Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Trivia Sepak Bola

9 Momen Bersejarah dalam Perjalanan Panjang AC Milan Vs Inter Milan

Berikut adalah sembilan momen bersejarah pada duel ikonis AC Milan Vs Inter Milan.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Minggu, 02 Februari 2025
9 Momen Bersejarah dalam Perjalanan Panjang AC Milan Vs Inter Milan
Inter Vs Milan (X Serie A)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Derby della Madonnina yang mempertemukan AC Milan melawan Inter Milan akan tersaji pada Senin (3/2) pukul 00.00 WIB. Berdasarkan sejarah panjang pertemuan kedua tim, ada sejumlah momen bersejarah yang tercipta.

Milan dan Inter adalah dua tim yang berasal dari satu kota. Tak pelak, persaingan antara kedua tim terasa di dalam dan luar lapangan.

Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, ada sejumlah momen yang menjadi sejarah. Kejadian-kejadian itu menggambarkan persaingan ketat antara Milan dan Inter.

Baca Juga:

Prediksi dan Statistik AC Milan Vs Inter Milan: Kesempatan Balas Dendam Nerazzurri

Liga Champions: Hanya Kebobolan Satu Gol dan Tembus Empat Besar, Inter Milan Gelar Perayaan

Simone Inzaghi Catat Rekor, Inter Milan Diminta Tidak Gentar Hadapi Persaingan Scudetto yang Kian Panas

Berikut adalah sembilan momen bersejarah pada Derby della Madonnina.

Pencetak Gol Pertama Derby Della Madonnina pada Ajang Resmi

Laga derby Della Madonnina perdana yang tersaji pada kompetisi resmi tercipta pada 1909. Saat itu, AC Milan dan Inter Milan bermain di Prima Divisione, setara Serie A saat ini.

Pertandingan dimenangi AC Milan dengan skor 3-2. Gol pertama yang terjadi pada laga tersebut tercipta ketika pertandingan berjalan 25 menit.

Gelandang AC Milan, Attilio Trere, menjadi pemain pertama yang mencetak gol perdana pada Derby Della Madonnina. Uniknya, gol tersebut hanya satu dari dua gol yang Trere cetak bersama Il Diavolo Rosso.

Ernesto Cucchiaroni Terpeleset Jeruk Limau

Empat Derby Della Madonnina berlangsung pada musim 1957-1958. Masing-masing tercipta dalam dua pertandingan Serie A dan Coppa Italia.

Pertemuan pertama kedua kesebelasan dimenangi Milan berkat gol Guido Vincenzi. Menariknya, AC Milan berpeluang menyamakan kedudukan andai Ernesto Cucchiaroni mengonversi penalti menjadi gol.

Rupanya, penyerang Inter Milan, Benito Lorenzi, menaruh jeruk limau pada area penalti ketika wasit sedang tidak melihat. Hasilnya, Cucchiaroni pun terpeleset ketika menjalankan tugasnya.

Gol Aneh Sandro Mazzola

Ketika memenangi Scudetto 1962-1963, Sandro Mazzola menjadi pemain Inter Milan paling menonjol. Mazzola mencetak 10 gol dalam 23 pertandingan kala itu.

Satu di antara gol Sandro Mazzola tercipta pada derby Della Madonnina. Penyerang legendaris Inter Milan tersebut mencetak gol ketika pertandingan berjalan 13 menit.

Proses terjadinya gol tersebut cukup unik, karena pemain AC Milan belum menyentuh bola sama sekali kala itu. Sandro Mazzola berhasil memanfaatkan bola umpan Beniamino Di Giacomo dengan baik.

Derby della Madonnina (X/Inter)

Sundulan Penentu Mark Hateley

Musim 1983-1984 merupakan tahun kedua AC Milan setelah kembali dari Serie B. Tentunya kondisi itu berbanding terbalik dengan Inter Milan yang memiliki skuat berlimpah pemain bintang.

