di Jakarta, dalam tajuk “Clash of Legends Jakarta” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April 2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 12 Januari 2026
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Inggris
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Michael Carrick masuk radar manajer interim Manchester United. Menilik rekam jejaknya bersama Setan Merah, termasuk kemenangan atas Arsenal.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Liga Indonesia
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Winger Persija, Allano Lima, mendapatkan serangan rasisme di media sosial. Persija tegas berdiri bersama Allano untuk melawan segala tindakan diskriminasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Prediksi dan statistik Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Bianconeri diunggulkan menang, simak analisis lengkap dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Superkomputer Opta memprediksi hasil Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Peluang menang Bianconeri sangat besar. Simak persentasenya!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Timnas
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
PSSI awalnya akan memperkenalkan secara resmi John Herdman kepada awak media di Jakarta pada Senin (12/1).
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman dikabarkan bakal bergabung ke Persija Jakarta setelah berpisah dengan Borneo FC Samarinda.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai kekalahan tim asuhannya dari Persib Bandung disebabkan oleh dua kesalahan individu.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Bagikan