7 Atlet Perempuan Indonesia yang Memesona

Sejumlah atlet perempuan Indonesia memesona dengan prestasi yang dibukukan.
Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 21 April 2020
7 Atlet Perempuan Indonesia yang Memesona
Liliyana Natsir. (PBSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ini menjadi momen untuk mengingat kebangkitan perempuan.

Tanggal tersebut merujuk hari lahir Raden Ajeng Kartini. Kartini menjadi tokoh perempuan dan pahlawan nasional setelah semasa hidupnya memperjuangkan kebangkitan dan kesetaraan. Lewat emansipasi, perempuan memiliki hak yang sama dengan pria.

Perjuangan Kartini itu pula yang menghadirkan sejumlah atlet perempuan di olahraga Indonesia. Diantaranya membukukan prestasi, sehingga layak diperhitungkan di kancah olahraga Indonesia.

Baca Juga: Sicilia Setiawan: Kartini Pemegang Lisensi Pelatih AFC yang Ingin Bangun Sepak Bola Wanita

Menjadi istimewa dan memesona dengan paras rupawan. BolaSkor.com memilih setidaknya tujuh atlet yang dimaksud. Siapa saja?

1. Lindswell Kwok

Lindswell Kwok. (INASGOC)

Atlet Wushu yang satu ini dikenal paling berprestasi di bidangnya. Tak hanya skill individu menarik, namun paras cantik juga menjadi sisi lain dari Lindswell, yang kini memasuki usia 28 tahun.

Beragam prestasi gemilang sudah ditorehkan atlet kelahiran Binjai, Sumatera Utara ini. Terakhir, bumi Nusantara dibuat bangga dengan Medali Emas dari Wushu yang dipersembahkannya pada Asian Games Jakarta, Agustus 2018 silam.

Sementara di ajang internasional, beberapa medali emas disabetnya pada nomor Taijijian maupun Taijiquan. Beberapa diantaranya terjadi di ajang World Wushu Championship (WWC) di level junior 2008 maupun senior 2009.

Sementara di Asia, Lindswell disegani berkat konsistensi dalam memenangkan gelar. Seperti saat meraih Medali emas pada Asian Games Jakarta 2018, setelah hanya Medali Perak pada Asian Games di Incheon, Korea Selatan 2014 lalu.

2. Pungky Afreicia

Pungky mewakili dunia olahraga voli sebagai atlet wanita berparas cantik. Namun jangan salah, atlet kelahiran Bandung itu memiliki kemampuan istimewa dalam setiap pukulan kencang dalam mengejar poin.

Pungky Afreicia memulai karier voli saat memperkuat klub Prayoga Unitas di pentas Livoli Divisi Utama 2007 silam. Karier perempuan berusia 25 tahun ini mulai meroket kala turun di pentas Proliga kompetisi bola voli profesional Indoensia dengan jersey Jakarta Electric PLN.

Sayang, kepindahannya ke Bandung Bank BJB gagal berbuah gelar juara, setelah kalah dalam grand final Proliga musim 2018 lalu. Pungky semakin dikenal setelah resmi menjadi istri dari Yandi Sofyan, eks striker Bali United sekaligus Timnas U-23 pada 22 Juli 2018 lalu.

Baca Juga: Cerita Uyung Si Dara Manis Persib Putri: Peran Ayah dalam Karier hingga Kekaguman pada Sosok Kartini

3. Irine Kharisma Sukandar

Irine Sukandar. (Istimewa/chessbase)

Irine merupakan segelintir atlet putri yang berprestasi di bidang catur. Olahraga penuh keuletan tersebut digelutinya sejak junior, hingga melambungkan namanya ke level internasional.

Atlet kelahiran Jakarta, 28 tahun lalu itu secara resmi menyandang predikat Grand Master Internasional Wanita sejak Desember 2008. Hal itu sebagai penghargaan atas beragam prestasinya di tingkat internasional setelah beberapa kali merajai tingkat nasional.

Sejumlah prestasinya mampu membanggakan Indonesia di tingkat internasional. Dua kali Irene menyabet trofi juara pada Continental Chess Championship Vietnam 2012 dan Uni Emirat Arab 2014 lalu.

Sementara di sektor individu, ia juga tak luput dari penghargaan.Beberapa diantaranya adalah dengan menjadi pemain terbaik wanita pada turnamen Queenstown Chess Clasic Selandia Baru 2012, serta Grand Europe Open Bulgaria 2013.

4. Lilyana Natsir

Liliyana Natsir (PBSI)

Setelah era Susi Susanti, barangkali Lilyana Natsir menjadi pembangkit prestasi Indonesia lagi di bidang bulutangkis. Sudah sekian medali sukses didapatkan atlet kelahiran Manado, Sulawesi Utara yang kini berusia 34 tahun tersebut.

Prestasi andalannya adalah saat turun pada nomor ganda campuran. Dua Medali Emas sukses didapatkannya pada ajang internasional, yakni olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan juga Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Glasgow, Skotlandia satu tahun berikutnya.

Sedangkan di ajang Sea Games, ia menyabet Medali Emas pada edisi 2005, 2009 dan 2011 untuk nomor ganda campuran. Sayang, Lilyana gagal membentangkan bendera Merah Putih di negeri sendiri, setelah menempati posisi ketiga dalam Asian Games Jakarta 2018 lalu.

Hari Kartini Lindswell Kwok Lilyana natsir Siti Latipah Nurul Inayah Breaking News

Berita Terkait

Timnas
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
PSSI merilis daftar 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Rizky Ridho masuk skuad, sementara Beckham Putra dan Eliano Reijnders dicoret.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Bagikan