Hasilnya, Inter Milan lebih diunggulkan di atas kertas. Namun, AC Milan yang tertinggal lebih dulu lewat gol ALessandro Altobelli mampu memenangi pertandingan dengan skor 2-1.

Penyerang asal Inggris, Mark Hateley, menjadi penentu kemenangan AC Milan. Hateley menyundul bola umpan Pietro Paolo Virdis yang cukup tinggi ke gawang Inter Milan kawalan Walter Zenga.

Cerawat Mengenai Dida

Perempat final Liga Champions 2004-2005 menjadi satu di antara derby Della Madonnina terpanas sepanjang sejarah. Saat itu, pendukung Inter Milan melempar suar api ke lapangan.

Hal itu disebabkan keputusan wasit yang dianggap merugikan Inter Milan. Rupanya, satu di antara suar api yang dilempar ke lapangan mengenai kiper AC Milan saat itu, Dida.

Kondisi yang tidak kondusif membuat wasit Markus Merk asal Jerman menghentikan pertandingan. Hasilnya, AC Milan pun dinyatakan sebagai pemenang laga.

Gol Kilat Sandro Mazzola

Sandro Mazzola menandai kiprahnya di Derby della Madonnina dengan sebuah rekor. Mantan penyerang andalan Inter itu tercatat sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah duel duo Milan.

Momen itu terjadi pada Februari 1963. Mazzola membobol gawang Milan hanya 13 detik setelah kick off dilakukan.

Gol ini tidak terjadi secara kebetulan. Para pemain Inter bermain umpan pendek dari kaki ke kaki hingga diselesaikan Mazzola lewat tembakan keras dari kotak penalti.

Sampai saat ini, belum ada pemain lain yang mampu mematahkan rekor Mazzola. Posisi kedua ditempati Jose Altafini yang membobol gawang Inter hanya 25 detik usai kick off pada 26 Maret 1961.

Derby della Madonnina (X/Inter)

Mind Games Ibrahimovic vs Julio Cesar

Pemandangan menarik tersaji pada Derby della Madonnina edisi 6 Mei 2012. Saat itu Zlatan Ibrahimovic dan Julio Cesar terlibat mind games pada situasi tendangan penalti.

Milan mendapat hadiah penalti jelang babak pertama berakhir setelah Julio Cesar melanggar Kevin-Prince Boateng di kotak terlarang. Saat itu kedudukan 1-0 untuk Inter.

Ibrahimovic pun maju sebagai algojo penalti. Namun sebelum melakukan eksekusi, ia mendapat pesan dari Julio Cesar untuk menembak ke arah tengah.

Ibrahimovic kemudian menembak keras ke sisi kiri bawah. Ia kemudian merayakan gol sambil tersenyum ke arah Julio Cesar.

"Julio Cesar berkata kepada saya sebelum penalti untuk menembak keras ke tengah gawang. Jadi setelah saya mencetak gol, saya berkata tidak kepadanya dan sebagai gantinya saya mencetak gol," kata Ibrahimovic usai pertandingan.

Sayang, momentum itu gagal dimanfaatkan Milan dengan maksimal. Di akhir laga, Inter keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Pertarungan Dua Raksasa

Momen menarik yang masih hangat tersaji di Derby della Madonnina tentu perseteruan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku. Kedua pemain bertubuh besar itu bahkan nyaris baku hantam di lapangan.

Adegan itu terjadi pada perempat final Coppa Italia 2020-2021. Dalam sebuah momen, Lukaku terlihat marah usai dilanggar oleh Alessio Romagnoli.

Lukaku berniat menghampiri Romagnoli sebelum akhirnya Ibrahimovic yang berdiri tak jauh dari sana meminta sang penyerang untuk diam. Bentrok keduanya pun tak terhindarkan.

Lukaku menghampiri Ibrahimovic dan keduanya sempat beradu kepala sebelum dipisahkan pemain lain. Akibat momen itu, keduanya dikartu kuning.

Perseteruan keduanya berlanjut usai babak pertama usai. Lukaku seolah belum puas dan berniat menghampiri Ibra.

