7 Transfer Januari Terburuk di Premier League

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 03 Januari 2018
7 Transfer Januari Terburuk di Premier League
Fernando Torres dan Andy Carroll (SkySports)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jendela transfer musim dingin sudah dibuka 1 Januari kemarin. Hingga saat ini baru transfer Virgil van Dijk dari Southampton ke Liverpool yang mencuat. Klub memang acap lebih waspada melakukan aksi pada periode ini.

Tak sedikit pemain yang didatangkan pada bursa Januari berdampak bagus. Pasalnya berbeda dengan transfer musim panas, pada jendela transfer Januari pemain memiliki masa adaptasi yang cukup sempit dan diharapkan bisa memberi kontribusi instan.

Berikut tujuh transfer Januari terburuk di Premier League seperti dilansir FourFourTwo.

1. Eric Djemba-Djemba
(Nantes ke Manchester United, 35 juta pound, 2003)

Sejak bergabung, Djemba-Djemba langsung terlihat sulit beradaptasi dengan Premier League. Sebelumnya manajer MU, SIr Alex Ferguson merasa yakin pemain asal Kamerun akan langsung nyetel dengan permainan MU.

Djemba-Djemba, yang sempat digadang-gadang menjadi penerus Roy Keane, hanya melakoni 13 laga di Premier League sebelum akhirnya dilepas ke Aston Villa seharga 1,5 juta pound.

2. Jean-Alain Boumsong
(Rangers ke Newcastle 8 juta pound, 2005)

Sejak awal transfer Boumsong ke Newcastle sudah terlihat aneh. Newcastle membayar Rangers 8 juta pound hanya beberapa bulan setelah dia bisa didapatkan secara gratis.

Awalnya Boumsong tampil cukup baik bersama Newcastle. Namun, kesalahan demi kesalahan dalam bertahan mulai memengaruhi penampilan dan pencapaian Newcastle.

Juventus, yang harus tampil di Serie B akhirnya menampung Boumsong pada Agustus 2006. Saat Juventus kembali ke Serie A, tak sekalipun Boumsong ditampilkan.

3. Afonso Alves
(Heerenveen ke Middlesbrough 12,5 juta pound, 2008)

Alves mengawali kiprahnya di Inggris dengan gemilang. Dia mampu membuat enam gol dalam 11 laga awal di Premier League. Namun, setelah itu performanya melorot drastis.

Alhasil, Alves dijual ke klb Arab Saudi Al-Sadd seelah Boro terdegradasi pada 2009.

4. Savio Nsereko
(Brescia ke West Ham 9 juta pound, 2009)

Kedatangan Savio ke West Ham merupakan salah satu transfer teraneh di Premier League. Di West Ham Savio diberikan kostum nomor sepuluh yang menjadi simbol kebintangannya.

Namun mantan bintang Jerman U-20 itu sama sekali gagal memperlihatkan kualitasnya. Dia hanya tampil sekali sebagai starter dan cuma bermain sembilan kali sebagai cadangan. Sekitar tujuh bulan kemudian Savio dilepas ke Fiorentina.

5. Benni McCarthy
(Blackburn ke West Ham 2,25 juta, 2010)

Satu lagi transfer mengecewakan West Ham pada Januari. McCarthy datang ke West Ham setelah menjalani performa buruk bersama Blackburn, hanya membuat satu gol dalam 14 laga.

Manajer West Ham saat itu, Gianfranco Zola memang sangat membutuhkan tenaga di lini depan dan McCarthy dinilai tepat karena sudah tak asing dengan atmosfer Premier League. Namun, keputusan Zola terbukti salah, McCarthy hanya 14 kali tampil tanpa gol sebelum diputus kontrak empat bulan kemudian.

6. Fernando Torres
(Liverpool kw Chelsea 50 juta pound, 2011)

Chelsea akhir bisa menggaet Fernando Torres dari Liverpool setelah melalui jalan berliku. Chelsea harus membayar 50 juta pound untuk Torres. Namun selama tiga setengah tahun bersama Chelsea, Torres hanya mampu mengemas 20 gol di Premier League.

7. Andy Carroll
(Newcastle ke Liverpool 35 juta, 2011)

Untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Torres, Liverpool membeli Andy Carroll senilai 35 juta pound dari Newcastle. Dengan koleksi 11 gol dari 58 penampilan, jelas Carroll masuk dalam kategori pembelian gagal Liverpool. Carroll hanya bertahan 18 bulan bersama The Reds.

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me
Bagikan