6 Duel Kunci Barcelona Vs Chelsea di Camp Nou

Duel kunci yang dapat membedakan hasil akhir pertandingan antara Barcelona dengan Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 14 Maret 2018
6 Duel Kunci Barcelona Vs Chelsea di Camp Nou
Duel kunci pertarungan antara Barcelona dengan Chelsea di Camp Nou (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pendekatan taktikal Antonio Conte kepada Chelsea akan dinanti fans The Blues menjelang leg kedua 16 besar Liga Champions, melawan Barcelona, di Camp Nou yang berlangsung Kamis, 15 Maret 2018 pukul 02.45 WIB.

Menjelang laga nanti, Chelsea dalam kondisi tertekan karena diharuskan mencetak gol, setelah leg pertama berakhir 1-1 untuk keunggulan agresivitas gol tandang Barcelona. Chelsea paling tidak harus mencetak gol melalui kedudukan 1-0 atau 2-2 untuk lolos ke fase berikutnya. Sedangkan bagi Barca, skor tanpa gol atau 1-0 sudah cukup bagi mereka lolos ke perempat final.

Bagaimana jalannya pertandingan di laga nanti sedianya sudah dapat diduga. Barca akan menguasai penguasaan bola dan bermain ofensif, mengepung pertahanan Chelsea. Sementara Chelsea, meresponnya dengan pertahanan yang rapat -tanpa memberikan celah- dan mengandalkan serangan balik, ketika mencuri bola dari penguasaan pemain Barca dengan sistem high pressing kala bertahan.

Laiknya pertandingan catur, pertandingan nanti juga berpotensi ditentukan dengan detail-detail kecil, di mana beberapa pemain dari dua kesebelasan berpotensi menjadi pembeda laga nanti. Siapa saja?

1. Willian vs Sergio Busquets

Willian merupakan pencetak gol Chelsea ke gawang Barcelona di Stamford Bridge. Ia juga berpeluang mencetak hattrick kala itu, andai dua peluang lainnya tidak mengenai mistar gawang. Tak diragukan lagi, Willian jadi salah satu pemain yang sangat dikhawatirkan Barca.

Sergio Busquets dan Ernesto Valverde sudah mengutarakan kekhawatiran mereka kepada Willian. Busquets paling berpeluang diberikan tugas oleh Valverde untuk menjaganya, karena Willian sering beroperasi di lini tengah ketika membangun serangan. Di posisi itulah Busquets muncul untuk menjaganya, membendung Willian untuk tidak leluasa ketika berhadapan langsung dengan lini belakang Barcelona.

2. Lionel Messi vs N'Golo Kante

Sama halnya seperti Busquets di Barcelona. Pun demikian N'Golo Kante di Chelsea. Tugasnya memang menjaga kekuatan di lini tengah Chelsea dan melapis lini belakang. Namun, Kante akan lebih berperan aktif dalam menjaga pergerakan salah satu pemain terbaik dunia itu.

Messi mood-nya sedang bagus karena baru saja dianugerahi kelahiran anak ketiganya. Dalam kondisi terbaiknya, Kante saja tidak cukup menghentikan Messi. Dibutuhkan permainan kolektif untuk meminimalisir ancaman dari La Pulga.

3. Eden Hazard vs Paulinho

Fokus lini belakang Chelsea memang Willian. Namun, sosok Eden Hazard tak bisa begitu saja dilupakan oleh pertahanan Chelsea. Biar bagaimanapun juga, Hazard merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Chelsea, yang memiliki kualitas untuk memberikan kerusakan di lini belakang lawan.

Sama seperti Willian, Hazard juga biasanya beroperasi dari tengah untuk mengawali serangan balik. Ketika ia melakukannya, Paulinho tidak bisa terlalu menempatkan posisinya ke depan untuk membantu serangan Barca. Paulinho juga harus membantu Barca dalam fase bertahan. Duel Hazard dengan Paulinho akan sering terjadi di laga nanti.

4. Luis Suarez vs Andreas Christensen

Gol terus lahir dari satu laga ke laga berikutnya dari penyerang berjuluk El Pistolero. Bagi Suarez, satu peluang kecil di dalam kotak penalti Chelsea, sudah sangat cukup baginya untuk dikonversi menjadi gol. Selain itu, Suarez juga memiliki pergerakan yang lincah.

Tugas utama untuk menghentikan Suarez akan diberikan kepada bek muda Denmark, Andreas Christensen. Ia akan bekerja sama dengan Cesar Azpilicueta dan Antonio Rudiger untuk membendung lini serang Barca.

5. Victor Moses vs Jordi Alba

Salah saatu kekuatan utama Chelsea sejak ditangani Conte ada pada sisi sayap permainan. Dalam formasi 3-4-3 atau 3-5-2, dua bek sayap di kiri dan kanan kerapkali mengawali serangan Chelsea. Marcos Alonso di kiri cukup tajam, begitu juga Victor Moses di sisi kanan permainan yang memiliki kecepatan melakukan penetrasi ke area 16 meter lawan.

