BolaSkor.com – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, tak dapat menyembunyikan kemarahan. Rossoneri secara mengejutkan takluk 0-2 kontra Ferencvaros di San Siro, Jumat (06/11) dini hari WIB.
Hasil minor di ajang Liga Europa ini terasa sangat kontras dengan pencapaian mereka sebelumnya.
AC Milan baru ini tampil gemilang dengan membungkam rival sekota, Inter Milan, dengan skor 3-1 dalam laga bertajuk Derby della Madonnina di stadion yang sama.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: AC Milan Menang Derby, Barcelona Pesta Gol
Namun, inkonsistensi kembali menghantui skuad asuhan Amorim dalam laga tengah pekan ini.
Dua gol kemenangan Ferencvaros dicetak oleh Lenny Joseph memanfaatkan kesalahan fatal di lini pertahanan dan penjaga gawang muda Milan, Lorenzo Torriani.
Amarah Ruben Amorim
Selepas pertandingan, Amorim dengan jujur mengakui bahwa penampilan anak asuhnya pada paruh pertama sungguh di luar nalar.
Juru taktik asal Portugal itu bahkan menyebut timnya sama sekali tidak siap bertanding malam itu.
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming AC Milan vs Ferencvaros: Pantang Terpeleset Lagi
"Tidak ada penjelasan. Tidak ada yang bisa saya katakan, terutama mengenai babak pertama," ujar Amorim kepada Sky Sport Italia dengan nada kecewa.
"Saya tidak ingat kami memainkan performa babak pertama seperti itu. Ini soal ambisi dan konsentrasi."
Kami memberikan peluang dan membuat kesalahan bodoh. Kami tidak siap bermain sepak bola malam ini,
sambungnya.
Milan Tak Siap Bermain di Eropa
Amorim turut menyinggung kegagalan mentalitas para pemainnya dalam transisi dari laga derby yang sarat emosi ke kompetisi Eropa.
Tanggung jawab mengenakan jersey Milan, menurutnya, menuntut standar tinggi yang gagal dipenuhi malam itu.
Cukup sederhana, kami tidak siap beralih dari derby ke kompetisi ini. Ketika Anda bermain dengan seragam AC Milan, Anda memikul tanggung jawab, dan Anda tidak bisa tampil seperti ini,
tegas Amorim.
Baca juga:
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming AC Milan vs Ferencvaros, Live di SCTV!
Amorim menyoroti kedalaman skuad serta masalah kebugaran tim yang kesulitan tampil kompetitif dalam jadwal tiga hari sekali.
Ia secara terbuka menolak mencari-cari alasan atas performa buruk yang ditampilkan anak asuhnya di kandang sendiri.
"Kami tidak siap untuk kompetitif di dua lini. Kami harus bekerja pada pendekatan dan cara kami memandang sepak bola. Tidak ada alasan malam ini, tidak ada yang bisa saya katakan," urai Amorim.