6 Fakta Menarik Tentang Jamal Musiala, Pencetak Gol Termuda Bayern Munchen yang Pernah Hadapi Garuda Select

Jamal Musiala tentu masih jarang terdengar di telinga pecinta sepak bola. Ini sejumlah fakta menarik terkait calon bintang Bayern Munchen
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 19 September 2020
6 Fakta Menarik Tentang Jamal Musiala, Pencetak Gol Termuda Bayern Munchen yang Pernah Hadapi Garuda Select
Jamal Musiala (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bayern Munchen mengawali perjalanannya di Bundesliga 2020-2021 dengan berpesta delapan gol ke gawang FC Schalke 04. Namun fakta tersebut bukan satu-satunya hal menarik yang tersaji dalam laga ini.

Dalam laga yang berlangsung di Allianz Arena, Sabtu (19/9) dini hari WIB, Munchen tampil perkasa dan mengalahkan Schalke dengan skor 8-0. Serge Gnabry menyumbang tiga gol di antaranya.

Wajar jika mantan pemain Arsenal itu cukup disorot dalam kemenangan ini. Hal yang sama juga berlaku untuk Leroy Sane yang ikut menyumbang satu gol pada laga debutnya.

Baca Juga:

Bayern Munchen Buka Bundesliga dengan Pesta 8 Gol ke Gawang Schalke

Terkait Negosiasi Thiago Alcantara, Liverpool Bikin Kemajuan Pesat

Liverpool dan Manchester United Dituding Peras Bayern Munchen dalam Saga Transfer Thiago Alcantara

Meski begitu, sorotan juga tertuju kepada Jamal Musiala. Wonderkid berusia 17 tahun itu menutup pesta gol Munchen lewat tendangan spektakuler pada menit ke-81.

Gol itu ia cetak saat usianya 17 tahun 205 hari. Hal tersebut membuatnya secara resmi memegang rekor sebagai pencetak gol termuda munchen di ajang Bundesliga.

Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Roque Santa Cruz sejak tahun 1999. Penyerang berkebangsaan Paraguay itu melakukannya ketika berusia 18 tahun 12 hari.

Nama Musiala tentu masih jarang terdengar di telinga pecinta sepak bola. BolaSkor.com coba memberikan sejumlah fakta menarik terkait calon bintang Munchen tersebut:

1. Lahir di Jerman

Jamal Musiala lahir di Jerman pada 26 Februari 2003, tepatnya di kota Stuttgart. Di sanalah dirinya pertama kali mengenal sepak bola.

Musiala diketahui sempat memperkuat tim lokal bernama TSV Lehnerz hingga berusia delapan tahun. Setelah itu, ia pindah ke Inggris mengikuti kedua orang tuanya.


2. Punya darah Kongo dari sang Ayah

Jamal Musiala kecil dan keluarga

Jamal Musiala merupakan nama yang tak lazim untuk orang Jerman. Ternyata, dirinya memang bukan asli keturunan bangsa Arya.

Dalam tubuh Musiala, mengalir darah Kongo dari sang ayah. Sementara darah Jerman berasal dari ibunya.


3. Jebolan Akademi Chelsea

Jamal Musiala (paling kanan)

Meski lahir di Jerman, Musiala mulai meniti karier sepak bolanya secara serius saat tinggal di Inggris. Ia sempat berlatih di Southampton sebelum diboyong Chelsea.

Bersama Chelsea, kualitas Musiala mulai terasah. Ia bahkan dipromosikan ke tim U-18 saat baru berusia 15 tahun.

Hal itu menunjukkan bahwa kemampuan Musiala di atas rata-rata. Posisi favoritnya sejak junior adalah gelandang serang.


4. Diperebutkan Inggris dan Jerman

Bakat Musiala nyatanya tengah diperebutkan Inggris dan Jerman. Federasi kedua negara sempat memanggilnya untuk memperkuat timnas kelompok umur.

Musiala pertama kali dipanggil memperkuat Timnas Inggris U-15 pada 2016 silam ketika usianya baru 13 tahun. Setelah itu ia naik kelas ke timnas U-16.

Pada tahun 2018, federasi sepak bola Jerman memanggil Musiala untuk memperkuat Timnas U-16. Ia sempat tampil dua kali bersama skuat Bavarian.

Musiala saat ini kembali memperkuat Timnas Inggris di level U-17. Namun ia masih bisa berganti negara lagi hingga melakoni debut di level senior.


5. Bukan target utama Bayern Munchen

Bayern Munchen mendatangkan Musiala dari akademi Chelsea pada 2019 silam. Namun sang pemain saat itu bukanlah target utama Die Roten.

Munchen menjalin komunikasi dengan Chelsea untuk membajak Callum Hudson-Odoi. Pemain berusia 19 tahun itu ingin dijadikan sebagai pengganti Arjen Robben yang pensiun.

Namun rencana Munchen menemui kegagalan. Hudson-Odoi memilih menandatangani kontrak jangka panjang bersama Chelsea dan saat ini masih menjadi bagian tim asuhan Frank Lampard.

Disela-sela negosiasi Hudson-odoi itulah Munchen juga memberikan tawaran kepada Musiala. Menariknya, Chelsea ternyata tak berniat melepas sang pemain dengan memberikan tawaran kontrak jangka panjang juga.

Namun berbeda dengan hudson-odoi, Musiala justru menerima pinangan Munchen. Ia pun kembali ke negara tempat dirinya lahir.


6. Pernah hadapi Garuda Select

Para pemain muda Indonesia yang tergabung dalam skuat Garuda Select angkatan pertama pernah mencicipi kehebatan Musiala. Momen itu terjadi ketika Garuda Select berhadapan dengan Chelsea U-16 pada Mei 2019 silam.

Dalam pertandingan itu, Musiala menunjukkan kualitasnya. Ia bermain penuh dan mencetak hat-trick untuk membawa Chelsea menang 7-2.

Laga kontra Chelsea menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk para pemain garuda Select. Dua bulan kemudian, Musiala menerima pinangan Munchen.

Bayern munchen Jamal Musiala Trivia Sepak Bola Sosok Bundesliga Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Sosok
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Bagikan