Menarik untuk dinanti, adu kecepatan Moses dengan bek kiri Barcelona, Jordi Alba. Kehadiran Moses mungkin akan membuat Alba berpikir dua kali untuk lebih sering naik membantu serangan, karena jika dia melakukannya, maka Moses memiliki ruang untuk dieksploitasi di sisi kiri pertahanan Barcelona.

6. Andres Iniesta vs Cesar Azpilicueta

Jika dimainkan oleh Valverde, Iniesta akan menjadi ancaman bagi Chelsea dengan visinya bermain untuk menemukan celah, meski Chelsea bermain dengan sangat rapat. Di leg pertama, gelandang asal Spanyol berusia 33 tahun memberikan assist untuk gol Messi. Pergerakannya dari lini kedua akan sangat diperhatikan Chelsea.

Tugas untuk menghentikannya barangkali akan diberikan kepada kompatriotnya, Azpilicueta. Ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga pergerakan Iniesta, tanpa harus meninggalkan posisinya di sekitar kanan pertahanan Chelsea.

FC Barcelona Liga Champions Chelsea Eden hazard Willian Andres Iniesta Lionel Messi
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.325

Berita Terkait

Ragam
Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
Fase liga Liga Champions 2025/2026 telah berakhir dan Arsenal menempati urutan satu tanpa pernah kalah. Arsenal bukan klub pertama yang melakukannya.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
Inggris
Kisah Sedih Raheem Sterling
Raheem Sterling mengalami masa sulit bersama Chelsea hingga akhirnya tersingkir dari rencana utama. Dipinjamkan ke Arsenal dan kini dikaitkan dengan Napoli, ke mana sang winger akan berlabuh?
Johan Kristiandi - Kamis, 29 Januari 2026
Kisah Sedih Raheem Sterling
Liga Champions
Gagal Lolos Otomatis, Siapa Calon Lawan Real Madrid di Playoff 16 Besar Liga Champions?
Perburuan gelar Liga Champions ke-16 yang akan memperpanjang rekor Real Madrid belum terhenti, namun harus menempuh jalur lebih panjang.
Yusuf Abdillah - Kamis, 29 Januari 2026
Gagal Lolos Otomatis, Siapa Calon Lawan Real Madrid di Playoff 16 Besar Liga Champions?
Liga Champions
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Arsenal memastikan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions dengan rekor sempurna.
Yusuf Abdillah - Kamis, 29 Januari 2026
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Inggris
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Arsenal arahan Mikel Arteta mengakhiri fase liga di Liga Champions musim ini dengan sapu bersih kemenangan, usai mengalahkan Kairat dengan skor 3-2.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Inggris
Liga Champions: Liverpool Hindari Play-off, Arne Slot Lega
Arne Slot, pelatih Liverpool, lega The Reds menghindari fase play-off Liga Champions usai menang telak 6-0 atas Qarabag.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Liga Champions: Liverpool Hindari Play-off, Arne Slot Lega
Spanyol
Real Madrid Tersingkir dari Delapan Besar, Layak Kalah saat Melawan Benfica
Raja Eropa dengan 15 titel Liga Champions, Real Madrid, layak kalah saat melawan Benfica dan kini tersingkir dari delapan besar fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Real Madrid Tersingkir dari Delapan Besar, Layak Kalah saat Melawan Benfica
Inggris
Tembus 16 Besar, Chelsea Diharapkan Bertahan Lebih lama di Liga Champions
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, berharap The Blues dapat bertahan lama di Liga Champions setelah menembus 16 besar pasca menang 3-2 atas Napoli.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Tembus 16 Besar, Chelsea Diharapkan Bertahan Lebih lama di Liga Champions
Liga Champions
Liga Champions: Drama di Lisbon, Kiper Benfica Ciptakan Momen Magis dan Singkirkan Real Madrid dari Delapan Besar
Benfica lolos dramatis menjaga asa lolos ke fase gugur Liga Champions melalui kemenangan 4-2 atas Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Liga Champions: Drama di Lisbon, Kiper Benfica Ciptakan Momen Magis dan Singkirkan Real Madrid dari Delapan Besar
Italia
Liga Champions: Juara Bertahan Serie A Disingkirkan Chelsea, Rekor Buruk Antonio Conte Berlanjut
Perjalanan juara bertahan Serie A, Napoli, di Liga Champions musim ini berakhir dini usai kalah 2-3 lawan Chelsea. Rekor buruk Antonio Conte pun berlanjut.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Liga Champions: Juara Bertahan Serie A Disingkirkan Chelsea, Rekor Buruk Antonio Conte Berlanjut
Bagikan