Keduanya sempat saling ejek dan kembali direlai para pemain lain. Perseteruan ini cukup mengejutkan karena Ibrahimovic dan Lukaku pernah menjadi rekan setim di Manchester United.

Pertarungan Ibrahimovic dan Lukaku tak berlanjut di sisa laga. Alasannya, nama pertama mendapat kartu kuning kedua pada awal babak kedua sehingga harus meninggalkan lapangan secara prematur.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Semifinal Liga Champions 2002-2003

Pada awal 2000-an, gengsi Derby della Madonnina berada pada puncaknya. Hal itu tak lepas dari menanjaknya performa Milan dan Inter.

Derby della Madonnina bahkan pernah tersaji di panggung sebesar semifinal Liga Champions 2002-2003. Hal ini menandakan Milan dan Inter menjadi tim yang disegani di Eropa pada periode tersebut.

Pada momen itu, Milan boleh membusungkan dada. Il Diavolo Rosso sukses melewati tetangganya untuk melaju ke final.

Duel kedua tim sebenarnya berakhir imbang 1-1 secara agregat. Namun Milan berhak lolos berkat aturan agresivitas gol di kandang lawan.

Kesuksesan mengalahkan rival sekota kian sempurna karena Milan sukses menggondol gelar juara. Pada laga puncak, tim asuhan Carlo Ancelotti mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti.

Trivia Sepak Bola Serie a Inter Milan AC Milan

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Lawan AC Milan di GBK, Xabi Alonso Senang Bertemu Suporter Chelsea di Indonesia
Xabi Alonso mengungkapkan perasaannya saat bertemu suporter Chelsea di Indonesia dan membocorkan target besar tim musim ini.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Lawan AC Milan di GBK, Xabi Alonso Senang Bertemu Suporter Chelsea di Indonesia
Inggris
Konpers di GBK, Marco Palestra Tuturkan Alasan Gabung Chelsea
Marco Palestra tampil dalam konferensi pers di Jakarta dan mengungkap alasan bergabung dengan Chelsea serta targetnya musim ini.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Konpers di GBK, Marco Palestra Tuturkan Alasan Gabung Chelsea
Italia
Meski Juventus Terpuruk, Gleison Bremer Berikrar Janji Akan Terus Bertahan
Gleison Bremer menegaskan tidak pernah meminta dijual dan berkomitmen membantu Juventus bangkit dari masa sulit serta kembali bersaing di papan atas.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Meski Juventus Terpuruk, Gleison Bremer Berikrar Janji Akan Terus Bertahan
Sosok
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Mengenal Cristian Orozco, gelandang muda Kolombia berusia 18 tahun yang resmi direkrut Manchester United dari Fortaleza CEIF.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Jadwal
Jadwal dan Link Live Streaming Juventus vs Inter Milan, Dapat Disaksikan Gratis di Televisi Nasional serta YouTube
Jadwal Juventus vs Inter Milan di laga pramusim 2026, lengkap dengan link live streaming YouTube Rans Entertainment dan siaran langsung MDTV.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Juventus vs Inter Milan, Dapat Disaksikan Gratis di Televisi Nasional serta YouTube
Italia
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Menjelang pertandingan, Ruben Amorim tak ragu memberikan pujian kepada pelatih Chelsea, Xabi Alonso.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Italia
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Pelatih AC Milan Ruben Amorim membagikan pandangannya mengenai cara membangun sepak bola yang kompetitif saat berkunjung ke Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Italia
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan Rossoneri akan membidik gelar di setiap kompetisi yang diikuti pada musim 2026-2027.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Italia
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan kehadiran Rossoneri di Indonesia bukan sekadar menjalani tur pramusim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Italia
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Ruben Amorim memastikan Luka Modric dan Rafael Leao akan tampil saat AC Milan menghadapi Chelsea di SUGBK, Jakarta. Keduanya diproyeksikan bermain minimal 45 menit.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Bagikan